Kamis, 04 Jun 2026 13:29 WIB

Sikap Golkar Surabaya Pascapendaftaran Eri-Armuji di PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Mei 2024 11:39 WIB
Foto: Logo Golkar
Foto: Logo Golkar

selalu.id - Dewan Pemimpin Cabang (DPD) Golkar Surabaya menyebut bahwa pihaknya tetap mengusung nama calon petahana Eri Cahyadi dari kader PDIP untuk maju pilihan Wali Kota (Pilwali) 2024 nanti.

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Terlebih lagi DPD Golkar telah mendapatkan surat penugasan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar terhadap calon Petahana Wali Kota Surabaya. Namun, hal itu tergantung apakah Eri Cahyadi atau partainya PDIP mau berkoalisi dengan Golkar.

 

“Nah tetapi surat penugasan itu sifatnya awal, tergantung dari kehendak kuat mas Eri, apakah masih mau diusung oleh partai Golkar, ataukah tidak,” kata Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni, Jumat (3/5/2024).

 

Saat ini Golkar Surabaya, kata Toni, selalu memberikan masukan kepada Eri Cahyadi terhadap Pilkada 2024, sebagai entitas peserta demokrasi di Kota Surabaya itu tentang bagaimana melayani dengan baik masyarakatnya.

 

“Jadi masukannya tidak sekedar kepentingan kontestasi pemilukada saja, tapi masukkan kita adalah bagaimana pemerintahan yang berjalan itu semakin meningkatkan inovasinya agar peningkatan kualitas terhadap masyarakat dapat dipertahankan,” tegasnya.

 

Toni menegaskan bahwa Golkar sebenarnya bisa mengusung kadernya sendiri untuk maju Pilkada. Namun harus berkoalisi dengan partai lain karena membutuhkan 10 kursi untuk bisa mencalonkan kader sendiri.

 

“Kami punya stok kader banyak sebenarnya, untuk dimunculkan ke permukaan. semua berpulang kepada setiap proses komunikasi politik.” ujarnya.

 

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

“Karena kami menyadari, bahwa Golkar memiliki 5 kursi legislatif, tentunya kami tidak bisa mengusung calon sendiri,” tambahnya. 

 

Lebih lanjut Toni menyampaikan bahwa sebenarnya banyak kader Golkar yang pantas bisa dipasangkan menjadi wakil mendampingi Eri Cahyadi. Namun, PDIP Surabaya sudah mengusung Eri-Armuji kembali maju ke periode dua Pilwali 2024.

 

“Golkar tidak kehabisan stok (kader) sebenarnya. Ada banyak kader yang siap untuk dipasangkan, baik sebagai wakilnya mas Eri, atau sebagai calon kepala daerah,” tuturnya.

 

Rencananya Eri-Armuji bakal mendaftar pencalonan pilwali ke semua partai termasuk Golkar. Namun, Toni menegaskan bahwa Golkar Surabaya dilarang untuk membuka pendaftaran calon kepala daerah. 

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

 

“Ya kami menghormati desain masing-masing parpol ya, nah, Golkar punya desain tersendiri, jadi saya pikir menuju bulan Agustus ini semuanya masih dinamis. Tergantung dari ikhtiar saja,” ucapnya

 

Oleh karenanya, Ketua Komisi A DPRD Surabaya menyebut Golkar Surabaya hanya mengikuti keputusuan DPP untuk bisa mengusung kadernya snediri maju dalam pilkada 2024.

 

“Nah, makanya ini saya mendengar petinggi-petinggi partai di Jakarta sedang membangun komunikasi politik tentang pemilukada di kota Surabaya dan apapun keputusan DPP nanti, ya sebagai kader partai yang paling bawah, kami siap mengamankan itu dengan penuh kehormatan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.