Senin, 02 Feb 2026 05:42 WIB

Pipa PDAM Bocor, Air Tumpah, Anak-Anak Bermain di Kubangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Jul 2024 17:43 WIB

Selalu.id - Usai pipa PDAM Surabaya bocor di kawasan Joyoboyo, Wonokromo, ada kolam renang dadakan. Keberadaannya malah dibuat wahana bermanin oleh anak-anak sekitar.

Diketahui kebocoran pipa PDAM itu dilaporkan pada Sabtu sore, sehingga menyebabkan air tumpah di jalanan. Dalam pantuan selalu, hingga Minggu (7/7/2024), pukul pukul 16.04 WIB, perbaikan pipa bocor di Joyoboyo, Wonokromo, itu terus dikebut oleh tim dari PDAM Surya Sembada.

Baca Juga: Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

Terlihat perbaikan pipa itu masih berlangsung di titik samping Polsek Wonokromo Surabaya. Tampak aliran air masih mengalir. Anak-anak menjadikan kubangan air itu menjadi bak kolam renang gratis. 

"Enak mbak airnya adem," kata Ahmad, bocah 8 tahun saat bermain di kubangan air. 

Saati ini. PDAM Surya Sembada Surabaya melakukan penanganan pipa PDAM bocor di area proyek Joyoboyo dengan menutup semua valve inlet pipa bahan ductile diameter 450mm - diameter 300mm.

Hal untuk mengatasi luapan air yang berpotensi mengganggu lalu lintas dan pengguna jalan. Hal ini segera dilakukan setelah mendapat laporan pada pukul 17.30 WIB.

"Sebelumnya kami sudah melakukan mitigasi termasuk rapat koordinasi dengan pihak proyek underpass Joyoboyo. Diketahui bahwa disana ada 2 pipa tapi tidak bisa diketahui titik pastinya dimana karena pipa ini dipasang tahun 1903 tanpa ada catatan koordinatnya.", ujar Nanang Widyatmoko, Direktur Operasi PDAM Surabaya.

Baca Juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Nanang menjelaskan petugas yang sedang menutup valve tengah melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi pada titik bocor untuk mengetahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana rencana penanganan selanjutnya. 

“Kami upayakan penanganan bisa segera selesai agar gangguan distribusi air ke warga tidak terlalu lama,” tambah Nanang.

Penanganan kebocoran ini menyebabkan air mengecil hingga tidak keluar di Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Dirinya menjelaskan, dampak dari penanganan pipa bocor akan menyebabkan volume air mengecil hingga tidak keluar di kawasan Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Untuk itu pihaknya menyampaikan, bagi  pelanggan terdampak yang airnya mengecil atau tidak keluar selama proses pekerjaan perbaikan pipa bocor ini, PDAM telah menyiapkan bantuan tangki gratis dengan kapasitas 4000 hingga 5000 liter.

"Satu tangki bisa digunakan untuk 5 sampai 6 KK dengan dikoordinir oleh RT atau RW setempat dengan cara menghubungi call center bebas pulsa 24 jam di 08001926666, WA Center 08123316666 (chat only) atau memesan melalui Aplikasi CIS PDAM lewat fitur pengaduan," pungkas Nanang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.