Senin, 15 Jul 2024 02:45 WIB

Bahas Potensi Ekonomi, Kadin Surabaya Gandeng Partai Banteng

Selalu.id - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya H.M. Ali Affandi L.N.M. didampingi sejumlah pengurus melakukan kunjungan ke kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya. 

Rombongan Kadin tersebut ditemui langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono beserta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. 

Baca Juga: Rupiah Anjlok, Pengusaha Harus Tetap Waspada

Pertemuan yang diselenggarakan pada Minggu malam (23/6/2024) tersebut, kedua belah pihak membahas tentang berbagai problem dan potensi kota Surabaya yang bisa dikembangkan, khususnya di sektor ekonomi. 

Ali Affandi mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai dengan jumlah kursi legislatif terbanyak di kota Surabaya merupakan mitra strategis. Sehingga ke depan, ia berharap kolaborasi antara PDIP dengan pengusaha bisa terus dijaga. 

"Kami di sini berharap ke depan ada kolaborasi antara pembuat kebijakan dengan pengusaha," ungkap pria yang akrab disapa Mas Andi ini saat dikonfirmasi selalu.id, Selasa (25/6/2024). 

Baca Juga: Gali Potensi Ekonomi, PDI Perjuangan Sambut Baik Kolaborasi dengan Kadin

Menurut Mas Andi, ada tiga program yang telah dirumuskan Kadin Surabaya bisa dikolaborasikan dengan partai terbesar di Surabaya ini. Pertama adalah pengembangan UMKM karena konsentrasi saat ini adalah menyelamatkan mereka. 

"Pasca-Covid kemarin melakukan recovery UMKM sangat susah, sehingga ketika ada kolaborasi dengan pemangku kepentingan akan lebih mudah menyelesaikan bersama-sama. Apalagi selama 5 tahun kepemimpinan Pak Awi sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya sangat terbuka dengan pengusaha. Karena Kadin menaungi UMKM sampai pengusaha besar," tandasnya. 

Program kedua adalah peningkatan investasi daerah. Kadin Surabaya berharap dalam beberapa waktu ke depan banyak investor yang masuk tetapi dengan tetap menjaga kepentingan Surabaya. "Kadin berharap ada masukan dari PDI P, harapannya seperti apa, sehingga Kadin bisa mentransformasikan dalam mencari dan bisa memilih investor," tambah Andi. 

Baca Juga: KADIN Nilai Implementasi Sertifikasi Halal Tak Optimal Dikalangan Pengusaha

Ketiga, program kewirausahaan atau entrepreneur, khususnya untuk pemuda. Mas Andi memahami bahwa saat ini kader PDIP di Surabaya sangat banyak dan tantangan ke depan adalah bonus demografi. Jika para stakeholder tidak mendidik mereka dan tidak ada program yang tepat, maka bonus ini dikhawatirkan berubah menjadi bencana. 

"Harapan kami ke depan, ada program yang tepat sasaran untuk pemuda. Kadin siap mengadvokasi dan melatih. Kami ingin bekerja lebih dekat dengan grass root yang dimiliki partai, utamanya partai terbesar di Surabaya," harapnya.

Editor : Redaksi