Kamis, 04 Jun 2026 10:48 WIB

Pipa PDAM Bocor, Air Tumpah, Anak-Anak Bermain di Kubangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Jul 2024 17:43 WIB

Selalu.id - Usai pipa PDAM Surabaya bocor di kawasan Joyoboyo, Wonokromo, ada kolam renang dadakan. Keberadaannya malah dibuat wahana bermanin oleh anak-anak sekitar.

Diketahui kebocoran pipa PDAM itu dilaporkan pada Sabtu sore, sehingga menyebabkan air tumpah di jalanan. Dalam pantuan selalu, hingga Minggu (7/7/2024), pukul pukul 16.04 WIB, perbaikan pipa bocor di Joyoboyo, Wonokromo, itu terus dikebut oleh tim dari PDAM Surya Sembada.

Baca Juga: PDAM Surabaya Salurkan 13 Sapi Kurban ke Masjid hingga Ponpes

Terlihat perbaikan pipa itu masih berlangsung di titik samping Polsek Wonokromo Surabaya. Tampak aliran air masih mengalir. Anak-anak menjadikan kubangan air itu menjadi bak kolam renang gratis. 

"Enak mbak airnya adem," kata Ahmad, bocah 8 tahun saat bermain di kubangan air. 

Saati ini. PDAM Surya Sembada Surabaya melakukan penanganan pipa PDAM bocor di area proyek Joyoboyo dengan menutup semua valve inlet pipa bahan ductile diameter 450mm - diameter 300mm.

Hal untuk mengatasi luapan air yang berpotensi mengganggu lalu lintas dan pengguna jalan. Hal ini segera dilakukan setelah mendapat laporan pada pukul 17.30 WIB.

"Sebelumnya kami sudah melakukan mitigasi termasuk rapat koordinasi dengan pihak proyek underpass Joyoboyo. Diketahui bahwa disana ada 2 pipa tapi tidak bisa diketahui titik pastinya dimana karena pipa ini dipasang tahun 1903 tanpa ada catatan koordinatnya.", ujar Nanang Widyatmoko, Direktur Operasi PDAM Surabaya.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Nanang menjelaskan petugas yang sedang menutup valve tengah melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi pada titik bocor untuk mengetahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana rencana penanganan selanjutnya. 

“Kami upayakan penanganan bisa segera selesai agar gangguan distribusi air ke warga tidak terlalu lama,” tambah Nanang.

Penanganan kebocoran ini menyebabkan air mengecil hingga tidak keluar di Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Baca Juga: Perampokan Toko Emas di Wonokromo Surabaya, Tiga Penghuni Disekap dan Dianiaya

Dirinya menjelaskan, dampak dari penanganan pipa bocor akan menyebabkan volume air mengecil hingga tidak keluar di kawasan Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Untuk itu pihaknya menyampaikan, bagi  pelanggan terdampak yang airnya mengecil atau tidak keluar selama proses pekerjaan perbaikan pipa bocor ini, PDAM telah menyiapkan bantuan tangki gratis dengan kapasitas 4000 hingga 5000 liter.

"Satu tangki bisa digunakan untuk 5 sampai 6 KK dengan dikoordinir oleh RT atau RW setempat dengan cara menghubungi call center bebas pulsa 24 jam di 08001926666, WA Center 08123316666 (chat only) atau memesan melalui Aplikasi CIS PDAM lewat fitur pengaduan," pungkas Nanang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.