Senin, 19 Okt 2026 05:07 WIB

Tepergok Curi Motor, Bandit di Surabaya Nyonyor Dihajar Massa

AFD, bandit curanmor di Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Bubutan Surabaya).
AFD, bandit curanmor di Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Bubutan Surabaya).

selalu.id - Seorang bandit berinisial AFD (27), warga Jalan Tambak Mayor Barat, nyonyor dihajar dimassa usai tepergok mencuri motor di Jalan Asem Jajar VII, Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/2/2026). Pelaku menjadi bulan-bulanan massa saat hendak membawa kabur motor milik warga setempat.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra menjelaskan, pencurian motor itu bermula ketika pelaku dan seorang temannya yang kini buron mendatangi rumah Bahtiar J (53), pemilik motor Honda CB 150.

Saat itu, motor korban tengah diparkir di teras rumah. Dengan modus berpura-pura bertamu, dua bandit itu langsung melancarkan aksinya ketika kondisi sepi.

"Pelaku dalam beraksi menggunakan kunci letter T yang sudah dimodifikasi untuk membuka rumah kunci motor dan menyalakan motor korban," jelasnya, Rabu (18/2/2026).

Saat berhasil mengeksekusi motor korban dan hendak membawa kabur, aksi dua bandit itu tepergok anak korban yang sedang berada di dalam rumah.

Baca Juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Melihat itu, anak korban langsung berteriak maling dan didengar warga. Kemudian warga langsung mengejar dan berhasil menangkap salah satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Karena sudah geram, pelaku yang tertangkap langsung dihajar massa hingga babak belur.

"Yang bersangkutan ini (AFD), sempat dimassa oleh warga. Setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi untuk mengamankannya. Langsung kami evakuasi dari amukan massa dan kami bawa ke rumah sakit," kata Sandi.

Baca Juga: Dua Curanmor Dibekuk saat Hendak Beraksi di Mojokerto

Dari penangkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya motor Honda CB 150 milik korban, motor Honda Scoopy dengan plat nomor palsu yang diduga sarana kejahatan, sebuah kunci T, obeng, selembar STNK, dan kunci remot motor Honda Scoopy.

"Saat ini kasusnya masih dikembangkan, termasuk memburu teman pelaku yang kini masih buron. Sementara untuk motor korban sudah kami kembalikan dengan status pinjam pakai," jelas Sandi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.