Selasa, 20 Okt 2026 05:11 WIB

Mahasiswa UK Petra Tampilkan Karya Film Dokumenter tentang Kehidupan Difabel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 22:15 WIB
Film Life of Silence (LOS)
Film Life of Silence (LOS)

Surabaya (selalu.id)- Lima mahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen (UK) Petra, gelar screening film dokumenter karya mereka, di CGV Cinemas BG Junction Surabaya, Selasa (21/12/2021).

Film yang diproduksi oleh lima mahasiswa ini berjudul Life of Silence (LOS) bergenre Dokumenter Biografi. Film berdurasi 20-25 menit ini berkisah mengenai pemeran utama, Maulana Aditya. Ia merupakan seorang pemuda aktivis tuli asal kota Pasuruan.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Pemeran utama dari film ini pun diambil kisah Aditya dalam menjalankan aktivitas kesehariannya, mulai berbisnis dan bersosialisasi bahkan pergumulannya sebagai kaum difabel di Indonesia.

Sutradara Film LOS, Thomas Lesmono mengatakan, karya film ini berawal dari tugas kuliah, Lalu tim kelompoknya mempunyai ide mengangkat kisah teman-teman tuli. Sehingga, mereka berinisiatif mempublikasikan filmnya yang bekerjasama dengan CGV.

"Setelah kita melakukan peliputan, kita lakukan syuting dan melewati banyak hal. Kami merasa apa yang kami anggap ini bukan sekedar tugas kuliah," kata Thomas.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Thomas dan tim kelompoknya berharap, film ini bisa menyampaikan pesan kepada khalayak, karena teman-teman tuli ini sama seperti orang pada umumnya.

"Teman teman tuli bisa membaur seperti kita. Tapi kadang kita juga gak mengerti kondisinya mereka. Kadang kita juga memaksakan berbicara. Kalau mereka diam dianggap sombong. Padalah bukan gitu maksud mereka. Jadi kita merasa teman tuli ini adalah orang-orang yang sama seperti kita. Tapi kok gak segitunya dilihat," terangnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Oleh karena itu, lanjut ia, film ini bisa ditayangkan dan mengundang beberapa orang penting seperti Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi, dan teman-teman dari komunitas Akar Tuli Malang.

"Kami membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk membuatnya, sejak bulan September," terangnya.

Rencana ke depannya, setelah melakukan screening dan perbaikan, film ini akan diikutsertakan dalam beberapa Festival Film di 2022. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.