Senin, 02 Feb 2026 18:02 WIB

PKB Isyaratkan Bangun Koalisi Lawan Khofifah, Gandeng PDIP Kah?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Jun 2024 18:55 WIB
Foto: PKB x PDIP
Foto: PKB x PDIP

selalu.id - Saat ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah memastikan akan membentuk poros koalisi yang bertujuan untuk melawan Khofifah di ajang Pilkada Jatim 2024. Adapun beberapa partai yang sudah berkomunikasi dengan PKB yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sejauh ini, PKB masih terus intens berkomunikasi lintas parpol khususnya di luar partai koalisi pendukung Khofifah-Emil. Bahkah, PKB pun sudah mengisyaratkan dalam waktu dekat akan ada parpol yang akan bergabung untuk membangun poros baru di Pilgub Jatim 2024 ini. Terkait apakah itu PDIP ataukah yang lain, itu masih menjadi rahasia PKB.

Meski begitu, Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebut, bahwa partainya belum mengambil keputusan terkait calon yang di usungnya. Namun, Daniel mengaku PKB akan segera mengumumkan soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2024.

"PKB selalu terbuka dengan sahabat partai. Tentu (berkoalisi), agar basis pemilih semakin kuat nanti," katanya, Senin (10/6/2024).

Sekadar diketahui, dalam perolehan suara DPRD Jawa Timur (Jatim), PKB mendapatkan suara sekitar 27 persen, dan prosentase tersebut telah memenuhi syarat untuk mengusung sendiri. Meski begitu, Daniel menyebut PKB akan membuka komunikasi dengan partai lain.

Disisi lain, PDIP juga tengah memberi sinyal bekerja sama dengan PKB untuk melawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur 2024. "Jangan-jangan kita bisa bersama, sama PKB di Jawa Timur, betul," cetus Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga.

Sebelumnya, Khofifah-Emil terus mendapat dukungan sejumlah partai politik untuk maju dalam Pilgub Jatim 2024. Tercatat, sudah ada enam partai yang sudah menyatakan dukungannya. Diantaranya yaitu Demokrat, Golkar, Perindo, PAN, PSI serta Gerindra.

Sementara itu, menurut Pengamat Politik Tanah Air, Surokim mengungkapkan sepertinya, jika PKB bakal bangun poros sendiri tentu akan sulit, begitu pula dengan PDIP. "Kalau mau menandingi khofifah, mau gak mau harus berkoalisi antara PKB dengan PDIP (Koalisi Merah Hijau)," cetusnya saat dikonfirmasi selalu.id, Selasa (11/6/2024) petang.

"Saya kira, pilihan yang lebih realitis harus berkoalisi, karena yang dilawan ini petahana yang kuat dalam dunia politik Jatim," imbuhnya.

Semisal koalisi ini pun terbentuk, lanjut Surokim mengatakan, artinya PKB harus merelakan ketika posisi Calon Gubernur harus diberikan kepada Risma dan Calon Wakil Gubernur harus ditempati oleh KH. Marzuki Mustamar. "Dengan begitu, ini tentunya menjadi kompetitif yang imbang antara Khofifah-Emil dan Risma-Marzuki," tandasnya.

Namun demikian, Surokim menyebut ketika koalisi Merah Hijau jadi dibentuk, tentu ini akan menjadi persaingan yang sangat sengit di putaran Pilgub Jatim 2024 ini. "Jika ini terjadi, maka pilgub di Jatim ini akan lebih menarik," tutupnya.

Baca Juga: Gus Halim Kembali Pimpin PKB Jatim untuk Kali Keempat, Didukung Kader Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.