Selasa, 08 Sep 2026 16:24 WIB

PKB Isyaratkan Bangun Koalisi Lawan Khofifah, Gandeng PDIP Kah?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Jun 2024 18:55 WIB
Foto: PKB x PDIP
Foto: PKB x PDIP

selalu.id - Saat ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah memastikan akan membentuk poros koalisi yang bertujuan untuk melawan Khofifah di ajang Pilkada Jatim 2024. Adapun beberapa partai yang sudah berkomunikasi dengan PKB yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sejauh ini, PKB masih terus intens berkomunikasi lintas parpol khususnya di luar partai koalisi pendukung Khofifah-Emil. Bahkah, PKB pun sudah mengisyaratkan dalam waktu dekat akan ada parpol yang akan bergabung untuk membangun poros baru di Pilgub Jatim 2024 ini. Terkait apakah itu PDIP ataukah yang lain, itu masih menjadi rahasia PKB.

Meski begitu, Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebut, bahwa partainya belum mengambil keputusan terkait calon yang di usungnya. Namun, Daniel mengaku PKB akan segera mengumumkan soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2024.

"PKB selalu terbuka dengan sahabat partai. Tentu (berkoalisi), agar basis pemilih semakin kuat nanti," katanya, Senin (10/6/2024).

Sekadar diketahui, dalam perolehan suara DPRD Jawa Timur (Jatim), PKB mendapatkan suara sekitar 27 persen, dan prosentase tersebut telah memenuhi syarat untuk mengusung sendiri. Meski begitu, Daniel menyebut PKB akan membuka komunikasi dengan partai lain.

Disisi lain, PDIP juga tengah memberi sinyal bekerja sama dengan PKB untuk melawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur 2024. "Jangan-jangan kita bisa bersama, sama PKB di Jawa Timur, betul," cetus Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga.

Sebelumnya, Khofifah-Emil terus mendapat dukungan sejumlah partai politik untuk maju dalam Pilgub Jatim 2024. Tercatat, sudah ada enam partai yang sudah menyatakan dukungannya. Diantaranya yaitu Demokrat, Golkar, Perindo, PAN, PSI serta Gerindra.

Sementara itu, menurut Pengamat Politik Tanah Air, Surokim mengungkapkan sepertinya, jika PKB bakal bangun poros sendiri tentu akan sulit, begitu pula dengan PDIP. "Kalau mau menandingi khofifah, mau gak mau harus berkoalisi antara PKB dengan PDIP (Koalisi Merah Hijau)," cetusnya saat dikonfirmasi selalu.id, Selasa (11/6/2024) petang.

"Saya kira, pilihan yang lebih realitis harus berkoalisi, karena yang dilawan ini petahana yang kuat dalam dunia politik Jatim," imbuhnya.

Semisal koalisi ini pun terbentuk, lanjut Surokim mengatakan, artinya PKB harus merelakan ketika posisi Calon Gubernur harus diberikan kepada Risma dan Calon Wakil Gubernur harus ditempati oleh KH. Marzuki Mustamar. "Dengan begitu, ini tentunya menjadi kompetitif yang imbang antara Khofifah-Emil dan Risma-Marzuki," tandasnya.

Namun demikian, Surokim menyebut ketika koalisi Merah Hijau jadi dibentuk, tentu ini akan menjadi persaingan yang sangat sengit di putaran Pilgub Jatim 2024 ini. "Jika ini terjadi, maka pilgub di Jatim ini akan lebih menarik," tutupnya.

Baca Juga: Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wanita Muda Tewas Tertabrak Truk di Mojokerto, Ini Namanya

Jasad korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Dan saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan.

Didemo Gempar Jatim soal Air Mampet, PDAM Surabaya Cuma Jawab Begini

Tak hanya persoalan aliran air yang mampet, warga juga kerap diresahkan dengan kualitas air yang berbau menyengat dan berbusa.

Wujud Penghormatan Pejuang, Wabup Mimik Serahkan Bansos ke Ratusan Warakawuri di Sidoarjo

Penyaluran bansos ini bukan sekadar bentuk dukungan sosial biasa, melainkan wujud penghormatan mendalam bagi keluarga yang mengawal sejarah perjuangan bangsa.

Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian masa depan bagi para pegawai, dan berdampak pada pelayanan publik.

Penguatan Trantibum Linmas, Wali Kota Mojokerto ajak Warga Hidupkan Kembali Poskamling

Keberadaan siskamling dan poskamling adalah bagian penting dari penguatan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat atau Trantibum Linmas.

Penjelasan PDAM Soal Air Baku Kali Surabaya yang Kini Keruh dan Berbau

Terkait insiden pencemaran terbaru, Louis mengaku belum mengetahui detail parameter polutan maupun kelas air yang diterima karena hasil lab belum diketahui.