Rabu, 08 Jul 2026 11:26 WIB

Nelayan Surabaya Gelar Aksi Tolak Reklamasi Waterfront Land

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Agu 2024 12:33 WIB
Aksi demo di laut nelayan tolak reklamasi Surabaya
Aksi demo di laut nelayan tolak reklamasi Surabaya

selalu.id-Ratusan nelayan melakukan aksi demo di laut menolak rencana pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) reklamasi Surabaya atau Waterfront Land di Surabaya Timur, Jumat (2/8/2024).

Aksi tersebut diikuti ratusan nelayan yang berasal dari  8 kelompok usaha bersama (KUB) di wilayah Nambangan, Kedung Cowek, Surabaya.

Mereka menolak keras rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) reklamasi Surabaya Waterfront Land senilai Rp72 triliun yang akan menguruk laut seluas 1.084 hektar.

Berbagai spanduk aksi bertuliskan bertuliskan penolakan Proyek reklamasi. "TOLAK SUAP REKLAMASI Dari PT GRANTING JAYA" "KEMBANG MELATI DIMAKAN SAPI, SANDANG PANGANKU MATI GARA-GARA REKLAMASI" "JANGAN USIK LAUT KAMI JANC**K" "NELAYAN MAKMUR TANPA REKLAMASI"

Para nelayan dalam aksi ini menyuarakan kekecewaan dan kekhawatiran mereka akan dampak proyek ini terhadap mata pencaharian dan lingkungan hidup.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Was (Pengawas) Kedung Cowek, Hatib menganggapi bahwa proyek reklamasi ini hanya omong kosong.

Apalagi, para nelayan bukan sekali ini saja berurusan dengan janji manis reklamasi sejak sejak 2016, muncul lagi di tahun 2018-2019, dan terus berlanjut hingga sekarang.

"Kami menganggap ini hanya omong kosong belaka. Dulu waterfront city, sekarang waterfront land. Intinya tetap sama, menguruk laut kami!" tegas dia.

Pokmas was dari Kenjeran, Wasito menambahkan meski ada kajian dari pakar ITS, tapi perbedaan pandangan antar akademi menunjukkan banyak masalah.

Menurut dia, persoalan ekonomi memang penting, tapi lingkungan dan mangrove juga harus jadi prioritas.

"Kami yang menjaga laut dan mangrove selama ini, jangan dilupakan!" tegas dia.

Kegeraman nelayan semakin memuncak karena proyek ini dinilai lebih berpihak pada kepentingan ekonomi semata. Sementara nasib mereka yang bergantung pada laut terancam.

Mereka khawatir reklamasi akan merusak ekosistem laut, mengurangi hasil tangkapan ikan, dan mengancam keberlangsungan hidup mereka.

"Kami akan terus berjuang menolak reklamasi ini. Laut adalah sumber kehidupan kami, dan mangrove adalah pelindung kami. Kami tidak akan biarkan keduanya dirusak demi proyek yang hanya menguntungkan segelintir orang!" tegas Hatib.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Granting Jaya, Soetiadji Yudo, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendengarkan dan mengakomodasi aspirasi nelayan dalam setiap tahap pembangunan.

"Kami memahami bahwa proyek reklamasi ini memiliki dampak yang signifikan, terutama bagi para nelayan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk selalu melibatkan nelayan dalam proses pengambilan keputusan," ujar Yudo.

Yudo mengakui bahwa tidak semua pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap proyek ini. Dia mengaku terbuka dengan segala masukan terkait proyek reklamasi ini.

"Pasti ada yang setuju dan tidak setuju. Namun, kami terbuka terhadap semua aspirasi dan akan menampung semua masukan dari masyarakat,terutama nelayan," tambahnya.

Sebab itu, tambahnya, pentingnya kolaborasi antara perusahaan, nelayan, dan pemerintah dalam mewujudkan proyek reklamasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak.

"Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat mencapai tujuan bersama, yaitu memajukan kota Surabaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk para nelayan," tegasnya.

Baca Juga: Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor

Editor : Ading
Berita Terbaru

Beasiswa Pemuda Tangguh SMA-MA di Surabaya Kini Tak Lagi Masuk Rekening Siswa

Melalui mekanisme bantuan sosial (bansos), pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk biaya pendidikan dan tepat sasaran.

Poco X8 Pro Yellow Resmi Diluncurkan, Berikut Sederet Kualitas dan Harganya

Kegantengan desain ini makin lengkap ketika di balik. Di area modul kamera belakang, ada fitur Dynamic RGB Light interaktif yang bisa kalian kustomisasi.

Harga Emas Antam Hari Ini: Belum Baik-baik Saja, Berikut Rincian Lengkapnya

Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam berada di level Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Kejutan Menarik, Dari Keuangan hingga Jodoh

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Simak lengkapnya dan siap-siap kejutannya.

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.