Selasa, 29 Sep 2026 17:44 WIB

Ratusan Warga Tambak Wedi Terancam Kehilangan Tanah, DPRD Panggil BPKAD dan BPN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Jul 2025 10:04 WIB
Warga Tambak Wedi
Warga Tambak Wedi

selalu.id — Ratusan warga Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, mempertanyakan klaim aset yang disampaikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya atas lahan yang mereka tempati.

 

Baca Juga: Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset 1 Triliun

Sebagian besar warga RT 08 RW 02 mengaku telah memiliki bukti kepemilikan resmi berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Petok D. Mereka menyebut, sebagian besar sertifikat tersebut terbit melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

“Dari sekitar 400 bidang, sekitar 75 persen sudah bersertifikat. Tapi sekarang, seperti tidak ada nilainya setelah diklaim sebagai aset pemkot,” kata Ketua RT 08, Ahmad Husen, Senin (14/7/2025).

 

Warga menyatakan akan menempuh jalur konstitusional untuk menindaklanjuti persoalan ini, termasuk bersurat ke DPRD Surabaya dan menghadiri rapat resmi.

 

Menanggapi laporan warga, Anggota Komisi A DPRD Surabaya, M Saifuddin, turun langsung ke lokasi. Ia mempertanyakan langkah BPKAD yang mengklaim lahan tersebut sebagai aset daerah, meskipun warga memiliki dokumen resmi kepemilikan.

Baca Juga: Dibatalkan Mendadak, 500 Warga Surabaya Barat Gigit Jari soal Sertifikat Tanah Gratis

 

“Bagaimana bisa tanah yang sudah bersertifikat PTSL diklaim sebagai aset pemkot? Ini harus diluruskan,” kata Saifuddin.

 

Ia meminta warga tetap tenang dan menempuh jalur hukum. Dalam waktu dekat, DPRD Surabaya berencana menggelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan BPKAD, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta camat dan lurah setempat.

Baca Juga: Pinjam Uang, Kok Rumah Hilang? Ketika Utang Disamarkan Menjadi Jual Beli Rumah 

 

Saifuddin juga meminta Kepala BPKAD Surabaya, Wiwik Widayati, segera merespons dan melakukan klarifikasi atas polemik ini.

 

“Pemerintah seharusnya hadir memberikan kepastian hukum, bukan menambah keresahan warga,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.

172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

dari ratusan peserta yang mengeluhkan kondisi kesehatan, tidak semuanya membutuhkan perawatan di rumah sakit. 

RAPBD Surabaya 2027 12,8 Triliun, DPRD Dorong Program Terkoneksi ke Pemerintah Pusat

Langkah ini dinilai dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat tanpa seluruh kebutuhan hanya mengandalkan anggaran daerah.

Momen Bos BRI Jember Turun Gunung Sapa Nasabah dalam Peringatan HPN 2026

Bagi Adhitya, HPN bukan panggung seremoni tahunan belaka. Ini adalah ruang refleksi untuk melihat kualitas layanan BRI dari kacamata masyarakat.

Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

Pengguna jasa juga tetap dapat mengakses layanan melalui customer portal yang tersedia, termasuk PARAMA dan IBS.

Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Kegiatan ini menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, persyaratan teknis, perlengkapan keselamatan, hingga potensi pelanggaran ODOL.