Selasa, 21 Jul 2026 23:48 WIB

Wali Kota Eri Bakal Gunakan Teknologi Ciptaan Mahasiswa ITS untuk Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Mei 2024 11:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat sambutan di acara halal bihalal di Rumah Dinas Wali Kota
Wali Kota Eri Cahyadi saat sambutan di acara halal bihalal di Rumah Dinas Wali Kota

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin bekerjasama dengan Rektor ITS Ir. Bambang Pramujati, IKA ITS, beserta civitas akademika untuk bersinergi dalam membangun Kota Surabaya melalui pengembangan inovasi teknologi.

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertekad menggunakan berbagai produk hasil pengembangan teknologi yang diciptakan oleh ITS untuk mensejahterakan warga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Saya sudah bertekad menggunakan teknologinya ITS untuk mensejahterakan Surabaya. Saya minta tolong Pak Rektor dan seluruh anak ITS menciptakan teknologi untuk kebaikan warga Kota Surabaya," kata Eri, usai halalbihalal bersama Ikatan Alumni (IKA) Institut Sepupuluh Nopember Surabaya (ITS), di rumah dinas Walikota Surabaya di Jalan Sedap Malam, Sabtu (4/5/2024).

Seperti motor listrik dan alat pengering ikan bertenaga listrik. Dua teknologi itu dinilai Wali Kota Eri sangat berarti bagi masyarakat.

"InsyaAllah nanti Pemkot Surabaya akan berkolaborasi dengan ITS untuk menciptakan dan mengembangkan itu semua," tegasnya.

Ia bercerita, alat pengering ikan bertenaga listrik yang diciptakan oleh ITS adalah salah satu inovasi guna mendukung UMKM di kawasan Jalan Cumpat Surabaya. Jika sebelum adanya alat tersebut, ikan hasil tangkapan nelayan dikeringkan dibawah terik matahari di pinggir jalan.

"Sekarang dengan alat yang diciptakan ITS yang hari ini dipakai untuk dicoba, ternyata mengeringkan ikan menggunakan alat itu maupun dengan terik matahari hasilnya sama, itu luar biasa. Jadi tidak repot jika mendung, ikan bisa di keringat melalui alat itu," ungkapnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Di samping itu, ketika menjabat sebagai Walikota Surabaya, ia sering bertemu dengan banyak kepala daerah lainnya di Indonesia, ia tak menyangka bahwa banyak kepala daerah yang merupakan lulusan ITS.

"Ternyata yang ada di daerah, pejabat di daerah, itu banyak lulusan ITS. Ini berarti ITS ada dimana-dimana yang selalu memberikan ilmunya. Ini sangat luar biasa," tuturnya.

Wali Kota Eri menambahkan, demikian pula di Kota Surabaya, yakni tidak sedikit para lulusan ITS yang berada di lingkup Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Tapi memang ITS itu luar biasa. Pejabat saya, ini saya tidak milih-milih, tapi setelah di uji kompetensinya, rata-rata kepala dinas dan kepala bidang itu adalah lulusan ITS semua," imbuhnya.

Melalui pembuktian tersebut, Wali Kota Eri meyakini bahwa Pemkot Surabaya bersama ITS mampu bergotong-royong untuk mensejahterakan warga di Kota Surabaya.

"Saya mengundang seluruh alumni ITS, ayo kita bangun Kota Surabaya untuk memberikan kesejahteraan bagi Kota Surabaya. Serta, semoga pertemuan ini menguatkan kinerja kita bersama karena kekuatan kita adalah kekuatan gotong-royong," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.