Kamis, 03 Sep 2026 16:56 WIB

Tepergok Curi Motor, Bandit di Surabaya Nyonyor Dihajar Massa

AFD, bandit curanmor di Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Bubutan Surabaya).
AFD, bandit curanmor di Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Bubutan Surabaya).

selalu.id - Seorang bandit berinisial AFD (27), warga Jalan Tambak Mayor Barat, nyonyor dihajar dimassa usai tepergok mencuri motor di Jalan Asem Jajar VII, Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/2/2026). Pelaku menjadi bulan-bulanan massa saat hendak membawa kabur motor milik warga setempat.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Ringkus Curanmor Warung Soto Sidoarjo asal Bangkalan

Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra menjelaskan, pencurian motor itu bermula ketika pelaku dan seorang temannya yang kini buron mendatangi rumah Bahtiar J (53), pemilik motor Honda CB 150.

Saat itu, motor korban tengah diparkir di teras rumah. Dengan modus berpura-pura bertamu, dua bandit itu langsung melancarkan aksinya ketika kondisi sepi.

"Pelaku dalam beraksi menggunakan kunci letter T yang sudah dimodifikasi untuk membuka rumah kunci motor dan menyalakan motor korban," jelasnya, Rabu (18/2/2026).

Saat berhasil mengeksekusi motor korban dan hendak membawa kabur, aksi dua bandit itu tepergok anak korban yang sedang berada di dalam rumah.

Baca Juga: Operasi URC Polda Jatim: Ringkus 206 Pelaku 3C, Sita Ratusan Kendaraan

Melihat itu, anak korban langsung berteriak maling dan didengar warga. Kemudian warga langsung mengejar dan berhasil menangkap salah satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Karena sudah geram, pelaku yang tertangkap langsung dihajar massa hingga babak belur.

"Yang bersangkutan ini (AFD), sempat dimassa oleh warga. Setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi untuk mengamankannya. Langsung kami evakuasi dari amukan massa dan kami bawa ke rumah sakit," kata Sandi.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bongkar Jaringan Curanmor-Perampokan di Malang, 2 Pelaku Ditembak

Dari penangkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya motor Honda CB 150 milik korban, motor Honda Scoopy dengan plat nomor palsu yang diduga sarana kejahatan, sebuah kunci T, obeng, selembar STNK, dan kunci remot motor Honda Scoopy.

"Saat ini kasusnya masih dikembangkan, termasuk memburu teman pelaku yang kini masih buron. Sementara untuk motor korban sudah kami kembalikan dengan status pinjam pakai," jelas Sandi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.