Rabu, 04 Feb 2026 12:19 WIB

Pemprov Jatim Komitmen Tingkatkan Peringkat Indeks Masyarakat Digital

Pemprov Jatim
Pemprov Jatim

selalu.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menerima audiensi Kepala Puslitbang APTIKA dan IKP - BPSDM Kementerian Kominfo, Said Mirza Pahlevi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (17/9/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Adhy menyampaikan komitmennya dalam upaya peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Jatim. Salah satunya dengan fokus pada kemampuan pemberdayaan rakyat sebagai bagian dari pilar IMDI.

Sebagai informasi, pilar IMDI terbagi menjadi empat bagian. Antara lain, Infrastruktur dan Ekosistem, Keterampilan Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan.

"Seperti yang disampaikan tadi, pilar yang paling sulit adalah pemberdayaan. Sub pilarnya konsumen dan penjual. Jadi masyarakat kita sudah familiar dengan digital dan teknologi informasi, tapi yang menggunakan untuk meningkatkan taraf hidup masih rendah," ujarnya.

"Semua pilar kita usahakan. Tapi untuk pemberdayaan ini kita dongkrak di Jawa Timur. Nah, masyarakat ini membutuhkan sekali kemampuan dasar untuk menghasilkan dari teknologi digital ini," tambah Adhy.

Menurut data Kementerian Kominfo RI, tingkat IMDI Jatim selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Yakni sebesar 39,42 pada 2022, 45,59 pada 2023, serta 46,07 pada 2024.

Untuk itu, Adhy setuju akan pembangunan Digital Talent Center yang rencananya akan dibangun di beberapa daerah di Indonesia. Termasuk di wilayah Jawa Timur nanti.

"Masyarakat kita harus mengerti bagaimana teknologi bisa meningkatkan omzet, membangun jaringan, dan menembus pasar internasional. Selama ini di Jawa Timur yang telah kami lakukan adalah memfasilitasi mereka lewat Millenial Job Center (MJC). Kita juga punya KEK Singhasari, Silicon Valley-nya Jawa Timur. Tapi memang harus ada pusat talenta yang bisa masyarakat lihat," katanya.

"Tapi untuk peningkatan signifikan harus ada Surat Edaran Gubernur. Nanti kita bisa menjelaskan peringkat tiap kabupaten/kota, kita bandingkan juga dengan provinsi lain. Jadi apa saja indikator yang harus ditingkatkan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Puslitbang APTIKA dan IKP - BPSDM Kementerian Kominfo Said Mirza Pahlevi mengatakan, untuk meningkatkan IMDI tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi saja. Sehingga, harus ada kerja sama dari seluruh pihak terkait.

"Untuk IMDI ini memang criss cross. Tidak bisa hanya diusahakan dari Kominfo saja, tapi juga dari dinas-dinas lain. Makanya harus ada kolaborasi untuk kita bersama-sama menaikkan IMDI ini," pungkas Said.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.