Minggu, 22 Feb 2026 05:23 WIB

Pabrik Sepatu BATA Gulung Tikar, Industri Alas Kaki Dalam Negeri Masih Hadapi Tekanan

Foto: Outlet toko sepatu Bata
Foto: Outlet toko sepatu Bata

selalu.id - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) telah memutuskan untuk menghentikan operasi produksi di pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat per 30 April 2024. Seperti diketahui, landasan dasar alasan diberhentikannya produksi sepatu tersebut, karena permintaan sepatu yang kian hari terus menurun.

Menyoal hal ini, Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mengungkap bahwa industri alas kaki dalam negeri masih menghadapi tekanan sehingga kinerjanya masih terkontraksi pascapandemi.

Direktur Eksekutif Aprisindo Firman Bakrie mengatakan, sejak pandemi hingga saat ini kondisi industri belum pulih normal. Terlebih, tantangan inflasi pangan pada awal tahun ini yang memicu lesunya daya beli konsumen.

"Beberapa brand pada Lebaran kemarin untuk segmen menengah-menengah ke bawah mengalami penurunan dibanding untuk periode yang sama di 2023 lalu. Yang pasti juga berpengaruh pada produsen alas kaki," ucap Firman, Senin (6/5/2024).

Terkait penutupan pabrik sepatu Bata milik PT Sepatu Bata Tbk itu, berdasarkan informasi yang diterima Aprisindo, keputusan tersebut dikarenakan adanya masalah pesanan yang sepi sehingga berdampak pada defisit yang harus ditanggung perusahaan.

Meski begitu, Firman belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal ini. "Terkait dengan penutupan pabrik Bata, karena kebetulan masih hari libur kami belum dapat penjelasan secara lebih detail," ujarnya.

Secara umum, lanjut ungkap Firman menjelaskan, bahwa Bata merupakan brand sepatu yang telah masuk dan mewarnai pasar domestik cukup lama. Bata sendiri memiliki segmen pasar dalam negeri dan sejumlah produk untuk pasar ekspor.

Meskipun mengalami penghentian operasional pabrik di Purwakarta, perusahaan tersebut masih tetap menjalankan usahanya di Indonesia, khususnya di sektor ritel.

"Saat ini bisnis Bata di Indonesia masih jalan. Khususnya untuk yang bidang ritelnya. Selain produksi di Purwakarta, Bata juga masih memiliki skema bisnis berupa order maklun ke pabrik lokal Indonesia untuk brand mereka," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mendikdasmen Resmikan 124 Gedung Sekolah di Jember, Revitalisasi Nasional Ditarget Rampung Sebelum 2029

Dari total 11.167 satuan pendidikan yang telah dialokasikan anggarannya, 100 persen telah selesai dan siap digunakan.

Dua Bocah Probolinggo Hanyut di Sungai, Satu Tewas, Lainnya Belum Ditemukan

Sementara Firza sampai saat ini masih dalam pencarian tim gabungan dari BPBD Kabupaten Probolingo, TNI/Polri, dan relawan.

Kampung Ramadan Gebang Putih Surabaya Diserbu, UMKM Raup Omzet Signifikan

Tahun ini, Kampung Ramadan Gebang Putih menghadirkan 250 lapak, di mana 200 di antaranya dioperasikan oleh warga setempat.

Kepergok Curi Kotak Amal, Dua Pemuda asal Surabaya Dimassa di Mojokerto

Kapolsek Kemlagi, AKP Marianto mengatakan, aksi pencurian kotak amal tersebut dilakukan oleh kedua pelaku lantaran hendak dipakai membeli minuman keras.

Sidang Suap Pokir DPRD Jatim, Jaksa KPK Tuntut 4 Terdakwa Hukuman Bervariasi

Hasanuddin didakwa memberikan Kusnadi total uang Rp12 miliar Sementara itu, Jodi menyuap Kusnadi hingga Rp18,61 miliar.

SAKIP Surabaya Lampaui Rata-Rata Nasional, Skornya Tembus AA 91,83

Surabaya dinilai berhasil mengintegrasikan sistem perencanaan, pelaksanaan, hingga pengukuran dampak kinerja secara presisi.