Jumat, 04 Sep 2026 14:42 WIB

Waspada Omicron, Pemkot Surabaya Perketat Protokol Kesehatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Des 2021 17:29 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Febria Racmanita
Kepala Dinas Kesehatan Febria Racmanita

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya berusaha mengantisipasi masuknya sebaran mutasi virus Covid-19, yakni varian virus Omicron yang telah terdeteksi masuk ke Indonesia. Sebab itu, Dinkes Surabaya akan melakukan tracing secara berkala untuk mencari temuan kasus baru virus Covid-19.

"Tetap kita perketat penerapan protokol kesehatan, kemudian kita juga melakukan tracing, seluruh masyarakat harus tetap prokes di luar maupun di dalam rumah" kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita, Sabtu (25/12/2021).

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Feny sapaan akrab Febria Rachmanita menerangkan, meskipun angka kasus positif Covid-19 di Kota Surabaya sudah mulai melandai, dia bersama jajarannya terus aktif melakukan tracing.

"Minimal 10 persen dari institusi harus kita tes, jadi memang kita mencari ada yang positif atau tidak," terang dia.

Dari hasil tracing itu, kata dia, jika ditemukan kasus positif Covid-19, Dinkes Surabaya melalui Puskesmas setempat akan meminta pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk melakukan isolasi.

"Surabaya tidak ada (Omicron). Sampai hari ini Surabaya belum ada laporan, hanya (mutasi) Delta," ujar dia.

Lebih lanjut Feny juga mengaku, saat ini seluruh rumah sakit dan rumah sakit darurat di Surabaya sedang dalam status waspada terhadap mutasi varian virus Covid-19 tersebut.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Rumah sakit itu semuanya waspada dan kita siap, tapi mudah-mudahan tidak terisi," ungkap dia.

Sedangkan, untuk mengantisipasi mutasi varian virus dari wisatawan asing dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), pihaknya akan melakukan karantina atau isolasi.

Baik sebelum masuk ke Kota Surabaya atau saat hendak pulang ke daerahnya masing-masing.

"Harus karantina, jadi harus ada di perbatasan. Kalau ada dari luar negeri (warga asing atau PMI) kita (lakukan) karantina," tegas dia.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Ia menambahkan, untuk capaian vaksin di Kota Surabaya sudah mencapai 100 persen lebih, baik untuk vaksin dosis satu dan dosis dua. Pelaksanaan vaksinasi tersebut akan terus digelar.

"Anak-anak juga hampir 100 ribu dosis yang sudah disuntikkan, pelaksanaan vaksin tidak berhenti," terangnya.

"Warga harus menjaga prokes, Insya Allah kalau kita taat mudah-mudahan virus ini bisa pergi,” imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.