Jumat, 04 Sep 2026 17:11 WIB

Mahasiswa UM Surabaya Bikin Alat Penanam Jagung 3 in 1, Begini Cara Kerjanya

Alat penanam jagung
Alat penanam jagung

selalu.id - Berawal dari keluh kesah petani yang kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menanam jagung, mahasiswa teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya membuat inovasi alat menanam jagung 3in1.

Alat tersebut seperti traktor yang dapat menyimpan 6-7 kilogram biji jagung untuk ditanam. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan penyiraman serta pemupukan. Sehingga bisa mempermudah petani jagung dalam menanam dengan waktu yang singkat dibandingkan menggunakan bantuan manusia. Alat tersebut bernama ATJ 3in1.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Cara kerjanya dengan cara didorong seperti traktor, nah untuk alat ini untuk membuat lubangan, menaruh biji dan menyiram," kata  ketua tim inovasi ATJ 3in1, Rifqi Robbani Amin, Jumat (30/8).

Alat tersebut sudah dicoba untuk menanam jagung dengan luas lahan satu hektar. Dalam sekali tanam bisa mengeluarkan 2-3 biji dengan jarak 10 centimeter dari lobang tanaman biji jagung lainnya.

Lebih lanjut Rifqi menjelaskan, jika dibandingkan dengan penanaman jagung yang dilakukan oleh manusia membutuhkan 6 orang dengan lahan satu hektar dengan waktu kurang lebih 7-14 hari.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Kalau menggunakan ATJ 3in1, sekali dorong bisa membutuhkan waktu 15-20 menit untuk setiap garis penanaman. Sedangkan secara keseluruhan bisa rampung 3-4 hari," terangnya.

Rifqi juga menyiapkan alat untuk menyiram sekaligus memupuk. Dengan alat daur ulang botol bekas, sedotan dan kayu yang bisa menampung 5 liter air dalam satu garis penanaman.

"Jadi kami buat juga untuk penyiraman dan pemupukan untuk mempermudah petani jagung," ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Meski begitu, alat yang dikerjakan tim sebanyak 20 orang tersebut masih diperlukan penyempurnaan dan dilakukan duplikasi untuk dibagikan kepada petani.

"Sejauh ini baru satu saja alatnya, rencana kalau memang dibutuhkan kami akan lakukan penyempurnaan kembali," tukasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.