Rabu, 18 Feb 2026 23:44 WIB

Polemik soal Wacana Larangan Mudik Pakai Motor, DPR Minta Menhub Kaji Ulang

Ilustrasi mudik pakai motor. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi mudik pakai motor. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Wacana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) soal larangan mudik pakai motor menuai polemik.

Mendengar itu, Komisi V DPR RI langsung meminta kepada Kemenhub untuk mengkaji kembali aturan keselamatan, terutama para pemudik yang akan menggunakan motor.

Baca Juga: Daftar Menu Buka Puasa Rendah Kalori, Cocok Bagi yang Lagi Diet

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda meminta kepada Kemenhub untuk mengkaji aturan pemudik yang menggunakan sepeda motor atau roda dua dilarang mudik lintas provinsi.

Hal itu penting dikaji karena sebagian besar kecelakaan pada saat mudik lebaran itu melibatkan sepeda motor.

"Angkutan lebaran yang hampir 50% kecelakaan diakibatkan dari pengguna sepeda motor ini, saya mohon dikaji ulang apakah mungkin tahun ini diterapkan untuk tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor untuk mudik lebaran terutama yang lintas provinsi," jelas Huda dalam rapat kerja (raker) bersama Menteri Perhubungan, Rabu (18/2/2026).

Menurut Global Power City IndexIa menjelaskan, Kemenhub masih memiliki waktu sebelum musim mudik tahun ini berlangsung sebagai upaya menekan angka kecelakaan.

"Ini mau bisa dikaji karena ini menghasilkan kita untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang hampir dari lebaran ke lebaran cukup tinggi sekali," papar Huda.

Baca Juga: Keluh Pedagang Baju hingga Sarung di Pasar Semampir Probolinggo yang Minim Pembeli

Ia pun memberikan saran kalau pemudik motor dilarang untuk mudik lintas provinsi agar pemerintah bisa menyediakan layanan mudik gratis lainnya.

"Kelihatannya, Pak Menteri ini bisa dikoordinasikan dengan lintas kementerian, lintas sektor, supaya kebutuhan masyarakat yang tadinya menggunakan sepeda motor ini bisa dikonversi untuk difasilitasi pemerintah melalui angkutan lebaran yang lebih aman," tandas Huda.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan Kemenhub telah menyiapkan angkutan bus gratis hingga diskon tiket jelang arus mudik lebaran 2026 ini.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Hal ini diungkapkan saat konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

"Kami dari Kementerian Perhubungan telah menyiapkan beberapa diskon di antaranya untuk moda transportasi kami siapkan mudik gratis untuk 34 tujuan provinsi, dengan menggunakan 401 kendaraan bus," kata Dudy.

Selain itu Kemenhub menyediakan tiket gratis untuk 50.000 penumpang ekonomi moda transportasi darat. Selain itu juga tiket kereta api gratis untuk jalur pulau Jawa lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan, bagi 28.182 penumpang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Catat! PMI Surabaya Gelar Donor Darah Spesial Ramadan, Ini Lokasinya

Ketua Harian PMI Kota Surabaya Taufik Rohman mengajak para donor aktif dan juga masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan donor darah spesial Ramadan ini.

Muhammad Ashari Jabat Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Pergantian posisi kunci ini dilakukan sebagai langkah penyegaran dan bagian dari kaderisasi berkelanjutan partai.

Kaji Ipuk Nyatakan Siap Jika Dipercaya Jadi Pengganti Ketua DPRD Surabaya

Kaji Ipuk menyatakan sebagai kader partai harus siap ditempatkan di posisi mana pun sesuai perintah.

Tepergok Curi Motor, Bandit di Surabaya Nyonyor Dihajar Massa

Saat itu, motor korban tengah diparkir di teras rumah. Dengan modus berpura-pura bertamu, dua bandit itu langsung melancarkan aksinya ketika kondisi sepi.

Daftar Kandidat Pengganti Ketua DPRD Surabaya, Siapa Paling Berpeluang?

Informasi yang diperoleh selalu.id, saat ini muncul sejumlah nama dari Fraksi PDI Perjuangan yang berpeluang menggantikan posisi tersebut.

Pengamat Ingatkan Soal Ini dalam Proses Pergantian Ketua DPRD Surabaya

Ken menjelaskan pergantian ini merupakan mekanisme resmi yang telah diatur dalam undang-undang dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.