Sabtu, 07 Nov 2026 21:40 WIB

Pemprov Jatim Komitmen Tingkatkan Peringkat Indeks Masyarakat Digital

Pemprov Jatim
Pemprov Jatim

selalu.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menerima audiensi Kepala Puslitbang APTIKA dan IKP - BPSDM Kementerian Kominfo, Said Mirza Pahlevi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (17/9/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Adhy menyampaikan komitmennya dalam upaya peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Jatim. Salah satunya dengan fokus pada kemampuan pemberdayaan rakyat sebagai bagian dari pilar IMDI.

Sebagai informasi, pilar IMDI terbagi menjadi empat bagian. Antara lain, Infrastruktur dan Ekosistem, Keterampilan Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan.

"Seperti yang disampaikan tadi, pilar yang paling sulit adalah pemberdayaan. Sub pilarnya konsumen dan penjual. Jadi masyarakat kita sudah familiar dengan digital dan teknologi informasi, tapi yang menggunakan untuk meningkatkan taraf hidup masih rendah," ujarnya.

"Semua pilar kita usahakan. Tapi untuk pemberdayaan ini kita dongkrak di Jawa Timur. Nah, masyarakat ini membutuhkan sekali kemampuan dasar untuk menghasilkan dari teknologi digital ini," tambah Adhy.

Menurut data Kementerian Kominfo RI, tingkat IMDI Jatim selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Yakni sebesar 39,42 pada 2022, 45,59 pada 2023, serta 46,07 pada 2024.

Untuk itu, Adhy setuju akan pembangunan Digital Talent Center yang rencananya akan dibangun di beberapa daerah di Indonesia. Termasuk di wilayah Jawa Timur nanti.

"Masyarakat kita harus mengerti bagaimana teknologi bisa meningkatkan omzet, membangun jaringan, dan menembus pasar internasional. Selama ini di Jawa Timur yang telah kami lakukan adalah memfasilitasi mereka lewat Millenial Job Center (MJC). Kita juga punya KEK Singhasari, Silicon Valley-nya Jawa Timur. Tapi memang harus ada pusat talenta yang bisa masyarakat lihat," katanya.

"Tapi untuk peningkatan signifikan harus ada Surat Edaran Gubernur. Nanti kita bisa menjelaskan peringkat tiap kabupaten/kota, kita bandingkan juga dengan provinsi lain. Jadi apa saja indikator yang harus ditingkatkan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Puslitbang APTIKA dan IKP - BPSDM Kementerian Kominfo Said Mirza Pahlevi mengatakan, untuk meningkatkan IMDI tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi saja. Sehingga, harus ada kerja sama dari seluruh pihak terkait.

"Untuk IMDI ini memang criss cross. Tidak bisa hanya diusahakan dari Kominfo saja, tapi juga dari dinas-dinas lain. Makanya harus ada kolaborasi untuk kita bersama-sama menaikkan IMDI ini," pungkas Said.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.