Senin, 02 Feb 2026 07:17 WIB

Wali Kota Eri Bakal Gunakan Teknologi Ciptaan Mahasiswa ITS untuk Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Mei 2024 11:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat sambutan di acara halal bihalal di Rumah Dinas Wali Kota
Wali Kota Eri Cahyadi saat sambutan di acara halal bihalal di Rumah Dinas Wali Kota

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin bekerjasama dengan Rektor ITS Ir. Bambang Pramujati, IKA ITS, beserta civitas akademika untuk bersinergi dalam membangun Kota Surabaya melalui pengembangan inovasi teknologi.

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertekad menggunakan berbagai produk hasil pengembangan teknologi yang diciptakan oleh ITS untuk mensejahterakan warga.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Saya sudah bertekad menggunakan teknologinya ITS untuk mensejahterakan Surabaya. Saya minta tolong Pak Rektor dan seluruh anak ITS menciptakan teknologi untuk kebaikan warga Kota Surabaya," kata Eri, usai halalbihalal bersama Ikatan Alumni (IKA) Institut Sepupuluh Nopember Surabaya (ITS), di rumah dinas Walikota Surabaya di Jalan Sedap Malam, Sabtu (4/5/2024).

Seperti motor listrik dan alat pengering ikan bertenaga listrik. Dua teknologi itu dinilai Wali Kota Eri sangat berarti bagi masyarakat.

"InsyaAllah nanti Pemkot Surabaya akan berkolaborasi dengan ITS untuk menciptakan dan mengembangkan itu semua," tegasnya.

Ia bercerita, alat pengering ikan bertenaga listrik yang diciptakan oleh ITS adalah salah satu inovasi guna mendukung UMKM di kawasan Jalan Cumpat Surabaya. Jika sebelum adanya alat tersebut, ikan hasil tangkapan nelayan dikeringkan dibawah terik matahari di pinggir jalan.

"Sekarang dengan alat yang diciptakan ITS yang hari ini dipakai untuk dicoba, ternyata mengeringkan ikan menggunakan alat itu maupun dengan terik matahari hasilnya sama, itu luar biasa. Jadi tidak repot jika mendung, ikan bisa di keringat melalui alat itu," ungkapnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Di samping itu, ketika menjabat sebagai Walikota Surabaya, ia sering bertemu dengan banyak kepala daerah lainnya di Indonesia, ia tak menyangka bahwa banyak kepala daerah yang merupakan lulusan ITS.

"Ternyata yang ada di daerah, pejabat di daerah, itu banyak lulusan ITS. Ini berarti ITS ada dimana-dimana yang selalu memberikan ilmunya. Ini sangat luar biasa," tuturnya.

Wali Kota Eri menambahkan, demikian pula di Kota Surabaya, yakni tidak sedikit para lulusan ITS yang berada di lingkup Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Tapi memang ITS itu luar biasa. Pejabat saya, ini saya tidak milih-milih, tapi setelah di uji kompetensinya, rata-rata kepala dinas dan kepala bidang itu adalah lulusan ITS semua," imbuhnya.

Melalui pembuktian tersebut, Wali Kota Eri meyakini bahwa Pemkot Surabaya bersama ITS mampu bergotong-royong untuk mensejahterakan warga di Kota Surabaya.

"Saya mengundang seluruh alumni ITS, ayo kita bangun Kota Surabaya untuk memberikan kesejahteraan bagi Kota Surabaya. Serta, semoga pertemuan ini menguatkan kinerja kita bersama karena kekuatan kita adalah kekuatan gotong-royong," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.