• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 18 Mei 2024 22:58 WIB

Hotel Shangri-La Surabaya Gelar Pameran Pernikahan yang Intim dan Mewah

Suasana pameran pernikahan di hotel Shangri-La Surabaya

Suasana pameran pernikahan di hotel Shangri-La Surabaya

selalu.id - Shangri-La Hotel Surabaya menyediakan pameran pernikahan dengan tema Luxera Mansion dan empat puluh wedding experts untuk para pengunjung yang ini mencari konsep pernikahan mewah dan elegan.

Pemeran ini digelar selama dua hari, mulai tanggal 27-28 April 2024. Para pengunjung siapapun masyarakat umum boleh berkunjung ke pameran wedding tersebut.

Baca Juga: Gerindra Ancang-ancang Usung Kader Sendiri di Pilwali Surabaya

Dengan adanya pameran wedding ini, Director of Sales and Marketing Shangri-La Hotel Surabaya mengungkapnya bahwa para penyedia tempat pernikahan saat ini prediksi tren konsep intim mewah atau luxury intimate wedding masih akan bertahan sampai 2025.

Tren pernikahan konsep intim, kata dia, trennya mulai ramai sejak pandemi Covid-19.

"Setelah Covid-19 (mulai ramai), mungkin Covid-19 itu membuat perubahan. Setelah Covid-19 orang milih intimate (wedding)," kata Dian, saat ditemui, Minggu (28/4/2024).

Dian menyampaikan tren yang semula intimate dengan tamu undangan terbatas 100 hingga 300 orang, kemudian berkembang dengan dipadukan konsep mewah.

"Intimate paling banyak 2021 (saat pandemi), setelahnya tidak terlalu, orang mulai menggelar yang besar. 30-an wedding intimate selama 2021. Yang 2022,2023 gak sebanyak itu tapi bertambah dengan event yang besar," bebernya.

Karena itu, pergeseran tren ini harapan baru bagi penyedia jasa maupun venue wedding yang sangat terdampak pandemi. Bahkan banyak menggelar pernikahan kecil-kecilan.

"Semakin banyak (permintaan gelaran wedding) yang kecil-kecil, ballroom bisa dibuka (untuk) dua atau satu (acara). Kalau besar (kami) senang, tapi kecil juga kenapa tidak," ucapnya.

Lebih lanjut Dian mengungkapkan bahwa dirinya memprediksi, tren ini masih bertahan paling tidak sampai tahun depan.

Baca Juga: Empat Anak Dijadikan PSK dan Layani Puluhan Tamu Tiap Hari Tanpa Dibayar di Surabaya

"Biasanya setup-nya pakai color tone elegan cokelat, gold, hitam, putih, silver, itu luxurious karena forever, classic. Lalu ada chandelier (lampu gantung) kalau di indoor, tapi di outdoor juga bisa," paparnya lagi.

Ia pun optimistis karena seiring tahun, setiap pasangan menikah ingin menciptakan pengalaman sekali seumur hidup yang tidak terlupakan.

"Iya betul, karena istilahnya mungkin itu sekali dalam seumur hidup, orang mau something meaningfull, bagus untuk diri sendiri dan pasangan, keluarga. Gak mau heboh tapi mengesankan," ujarnya.

Meski harus merogoh kocek fantastis misalnya dengan konsep luxury, tanpa balik modal karena membatasi tamu undangan.

"Sekarang ini wedding lebih intimate karena lebih ingin tahu tamu-tamu siapa aja, gak perlu banyak-banyak," terangnya.

Sisi lain, dalam penggelaran event open wedding ini, Shangri-La Surabaya juga memperkenalkan makanan lezat ala Executive Chinese Chef berasal dari Hongkong yakni bernama Wong Wing Yu

Baca Juga: Pria di Surabaya Curi Motor dari 20 TKP, Ini Alasannya

Chef Wong di dunia kuliner dan berkesempatan untuk menikmati kreasi-kreasi Chef wong yang Lezat.

"Salah satu hal yang diunggulkan dari sebuah pernikahan yang mewah adalah masakannya, dan kami sangat senang karena kami memiliki orang-orang yang ahli di bidang kuliner ada di dalam tim kami," ungkap Moshi Perera, General Manager Shangri-La Surabaya.

Chef Wong adalah seorang chef yang memiliki pengalaman lebih dari 45 tahun di bidang kuliner. Ia lahir dan dibesarkan di Hong Kong, sehingga masakan-masakan Kanton dan Sechuan bukanlah makanan yang asing baginya.

Ketertarikan Chef Wong pada dunia kuliner sudah terlihat sejak ia berusia sembilan tahun, dan Chef Wong sudah mulai bekerja di dunia F&B sejak ia berusia 14 tahun.

Kecintaannya pada dunia kuliner membuat Chef Wong mampu menembus pasar skala internasional. Kreasi Chef Wong di Shangri-La Surabaya dapat menjadi hal yang istimewa dalam sebuah acara pernikahan karena kualitas rasa yang otentik serta memiliki ragam yang tak terhingga.

Editor : Arif Ardianto