Jumat, 05 Jun 2026 19:16 WIB

Omzet Hotel di Surabaya Diperkirakan Stabil saat Libur Natal dan Tahun Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Des 2021 12:24 WIB
Kamar hotel
Kamar hotel

selalu id - Beberapa hotel di Surabaya masih sangat optimis ditengah regulasi yang akan diterapkan pemerintah jelang perayaan natal dan tahun baru (NATARU).

General Manager Whiz Jatim, Dany Budiman mengatakan, masyarakat mulai percaya bahwa hampir di semua hotel sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu juga semua hotel juga sudah mulai bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

"Masih dengan segala ketentuan yang berlaku, sesuai arahan pemerintah tentunya", ungkapnya.

Pria kelahiran Surabaya ini juga sangat optimis bahwa omset hotel akan stabil saat liburan panjang natal dan tahun baru, dan akan sesuai harapan.

"Saya sangat optimis semua masih sesuai dengan ekspektasi target yang kami harapkan", tambahnya.

Lebih lanjut, Dany juga menyampaikan bahwa beberapa hal memang harus di sesuaikan, salah satunya pembatasan jumlah pengunjung. Namun hal tersebut bukan alasan bagi hotel untuk menyerah.

"Saya yakin juga, semua teman-teman Hoteliers sudah punya strateginya masing-masing untuk hal tersebut", ungkapnya.

Regulasi Surat Edaran Pemkot Surabaya

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Pemerintah kota Surabaya membatasi kegiatan masyarakat antara pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022. Beberapa kegiatan seperti seni budaya dan olahraga yang dapat berpotensi menimbulkan penularan COVID-19 dilakukan tanpa penonton.

Sementara itu juga, berdasarakan Surat Edaran Walikota Surabaya Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 COVID-19 serta Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 diantaranya, jam operasional mulai 09.00 - 22.00 waktu setempat dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat untuk pelaksanaan Perayaan Tahun Baru Tahun 2022 dan tempat perbelanjaan dan Mal. Untuk jumlah pengunjungnya sendiri tidak melebihi 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas total Pusat Perbelanjaan dan Mall. Selain itu juga, penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mal/pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.

Sedangkam untuk kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan atau mall dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Untuk pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal pemkot juga menghimbau untuk memperhatikan beberapa ketentuan. Diantaranya adalah Jumlah jemaah yang dapat mengikuti kegiatan ibadah dan Perayaan Natal secara berjamaah atau secara kolektif per sesi tidak melebihi 50% (lima puluh persen) dari kapasitas normal. Dan pelaksanaannya pun harus dilakukan secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan, serta lebih menekankan persekutuan di tengah-tengah keluarga. Sedangkan untuk jemaah berusia 60 tahun ke atas dan ibu hamil atau menyusui agar dapat mengikuti ibadah melalui daring dari rumah. Sedangkan untuk jam operasional gereja atau tempat ibadah Natal paling lama sampai jam 22.00 WIB.

Pemerintah Kota Surabaya juga melarang adanya pawai dan arak-arakan Tahun Baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Untuk yang ingin bepergian keluar kota Surabaya, mereka juga dihimbau untuk mengikuti segala ketentuannya seperti, mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, juga harus memenuhi persyaratan perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum.

Mereka juga wajib 2 (dua) kali vaksin dan melakukan Rapid Test Antigen 1 x 24 jam. Dan untuk orang yang belum di vaksin dan orang yang tidak bisa di vaksin dengan alasan medis, dilarang bepergian jarak jauh.

Khusus untuk pengaturan tempat wisata, akan diterapkan pengaturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas. Juga pembatasan jumlah wisatawan sampai dengan 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas total.

Seluruh kegiatan masyarakat pada tanggal 31 Desember 2021 dibatasi maksimal sampai dengan Pukul 21.00 WIB. Sedangkan untuk kegiatan Rumah Hiburan Umum (RHU) dilarang beroperasi pada tanggal 24 Desember 2021 dan 31 Desember 2021. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.