Rabu, 04 Feb 2026 17:12 WIB

Terima Penghargaan Tokoh Nahdliyin, Eri: Wali Kota Sebelumnya yang Membangun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Des 2021 21:21 WIB
Wali Kota Surabaya saat menerima penghargaan
Wali Kota Surabaya saat menerima penghargaan

selalu.id - Forum Komunikasi (Forkom) Jurnalis Nahdliyin atau FJN memberikan penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jawa Timur Tahun 2021 kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Penghargaan ini diberikan lantaran, Eri dinilai sebagai tokoh dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) yang dapat menginspirasi anak-anak muda.

Baca Juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan, bahwa penghargaan ini akan jadi pemicu untuk memberikan yang terbaik baik masyarakat Kota Surabaya, dan terutama warga Nahdliyin.

"Insya Allah dengan kebersamaan kita, dengan gotong-royong kita, dengan inspirasi yang sudah diberikan kepada saya, Insya allah kita bisa memberikan yang terbaik bagi warga Nahdliyin di Kota Surabaya," kata, Eri usai menerima penghargaaan di ruang kerjanya, Balai Kota Surabaya, Senin (27/12/2021).

Selain itu, Eri juga mengajak jurnalis yang tergabung bersama FJN untuk bersama-sama berjuang memerangi kemiskinan di Kota Surabaya.

"Mari kita bersama-sama ikhtiar, berjuang untuk melepaskan kemiskinan atau apa saja yang belum pas di Surabaya. Karena menurut saya, dengan kebersamaan inilah yang bisa membangkitkan," ujar Cak Eri.

Lebih lanjut, Eri menilai, bahwa saat ini adalah waktunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena, tempat-tempat fenomenal seperti Sentra Ikan Bulak (SIB), Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jembatan Suroboyo hingga Jembatan Sawunggaling, sudah dibangun oleh para pemimpin pendahulu.

"Tempat-tempat yang fenomenal sudah dibangun oleh wali kota - wali kota sebelumnya. Nah, tinggal sekarang ini bagaimana kita menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, menuju satu abad atau 100 tahun NU pada 2026 mendatang, Eri berharap, Muktamar NU yang ke-35 nanti dapat dilaksanakan di Kota Surabaya.

Keinginannya ini tentu bukan tanpa dasar, karena Surabaya sendiri merupakan kota lahirnya NU pada 1926 silam.

Baca Juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kata dia, ketika Resolusi Jihad diserukan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, kala itu para ulama dan kyai berkumpul di Kota Surabaya.

Bahkan seluruh warga dari berbagai etnis, suku bangsa dan agama berjuang bersama di Surabaya untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia pada pertempuran 10 November 1945.

"Saya berharap, Muktamar (NU) yang ke 35, yang satu abad besok ini bisa dilakukan di Surabaya. Insya Allah kita akan melihat bahwa Nahdlatul Ulama, Resolusi Jihadnya di Surabaya, kantor PBNU pernah di Surabaya dan Muktamar juga pernah dilakukan di Surabaya," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Forkom Jurnalis Nahdliyin, Muhamad Didi Rosadi menambahkan, bahwa setiap tahun FJN memberikan penilaian kepada tokoh-tokoh muda Nahdliyin yang dianggap bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak muda NU.

"Di tahun 2021 ini ada 12 nama yang kami tetapkan sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2021. Salah satunya Mas Eri Cahyadi," kata jurnalis yang akrab dipanggil Diday ini.

Baca Juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Tentu saja dalam pemberian penghargaan tersebut, kata Diday, FJN sendiri memiliki beberapa parameter yang menjadi dasar untuk penilaian. Di antaranya, berusia muda, berasal dari kalangan Nahdliyin atau NU dan juga memiliki kedekatan dengan para ulama NU.

"Kalau Mas Eri kan (usia) masih di bawah 45, kami anggap masih kriteria anak muda, terus NU. Kita sudah melakukan riset, dan Mas Eri sendiri tidak diragukan lagi ke-NUannya, karena beliau juga masih keluarga Pondok Ndresmo (Sidosermo)," katanya.

Di samping berasal dari keluarga Pondok Ndresmo, Diday menyebut, bahwa program yang digagas Wali Kota Eri juga banyak menyasar kepada warga Nahdliyin.

Karena itu, pihaknya meyakini, Wali Kota Surabaya itu, dapat menjadi contoh bagi anak-anak muda yang lain.

"Kita melihatnya Mas Eri itu milenial, ganteng, terus bisa ngaji, juga kita melihat amaliah-nya juga amaliah NU. Karena itu bisa menginspirasi anak muda yang lainnya, karena hari ini anak muda itu butuh contoh. Nah, kami melihat Mas Eri bisa menjadi contoh buat anak-anak muda yang lain," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.