Rabu, 22 Mei 2024 03:14 WIB

Pabrik Sepatu BATA Gulung Tikar, Industri Alas Kaki Dalam Negeri Masih Hadapi Tekanan

Foto: Outlet toko sepatu Bata

Foto: Outlet toko sepatu Bata

selalu.id - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) telah memutuskan untuk menghentikan operasi produksi di pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat per 30 April 2024. Seperti diketahui, landasan dasar alasan diberhentikannya produksi sepatu tersebut, karena permintaan sepatu yang kian hari terus menurun.

Menyoal hal ini, Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengungkap bahwa industri alas kaki dalam negeri masih menghadapi tekanan sehingga kinerjanya masih terkontraksi pascapandemi.

Direktur Eksekutif Aprisindo Firman Bakrie mengatakan, sejak pandemi hingga saat ini kondisi industri belum pulih normal. Terlebih, tantangan inflasi pangan pada awal tahun ini yang memicu lesunya daya beli konsumen.

"Beberapa brand pada Lebaran kemarin untuk segmen menengah-menengah ke bawah mengalami penurunan dibanding untuk periode yang sama di 2023 lalu. Yang pasti juga berpengaruh pada produsen alas kaki," ucap Firman, Senin (6/5/2024).

Terkait penutupan pabrik sepatu Bata milik PT Sepatu Bata Tbk itu, berdasarkan informasi yang diterima Aprisindo, keputusan tersebut dikarenakan adanya masalah pesanan yang sepi sehingga berdampak pada defisit yang harus ditanggung perusahaan.

Meski begitu, Firman belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal ini. "Terkait dengan penutupan pabrik Bata, karena kebetulan masih hari libur kami belum dapat penjelasan secara lebih detail," ujarnya.

Secara umum, lanjut ungkap Firman menjelaskan, bahwa Bata merupakan brand sepatu yang telah masuk dan mewarnai pasar domestik cukup lama. Bata sendiri memiliki segmen pasar dalam negeri dan sejumlah produk untuk pasar ekspor.

Meskipun mengalami penghentian operasional pabrik di Purwakarta, perusahaan tersebut masih tetap menjalankan usahanya di Indonesia, khususnya di sektor ritel.

"Saat ini bisnis Bata di Indonesia masih jalan. Khususnya untuk yang bidang ritelnya. Selain produksi di Purwakarta, Bata juga masih memiliki skema bisnis berupa order maklun ke pabrik lokal Indonesia untuk brand mereka," pungkasnya.

Baca Juga: Imbas Banyak Industri Gulung Tikar, Ribuan Pekerja Terkena PHK

Editor : Ading