Jumat, 28 Agu 2026 20:52 WIB

PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Jul 2026 17:55 WIB
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bubutan, Tri Didik Adiono. (Dok. Istimewa).
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bubutan, Tri Didik Adiono. (Dok. Istimewa).

selalu.id - PDI Perjuangan Kota Surabaya mulai mempercepat regenerasi kepengurusan di tingkat ranting dengan memberi porsi lebih besar bagi generasi muda. 

Dalam proses pembentukan kepengurusan baru, partai mewajibkan sedikitnya 40 persen pengurus ranting berasal dari kalangan Gen Z.

Baca Juga: Proyek Saluran Bikin Pengendara Terancam Kecelakaan, Wali Kota Eri: Keluar Saja Kalau Tak Sanggup!

Anggota Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bubutan, Tri Didik Adiono menjelaskan mekanisme pemilihan Ketua Ranting PDIP di Kota Surabaya.

Menurut Didik, regenerasi kepengurusan merupakan agenda rutin lima tahunan yang dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat anak ranting hingga diputuskan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya.

“Ini adalah proses rutin lima tahunan. Setiap lima tahun partai memang melakukan pergantian pengurus. Kemarin kami menggelar rapat dalam rangka mengusulkan calon Ketua Ranting di tingkat kelurahan,” katanya, Selasa (14/7/2026).

Didik menjelaskan, proses penjaringan dimulai dari pengurus anak ranting di tingkat RW yang mengusulkan nama kepada ranting. 

Selanjutnya usulan diteruskan ke Pengurus Anak Cabang (PAC) sebelum dibahas dan diputuskan oleh DPC melalui musyawarah.

“Artinya proses ini benar-benar dari bawah. Kami di PAC hanya menerima dan menyampaikan usulan ke DPC. Nanti DPC yang memusyawarahkan siapa yang paling layak menjadi Ketua Ranting di masing-masing kelurahan,” paparnya.

Selain menitikberatkan pada mekanisme demokratis, Didik mengatakan regenerasi kali ini juga diarahkan untuk memperkuat peran anak muda di tubuh partai. 

Baca Juga: Jurus Wali Kota Surabaya Eri dalam Menambal Potensi Defisit APBD

Dari sembilan pengurus ranting yang akan dibentuk, sedikitnya empat orang harus berasal dari kalangan Gen Z.

“Dari sembilan orang pengurus, minimal empat harus berasal dari Gen Z. Ketentuan itu sudah terpenuhi dalam proses pengusulan yang berjalan,” jelasnya.

Didik menambahkan, penilaian terhadap calon Ketua Ranting tidak hanya didasarkan pada popularitas, tetapi juga kemampuan memimpin organisasi dan rekam jejak di tengah masyarakat.

“Harapannya yang terpilih benar-benar orang yang kompeten, mampu mengorkestrasi organisasi di wilayahnya, bisa memilih tim kepengurusan yang baik, serta memiliki track record yang bagus di masyarakat,” bebernya.

Meski proses pengusulan telah berjalan di tingkat PAC, Didik menegaskan penetapan hingga pelantikan Ketua Ranting sepenuhnya menjadi kewenangan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Baca Juga: RSUD Eka Candrarini Surabaya Klaim Limbah di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo Diangkut Pihak Ketiga

“Kami hanya menyampaikan usulan. Nanti DPC yang menentukan tahapan berikutnya, termasuk kapan penetapan dan pelantikannya,” katanya.

Di Kecamatan Bubutan misalnya. Proses pengusulan berlangsung di lima kelurahan, yakni Bubutan, Tembok Dukuh, Jepara, Gundih, dan Alun-Alun Contong.

Regenerasi kepengurusan ini menjadi bagian dari konsolidasi PDIP Surabaya yang sebelumnya juga dilakukan melalui rapat PAC Tenggilis Mejoyo dan Gunung Anyar. 

Selain membahas mekanisme pemilihan Ketua Ranting, konsolidasi tersebut menekankan pentingnya menyiapkan kader-kader muda sebagai calon pemimpin partai di masa mendatang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pelindo Pastikan Kelancaran Logistik Banjarmasin saat Kabut Asap

Pelindo juga memastikan setiap kegiatan operasional tetap dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku. 

Bukan Lewat PDAM, Ternyata Begini Aturan Retribusi Sampah di Perumahan Elit Surabaya

Mekanisme serupa berlaku bagi sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) yang menggunakan jasa vendor pengelolaan sampah.

DLH Surabaya Usut Rantai Pengelolaan Limbah Faskes Pascatemuan B3 di Tambak Sumur Sidoarjo

DLH juga akan memeriksa berbagai dokumen pendukung untuk memastikan seluruh proses pengelolaan limbah B3 berjalan sesuai ketentuan.

Hiu Tutul Muncul di Tlocor, Sidoarjo Bersiap Sambut Ikon Wisata Bahari Baru

Menariknya, pesisir Tlocor tak hanya menyimpan daya tarik hiu tutul. Kawasan ini juga menyimpan komoditas rumput laut dengan kualitas jempolan.

Keren, Warga Desa Tromposari Sidoarjo Sulap Lahan Kumuh jadi Wisata Wringin Asri

Keberadaan Wisata Wringin Asri diyakini bakal mendongkrak pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus menghidupkan usaha mikro warga lokal.

Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Penghimpunan hingga penyaluran bantuan tersebut dikoordinasikan oleh PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).