Minggu, 01 Feb 2026 18:55 WIB

DPR RI Tingkatkan Pengawasan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

Foto: Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar
Foto: Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar

selalu.id - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2024 menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini. Gus Muhaimin, sapaan akrabnya menyampaikan beberapa poin krusial terkait pengawasan DPR RI terhadap pelaksanaan ibadah haji.

Muhaimin menggarisbawahi bahwa setiap tahun penyelenggaraan ibadah haji harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Evaluasi terhadap transportasi dan lokasi tenda menjadi perhatian utama agar pelaksanaan haji tahun ini lebih optimal.

"Tentu setiap tahun pelaksanaan penyelenggaraan Haji ini bisa lebih baik, dari evaluasi transportasi dan lokasi tenda, kita harapkan lebih mendekat pada tahun ini dan nanti tahun ini juga akan menjadi perhatian kita," ujar Gus Muhaimin, usai memimpin perdana Rapat Koordinasi Tim Pengawas Haji DPR RI di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Salah satu sorotan utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini adalah tambahan kuota sebesar 20.000 jemaah baru yang diberikan oleh pemerintah Saudi Arabia. Muhaimin menekankan pentingnya pemanfaatan kuota tambahan ini dengan sungguh-sungguh dan transparan.
 
"Jumlah tambahan kuota baru yang diberikan oleh Saudi sejumlah 20.000 jemaah baru ini, hendaknya digunakan dengan amat sangat, sungguh-sungguh tidak ada permainan sehingga penambahan ini tidak membuat kecemburuan jemaah-jemaah yang sudah mengantri begitu lama di satu sisi pelayanannya tetap optimal dan memberi keamanan dan kenyamanan para jemaah," ujarnya.

Lebih lanjut, Muhaimin merinci beberapa aspek penting dalam penyelenggaraan ibadah haji yang perlu mendapat perhatian khusus. Pertama, seluruh tanggung jawab penyelenggaraan harus memastikan keamanan, kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan jemaah sehingga mencapai haji mabrur. Kedua, tata kelola fasilitas harus diperhatikan, termasuk jarak tempuh, transportasi yang tersedia, dan fasilitas kesehatan yang ramah lansia.
 
"Aspek tata kelola yang kedua aspek fasilitas, yang di dalamnya termasuk jarak tempuh, transportasi yang tersedia, fasilitas kesehatan juga yang disebut ramah lansia itu apa bisa dibuktikan dengan penanganan yang memadai," tambahnya.

Terakhir, Muhaimin menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran negara untuk mencegah korupsi dan memastikan pengelolaan dan implementasi anggaran yang tepat. Dengan pengawasan yang ketat dari DPR RI, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 dapat berjalan lebih baik dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah.

"Penggunaan anggaran negara harus kita awasi betul sehingga tidak terjadi korupsi, tidak terjadi salah penyusunan, pengelolaan dan implementasi," tegas Muhaimin.
 

Baca Juga: Urutan Kloter Haji Jatim Ditetapkan, Probolinggo Berangkat Paling Awal

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.