Rabu, 21 Okt 2026 00:06 WIB

Kembangkan Ekosistem Ekonomi Pasar, Dinkopdag Surabaya Naungi 8 Koperasi

Koperasi pasar
Koperasi pasar

selalu.id - Koperasi punya peran penting dalam pertumbuhan dan keberlanjutan perdagangan di pasar tradisional. Tak sebatas membuka akses modal, akses pasar, dan peningkatan keahlian manajerial saja. Melainkan, juga mampu membuka ekosistem perekonomian baru.

Ketua Koperasi Semolowaru Dadi Rukun (KSDR) Prioaji Pambudi mengatakan, ekosistem perekonomian baru tak hanya dapat terwujud di marketplace secara daring. Menurutnya, di pasar tradisional secara tak langsung telah terbentuk meski dengan skala kecil, dan koperasi dapat mengikat ekosistem perekonomian itu.

"Sejauh ini di pasar Semolowaru sudah ada dan terlaksana, hanya saja belum diwujudkan aplikasi atau skema khusus," kata pria yang akrab disapa Yoyok itu saat dihubungi selalu.id, Selasa (10/9/2024).

Yoyok mencontohkan, skema ekosistem itu tergambar dari proses pengiriman logistik dan jasa transportasi. Kendati demikian, proses itu dilakukan oleh pedagang pasar atau anggota koperasi yang memiliki aktivitas penjualan cukup banyak.

Prosesnya, para pedagang merekrut warga untuk tergabung sebagai pengguna jasa pengiriman kepada pelanggan. "Ada mungkin 18 outlet yang sudah berjalan, biasanya jasa pengiriman itu gratis karena sudah include dengan harga pembelian," jelasnya.

Sementara, lanjut ia menjelaskan, proses itu berjalan manual. Namun begitu, pihaknya pun punya keinginan besar dengan melalui koperasi dapat mewujudkan ekosistem baru sesuai karakteristik pasar. "Ingin merambah digitalisasi, meski berat tetap harus dimulai. Toh sarana itu juga ada, Pemkot kalau tidak salah juga punya kan," harapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan serangkaian edukasi dan sosialisasi tentang perkembangan ekonomi dan teknologi. "Memang kami di pasar tradisional, tapi rasa modern," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Reza Fahreddy mengatakan, bahwa idealisme koperasi itu bergerak dengan asas kekeluargaan. Hal itu, ditandai dengan terlibatnya pedagang dalam mengelola koperasi.

"Ini nilai plus, sebagai pedagang, sekaligus pengurus koperasi, koteksnya juga akan kembali kepada mereka, bukan?," ujar Reza.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendampingan kepada pasar yang memiliki koperasi pasar. Salah satunya dengan melibatkan satu staf khusus untuk memonitoring perkembangan koperasi.

Dia mengungkapkan jumlah koperasi di Surabaya per 31 Juli 2024 mencapai 2015 unit dengan berbagai jenis. Sedangkan jumlah koperasi aktif mencapai 634 unit dan koperasi yang sudah melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT) mencapai 323 unit. "Alhamdulilah jumlah itu meningkat dari juli 2023," cetusnya.

Diterangkannya, jumlah tersebut sudah termasuk dengan koperasi pasar tradisional. Dengan begitu, jumlah koperasi pasar di Surabaya ada 8 unit koperasi yang aktif beroperasi. Diantaranya terdapat di daerah Jambangan 1, Sukolilo 1, Wiyung 1, Benowo 1, serta Kenjeran terdapat 4 koperasi.

Jumlah itu termasuk Koperasi Semolowaru Dadi Rukun (KSDR). Oleh katena itu, koperasi dinilai cocok dalam operasional pasar tradisional.

"Target kami tetap ada penambahan koperasi pasar di tahun ini dan selanjutnya. Manfaat yang diprogramkan juga kembali ke pedagang, landasan hukum juga jelas dan terpenting gotong royong," pungkasnya.

Baca Juga: Gara-Gara Konten Viral, Pemkot Surabaya Ancam Cabut Izin Toko Mihol Nakal

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.