• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 18 Mei 2024 10:05 WIB

Dari Babel, Mensos Risma Bertolak ke Aceh Temui Rizky Remaja Pengidap Kanker

Mensos Risma saat menjenguk Rizki di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Mensos Risma saat menjenguk Rizki di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

selalu.id - Setelah menghadiri Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Bangka Belitun, Menteri Sosial Tri Rismaharini langsung terbang ke Banda Aceh menemui Rizki Ardiansyah, bocah 14 tahun tersebut didiagnosis pengidap kanker tulang ganas, pada haru Selasa (21/12/2021). Kondisi Rizki sebelumnya telah melalui asesmen dan tindak lanjut Kemensos melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Darussa’adah Aceh.

"Saya merespon informasi Rizki dari teman-temen media. Karena proses pengobatannya jangka panjang dan tidak bisa serta merta selesai, " ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menemui Rizki di Banda Aceh dalam siaran persnya yang diterima selalu.id, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Kemensos Tangani Bayi Tanpa Anus, Ortu: Baru Kali Ini Dapat Perharian

Rizki telah mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Untuk menjaga keberlangsungan proses perawatan yang panjang, Kemensos tidak bisa turun tangan sendiri.

Mensos mengetuk hati dan simpati masyarakat, para dermawan dan mereka yang perduli sesama. Melalui situs donasi dan menggalang dana (fundraising) Kitabisa.com, Mensos berharap masyarakat bisa membantu pengobatan anak warga Dusun Amitedia, Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh tersebut.

"Mengingat penanganan Rizki yang cukup panjang, maka saya mengajak Mas Timi dari Kitabisa.com, soalnya pascaoperasi pasti pengobatannya harus tetap berjalan dan untuk penanganannya kami tidak bisa sendirian karena ada keterbatasan," kata Mensos Risma didampingi CEO kitabisa.com Alfatih Timur (Timi).

Sebelumnya, Mensos Risma dan rombongan berencana menemui Rizki di kediamannya di Simeulue. Namun pengelola Loka Darussa’adah menginformasikan yang bersangkutan sudah dibawa ke Banda Aceh untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Jadi, Mensos langsung menuju Banda Aceh. "Setelah tahu Rizki telah dibawa ke Banda Aceh ya kami ke sini. Kami menawarkan orangtuanya tinggal di loka selama menunggu operasi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Mensos Risma menekankan tidak ada pilih-pilih dalam penanganan dan merespon kasus. Mensos memastikan merespon berbagai kasus seperti ini berdasarkan informasi dari masyarakat dan media.

Baca Juga: Terkoneksi dengan Khofifah, Hendro Gunawan Dianggap Berpeluang Ikut Pilwali Surabaya

Itu pula yang dilakukan Kemensos dengan penanganan kasus sebelumnya seperti Agil di Bogor, Raisa di Depok dan sekarang ada Rizki di Aceh.

"Jadi sama sekali tidak ada milih-milih, itu tidak ada. Semua akan kami tangani dan respon dengan baik terhadap permasalahan dan kasus-kasus serupa," ujar Risma.

Pada kesempatan tersebut,Risma juga menyerahkan bantuan kepada Rizki. Kemensos menyerahkan bantuan finansial, kebutuhan anak-anak, dan juga laptop. Dengan laptop, Mensos berharap dapat mendukung aktivitas sekolah Rizki yang masih berjalan secara daring.

"Dengan bantuan laptop semoga bisa mendukung aktivitas sekolah Rizki. Semangat terus ya. Belajar yang giat agar bisa meraih cita-cita," ungkapnya.

Rizki Ardiansyah, lahir di Sinabang, 23 April 2007, anak dari pasangan Yudison dan Rini Supratiwi merupakan siswa kelas VIII MTsN 2 Simeulue Timur yang beralamat di Dsn. Amitedia, Desa Air Dingin, Kec. Simeulue Timur. Orangtuanya bekerja sebaga buruh potong kelapa sawit di PT PAL Meulaboh.

Baca Juga: Kisah Sukses Made Suliati, Penerima PKH di Bali dengan Berdagang Canang

Hasil asesmen Rizki membutuhkan bantuan kebutuhan dasar, kebutuhan sandang, kursi roda pasca pengobatan, selimut tidur, pampers, dan tambahan multivitamin.

Baca Juga: Cerita Mensos Risma dan Gadis Disabilitas Bersuara Emas

Keluarga Rizki juga perlu dibantu untuk memenuhi kebutuhan makan, perawatan di RS, obat-obatan, perlengkapan mandi kebersihan, dan biaya transportasi berobat Meulaboh - Banda Aceh.

Kemensos menyerahkan berupa bantuan ATENSI untuk perawatan sosial senilai Rp10.000.000, bantuan laptop senilai Rp5.600.000, printer senilai Rp1.100.000, pakaian senilai Rp964.340, nutrisi anak (susu, Madu, Biskuit) senilai Rp250.000. kemudian juga ada bantuan dari Kitabisa.com (diserahkan secara simbolis berupa mockup) senilai Rp 53.974.411.

Sejauh ini, rumah sakit mengaku masih memiliki kemampuan dalam menangani Rizki. "Rumah sakit dan tim dokter masih mampu menangani pasien. Jadi belum ada rencana untuk membawa ke Jakarta. Jadi penanganannya di Aceh saja," pungkas Risma. (SL1)

Editor : Redaksi