Kamis, 04 Jun 2026 16:45 WIB

Ratusan Warga Tambak Wedi Terancam Kehilangan Tanah, DPRD Panggil BPKAD dan BPN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Jul 2025 10:04 WIB
Warga Tambak Wedi
Warga Tambak Wedi

selalu.id — Ratusan warga Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, mempertanyakan klaim aset yang disampaikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya atas lahan yang mereka tempati.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri dan Wakil DPR RI Adies Kadir Perjuangkan Warga Surabaya Buka Blokir Tanah Eigendom

Sebagian besar warga RT 08 RW 02 mengaku telah memiliki bukti kepemilikan resmi berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Petok D. Mereka menyebut, sebagian besar sertifikat tersebut terbit melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

“Dari sekitar 400 bidang, sekitar 75 persen sudah bersertifikat. Tapi sekarang, seperti tidak ada nilainya setelah diklaim sebagai aset pemkot,” kata Ketua RT 08, Ahmad Husen, Senin (14/7/2025).

 

Warga menyatakan akan menempuh jalur konstitusional untuk menindaklanjuti persoalan ini, termasuk bersurat ke DPRD Surabaya dan menghadiri rapat resmi.

 

Menanggapi laporan warga, Anggota Komisi A DPRD Surabaya, M Saifuddin, turun langsung ke lokasi. Ia mempertanyakan langkah BPKAD yang mengklaim lahan tersebut sebagai aset daerah, meskipun warga memiliki dokumen resmi kepemilikan.

Baca Juga: Maraknya Mafia Tanah, Bikin AHY Geram dan Terbitkan Sertifikat Digital

 

“Bagaimana bisa tanah yang sudah bersertifikat PTSL diklaim sebagai aset pemkot? Ini harus diluruskan,” kata Saifuddin.

 

Ia meminta warga tetap tenang dan menempuh jalur hukum. Dalam waktu dekat, DPRD Surabaya berencana menggelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan BPKAD, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta camat dan lurah setempat.

Baca Juga: Enam Tahun Persempit Jalan, Tembok Tambak Wedi Baru Akhirnya Dirobohkan

 

Saifuddin juga meminta Kepala BPKAD Surabaya, Wiwik Widayati, segera merespons dan melakukan klarifikasi atas polemik ini.

 

“Pemerintah seharusnya hadir memberikan kepastian hukum, bukan menambah keresahan warga,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.