Kamis, 04 Jun 2026 22:33 WIB

Mahasiswa UM Surabaya Bikin Alat Penanam Jagung 3 in 1, Begini Cara Kerjanya

Alat penanam jagung
Alat penanam jagung

selalu.id - Berawal dari keluh kesah petani yang kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menanam jagung, mahasiswa teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya membuat inovasi alat menanam jagung 3in1.

Alat tersebut seperti traktor yang dapat menyimpan 6-7 kilogram biji jagung untuk ditanam. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan penyiraman serta pemupukan. Sehingga bisa mempermudah petani jagung dalam menanam dengan waktu yang singkat dibandingkan menggunakan bantuan manusia. Alat tersebut bernama ATJ 3in1.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Cara kerjanya dengan cara didorong seperti traktor, nah untuk alat ini untuk membuat lubangan, menaruh biji dan menyiram," kata  ketua tim inovasi ATJ 3in1, Rifqi Robbani Amin, Jumat (30/8).

Alat tersebut sudah dicoba untuk menanam jagung dengan luas lahan satu hektar. Dalam sekali tanam bisa mengeluarkan 2-3 biji dengan jarak 10 centimeter dari lobang tanaman biji jagung lainnya.

Lebih lanjut Rifqi menjelaskan, jika dibandingkan dengan penanaman jagung yang dilakukan oleh manusia membutuhkan 6 orang dengan lahan satu hektar dengan waktu kurang lebih 7-14 hari.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kalau menggunakan ATJ 3in1, sekali dorong bisa membutuhkan waktu 15-20 menit untuk setiap garis penanaman. Sedangkan secara keseluruhan bisa rampung 3-4 hari," terangnya.

Rifqi juga menyiapkan alat untuk menyiram sekaligus memupuk. Dengan alat daur ulang botol bekas, sedotan dan kayu yang bisa menampung 5 liter air dalam satu garis penanaman.

"Jadi kami buat juga untuk penyiraman dan pemupukan untuk mempermudah petani jagung," ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Meski begitu, alat yang dikerjakan tim sebanyak 20 orang tersebut masih diperlukan penyempurnaan dan dilakukan duplikasi untuk dibagikan kepada petani.

"Sejauh ini baru satu saja alatnya, rencana kalau memang dibutuhkan kami akan lakukan penyempurnaan kembali," tukasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.