Rabu, 26 Jun 2024 02:10 WIB

Wow! Wisata Kota Lama Surabaya Bakal Resmi Dibuka pada Juni 2024

  • Reporter : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jun 2024 16:10 WIB
Foto: Kota Lama Surabaya

Foto: Kota Lama Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya bakal meresmikan kawasan kota lama sebagai lokasi pariwisata baru pada pertengahan bulan Juni 2024.

"Saat peresmian semua pengerjaan di situ sudah tidak ada. Target dari Pak Wali Kota pada pertengahan Juni sekitar tanggal 15-an," kata Kepala Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Hidayat Syah, Rabu (5/6/2024).

Hidayat menerangka untuk tahapan pengerjaan di Kota Lama saat ini sudah memasuki tahap akhir, yakni berupa penanaman kabel jaringan yang sebelumnya berada di posisi tergantung di atas.

"Tinggal dirapikan saja, sudah ada yang dimasukkan tinggal tersambung," ucapnya.

Selain itu, Disbudporapar juga melakukan penataan lokasi yang nantinya diperuntukan bagi para pedagang. "Di Kota Lama itu ada pedagang makanannya, makanya kami siapkan," ujarnya.

Lebih lanjut Hidayat menyatakan sekalipun masih belum diresmikan namun Kota Lama Surabaya, khususnya Zona Eropa, meski sudah mampu memikat pengunjung.

"Sudah ada yang berkunjung, sudah banyak tinggal peresmiannya," ucapnya.

Beberapa lokasi juga telah ditetapkan sebagai spot foto, diantaranya Pos Block Surabaya, Gedung PTPN XI, dan De Javasche Bank.

Nantinya, lanjut Hidayat, Wisatawan bisa mengakses lokasi tersebut menggunakan fasilitas jeep tour yang dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan salah satu komunitas di wilayah setempat.

Pemkot pun juga telah memetakan sebaran bangunan potensial yang bisa dipergunakan untuk lokasi tempat usaha, baik itu di Zona Eropa maupun Pecinan.

Total untuk Zona Eropa ada 12 bangunan yang bisa difungsikan sebagai lokasi usaha, sedangkan di Zona Pecinan ada 15 bangunan.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan peresmian Kota Lama awalnya ditargetkan terlaksana pada 31 Mei 2024, namun harus tertunda karena masih ada pengerjaan penanaman kabel jaringan yang belum rampung.

"Ada perpanjangan yang diminta PLN. Kami juga berterima kasih mereka menurunkan kabel listrik dengan biaya mereka PLN sendiri. Kalau kami yang membayar tidak kuat," terangnya.

Baca Juga: Judi Online Makan Korban Lagi, Dua OS Pemkot Surabaya Dipecat

Editor : Ading