Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Eri-Armuji Resmi Daftar Pilwali Surabaya di PKB

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Mei 2024 11:47 WIB
Eri Cahyadi dan Armuji saat melakukan pendaftaran di kantor DPC PKB Surabaya
Eri Cahyadi dan Armuji saat melakukan pendaftaran di kantor DPC PKB Surabaya

selalu.id - Usai PDI-Perjuangan, Eri Cahyadi dan Armuji juga mendaftar menjadi Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Minggu (4/5/2024).

Kedatangan Eri-Armuji ke Kantor DPC PKB Surabaya disambut dengan puluhan relawan ‘2024 manut Cak Eri’. Tampak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengantar berkas pendaftaran pencalonan dan resmi ditandatangani.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Beliau berdua cawali cawawali sudah ngisi link DPC PKB untuk daftar. Nanti rekom dari DPP yang diteruskan ke DPC," kata Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf.

Musyafak menyebut pendaftaran Calon Kepala Daerah di partainya bisa melalui online. Namun, untuk Eri Cahyadi-Armuji sangat niat dan sungguh-sungguh mendaftar dengan mendatangi kantor DPC PKB Surabaya. Bahkan, puluhan relawan Er-Armuji meriahkan kedatangan keduanya.

"Beliau (Eri-Armuji) bertekad sungguh-sungguh mau datang ke kantor ini mendaftarkan diri tidak secara online lewat link tapi faktual," pujinya.

"Kalau lihat relawan begitu semangat, dan semua tokoh masyarakat saya lihat rasakan rupanya hampir sudah sepakat bahwa beliau ini yang akan diajukan sebagai walikota 2024-2029 Karena itu," ungkapnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Diketahui, pendaftaran calon kepala daerah secara online di DPC PKB Surabaya yang sudah masuk sebanyak 6 orang. Kemudian, yang mendaftar secara langsung baru hanya Eri-Armuji.

Sementara itu, Eri Cahyadi menyampaikan dengan mendaftar langsung ke PKB, Ia menyebut mempunyai visi misi perjuangan yang sama untuk membangun Kota Surabaya.

"Kita memiliki visi misi perjuangan yang sama. Perjuangan untuk marbot tempat ibadah, penghafal kitab suci, tidak hanya islam tapi semua diberikan. Surabaya dibangun berdasarkan toleransi. Itu yang membuat saya yakin, kekuatan di Surabaya nasionalisme dan religius kuat, dan berkah Kota Surabaya," jelasnya.

"Kami mendaftar disini meneruskan perjuangan, dan meneruskan memberi kebaikan untuk umat. Tidak ada mahar sama sekali, tapi satu bagaimana mensejahterakan umat," tambahnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sedangkan Armuji menambahkan, dirinya berharap dengan mendatangi dan langsung mendaftar bacakada di PKB bisa diterima dengan baik.

"Terima kasih jajaran PKB kota Surabaya yang telah menerima kami berdua untuk mendaftar sebagai pengusung bacawali maupun bacawawali untuk bisa bersama gotong royong, bisa memajukan surabaya lebih baik lagi. Supaya totoane enak, berjalan lebih smooth, lebih lancar dan tidak ada faksi-faksi di surabaya.
Untuk memperlancar slogane sudah jelas Eri - Armuji Lanjutkan!," tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.