Selasa, 03 Feb 2026 18:54 WIB

Pipa PDAM Bocor, Air Tumpah, Anak-Anak Bermain di Kubangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Jul 2024 17:43 WIB

Selalu.id - Usai pipa PDAM Surabaya bocor di kawasan Joyoboyo, Wonokromo, ada kolam renang dadakan. Keberadaannya malah dibuat wahana bermanin oleh anak-anak sekitar.

Diketahui kebocoran pipa PDAM itu dilaporkan pada Sabtu sore, sehingga menyebabkan air tumpah di jalanan. Dalam pantuan selalu, hingga Minggu (7/7/2024), pukul pukul 16.04 WIB, perbaikan pipa bocor di Joyoboyo, Wonokromo, itu terus dikebut oleh tim dari PDAM Surya Sembada.

Baca Juga: Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

Terlihat perbaikan pipa itu masih berlangsung di titik samping Polsek Wonokromo Surabaya. Tampak aliran air masih mengalir. Anak-anak menjadikan kubangan air itu menjadi bak kolam renang gratis. 

"Enak mbak airnya adem," kata Ahmad, bocah 8 tahun saat bermain di kubangan air. 

Saati ini. PDAM Surya Sembada Surabaya melakukan penanganan pipa PDAM bocor di area proyek Joyoboyo dengan menutup semua valve inlet pipa bahan ductile diameter 450mm - diameter 300mm.

Hal untuk mengatasi luapan air yang berpotensi mengganggu lalu lintas dan pengguna jalan. Hal ini segera dilakukan setelah mendapat laporan pada pukul 17.30 WIB.

"Sebelumnya kami sudah melakukan mitigasi termasuk rapat koordinasi dengan pihak proyek underpass Joyoboyo. Diketahui bahwa disana ada 2 pipa tapi tidak bisa diketahui titik pastinya dimana karena pipa ini dipasang tahun 1903 tanpa ada catatan koordinatnya.", ujar Nanang Widyatmoko, Direktur Operasi PDAM Surabaya.

Baca Juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Nanang menjelaskan petugas yang sedang menutup valve tengah melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi pada titik bocor untuk mengetahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana rencana penanganan selanjutnya. 

“Kami upayakan penanganan bisa segera selesai agar gangguan distribusi air ke warga tidak terlalu lama,” tambah Nanang.

Penanganan kebocoran ini menyebabkan air mengecil hingga tidak keluar di Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Dirinya menjelaskan, dampak dari penanganan pipa bocor akan menyebabkan volume air mengecil hingga tidak keluar di kawasan Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Untuk itu pihaknya menyampaikan, bagi  pelanggan terdampak yang airnya mengecil atau tidak keluar selama proses pekerjaan perbaikan pipa bocor ini, PDAM telah menyiapkan bantuan tangki gratis dengan kapasitas 4000 hingga 5000 liter.

"Satu tangki bisa digunakan untuk 5 sampai 6 KK dengan dikoordinir oleh RT atau RW setempat dengan cara menghubungi call center bebas pulsa 24 jam di 08001926666, WA Center 08123316666 (chat only) atau memesan melalui Aplikasi CIS PDAM lewat fitur pengaduan," pungkas Nanang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.