Selasa, 21 Jul 2026 23:15 WIB

Pemkot Surabaya Jemput Bola Bantu Pengurusan Izin Usaha Pelaku UMKM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Des 2021 09:28 WIB
Pengurusan izin usaha di salah satu kecamatan di Surabaya
Pengurusan izin usaha di salah satu kecamatan di Surabaya

selalu.id - Mendampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya jemput bola road show 31 Kecamatan untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum mengatakan, pihaknya bersama pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah menggelar road show di 31 Kecamatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Kita mulai awal Desember hingga selesai kemarin," kata Farida, Rabu (29/12/2021).

Ia menjelaskan, dalam sehari pihaknya bisa melakukan sosialisasi sekaligus pendampingan di 3-4 lokasi. Rata-rata setiap lokasi atau setiap kecamatan menghadirkan sekitar 50 pelaku UMKM, bahkan ada yang sampai 100 UMKM.

"Kalau kita hitung setiap kecamatan 50 UMKM, berarti di bulan Desember saja total ada 1.550 UMKM yang sudah kita urus NIB-nya. Karena setiap sosialisasi itu, kita juga langsung dampingi mengurus NIB-nya hingga selesai, dan prosesnya kita permudah dan cepat," tegasnya.

Selain itu, lanjut ia, persyaratannya juga sangat mudah, para pelaku UMKM cukup membawa KTP Surabaya, harus punya email aktif, harus punya NPWP, dan gadget yang support.

Jika itu sudah lengkap semuanya, lalu tim pendamping dari Dinas Perdagangan dan DPMPTSP mendampingi pengisiannya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Jadi, sekitar sejam itu sudah selesai. Bahkan, bisa lebih cepat asal paham pengisiannya di sistem," ujarnya.

Sebelumnya, akhir November 2021 lalu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajaran Dinas Perdagangan Kota Surabaya untuk melakukan pendampingan kepada UMKM Surabaya dalam pengurusan izin usaha. Ia menargetkan semua UMKM itu harus segera mengantongi izin.

Sementara itu, Anna Maydawati, salah satu pelaku UMKM yang mengikuti program ini di Kecamatan Gunung Anyar, mengaku usahanya yang bergerak di bidang mainan edukasi itu sudah dibantu mengantongi izin usaha.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Alhamdulillah langsung selesai, dan prosesnya sangat singkat. 10 menitan langsung jadi. Pokoknya program ini sangat luar biasa dan keren, wes top markotop pokok’e," kata Anna.

Ia juga mengungkapkan, dengan program itu para pelaku UMKM tidak perlu jauh-jauh mengurus izin usahanya ke DPMPTSP, cukup di kecamatan yang dekat dengan rumahnya.

"Di tempat acara itu juga sudah disediakan Wifi yang memadai, sehingga setiap prosesnya sangat lancar," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.