Selasa, 20 Okt 2026 05:10 WIB

Butuh Cemilan Bergizi, Ini Kesulitan Orangtua Balita Stunting di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Des 2021 09:35 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau balita stunting di Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau balita stunting di Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta kepada seluruh kader kesehatan, lurah, dan camat untuk berinovasi, terhadap penyesuaian nilai gizi makanan. Yakni, penyesuaian gizi pada camilan balita stunting di Kota Surabaya.

Orangtua balita stunting rata-rata kesulitan untuk membujuk anaknya untuk makan. Disebutkan anak-anak tersebut lebih memilih memakan camilan atau buah-buahan, ketimbang memakan makanan berat atau karbohidrat.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Makanan harus diberikan variasi agar anak-anak mau makan, bisa cemilannya dengan biskuit, buah-buahan, atau bahkan nugget sayuran. Nanti harus dipastikan juga nilai gizinya untuk anak," pesan Eri kepada pendamping kesehatan, lurah, dan camat usai mengunjungi dua anak balita stunting di Kelurahan Kertajaya, kemarin, Senin (27/12/2021).

Tak hanya itu, Eri juga memberikan pesan kepada para orangtua dari balita stunting, untuk ikut menjaga kesehatan anak, dengan tidak merokok. Serta memperhatikan pola makan dengan aktivitas anak sehari-hari.

"Karena ada yang susah makan, tapi dia sangat enerjik, jadi diperlukan perhatian lebih. Kemudian vitamin ini juga harus diminum secara rutin, harapannya InsyaAllah satu bulan anak-anak bisa lulus stunting," ujar dia.

Sementara itu, Kader Kesehatan Kelurahan Kertajaya, Lilik Sundari menerangkan, pihaknya selalu melakukan pendampingan dan pemantauan secara maksimal, dengan mendatangi ruma balita stunting selama dua hari sekali.

"Meninjau bagaimana anak itu makan dari permakanan yang kita kirimkan, dimakan atau tidak. Kalau tidak dimakan atau tidak habis, maka kita akan ganti dengan menu yang lainnya dengan menyesuaikan dengan kebutuhan gizi anak tersebut," terang Lilik.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Lilik mengaku, bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan Bidan Kelurahan (Bikel) beserta bagian gizi, untuk melakukan pengecekan setiap satu minggu sekali, yakni mengacu pada tinggi dan berat badan anak.

"Kita cek perkembangan anak tersebut dan juga mengirimkan vitamin dan sisi. Jadi di Kelurahan Kertajaya ini ada 8 anak stunting, tapi 1 anak telah lulus, maka totalnya menjadi 7 anak," jelas dia.

Salah satu orang tua balita stunting di Kelurahan Kertajaya, Vera Astri mengaku senang karena mendapat perhatian dari Pemkot Surabaya. Dia merasa terbantu dengan perhatian Pemerintah Kota Surabaya terhadap anaknya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan kedatangan Pak Eri Cahyadi, semoga kedepannya Surabaya bisa menjadi kota yang lebih maju dan bebas stunting," pungkasnya. (Ade/SL1)

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.