Minggu, 06 Sep 2026 18:08 WIB

Mensos Risma Bantu Beri Ternak untuk Anak Korban Longsor di Tana Toraja

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 18 Apr 2024 09:46 WIB
Foto: Mensos Risma beri bantuan ternak ke anak korban longsor
Foto: Mensos Risma beri bantuan ternak ke anak korban longsor

selalu.id - Suasana haru menyambut kedatangan Menteri Sosial Tri Rismaharini  di rumah duka korban meninggal dunia bencana tanah longsor Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Salah satunya adalah keluarga korban longsor yang dikunjungi Mensos Risma adalah Ryan (15). Remaja ini kehilangan kedua orang tuanya saat longsor terjadi  Sabtu (13/4) tengah malam yang merengut 20 korban meninggal. Adik bungsu Ryan pun menjadi korban luka dan saat ini terbaring di rumah sakit. Kepada Ryan, Mensos Risma menawarkan untuk tinggal di Sentra Kementerian Sosial yang ada di Manado atau di Makassar. Namun Ryan ingin tetap berapa di Makale dan memilih bantuan beternak babi.

"Iya, tadi minta ternak babi aja," kata Ryan.

Selain Ryan, ada Meliana Sombor (33) yang kehilangan suami dan anak keduanya pada longsor yang terjadi 13 April itu. Tidak hanya rumah, ladang tempat berkebun pun ikut amblas diterjang longsor. Meskipun begitu, Meliana tetap harus bangkit membesarkan tiga anak lainnya. Saat berdialog dengan Mensos Risma, Meliana meminta agar bisa dibantu fasilitas pendidikan untuk anak pertamanya.

Mensos Risma sudah menawarkan agar tinggal di Sentra Kemensos di Manado. Sebelumnya, anak pertama Meliana sudah mendaftar di Universitas di Manado, namun urung karena ingin membantu merawat adiknya yang masih berusia satu bulan.  Meliana merasa sangat  diperhatikan oleh Mensos Risma.

"Terima kasih Ibu sudah langsung datang. Ibu melihat langsung kami di sini. Terima kasih," ujar Meliana.

Keluarga korban meninggal dunia menjadi perhatian serius Mensos Risma, terutama bagi mereka yang masih berada di usia sekolah. Mensos Risma menawarkan berbagai opsi agar kelangsungan hidup mereka tetap terjamin. Secara terbuka, Mensos Risma menawarkan anak-anak tinggal di Sentra. Meskipun meninggalkan tanah kelahiran adalah hal yang sulit dilakukan. Menerima penolakan, Mensos Risma tak putus asa. Mensos Risma pun menawarkan modal usaha kepada keluarga yang bertanggung jawab membesarkan anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya.

"Kalau yang yatim piatu, saya ajak ke Makassar atau Manado, dia nggak mau. Karena saya kan punya sentra di sana. Bagi saya itu enak, karena saya nggak ketakutan lagi dia bisa makan apa tidak. Karena kalau di situ kan pasti dijamin. Tapi dia nggak mau, dia minta ternak babi. Nanti kita akan bantu untuk ternak babi," kata Mensos Risma.

Sementara itu, Mensos Risma memberikan santunan kepada ahli waris  korban meninggal dan korban luka. Ahli waris korban meninggal mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta yang diberikan kepada 20 orang, sedangkan korban luka menerima Rp5 juta yang diberikan kepada 2 orang. Jumlah total santunan yang diberikan adalah Rp310 juta.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.