Kamis, 22 Okt 2026 12:04 WIB

Setelah Tinjau Longsor Toraja, Mensos Akan Bangun Banyak Lumbung Sosial

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 17 Apr 2024 18:28 WIB
Foto: Mensos Risma
Foto: Mensos Risma

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini gerak cepet meninjau kondisi penyitas tanah longsor di Tana Toraja. Selain itu, ia juga menyiapkan berbagai bantuan dan berencana akan membangun lebih banyak lumbung sosial di beberapa titik rawan bencana.

Hal ini bertujuan agar logistik yang dibutuhkan lebih cepat sampai kepada warga terdampak.

"Berdasarkan pengalaman saya di beberapa wilayah Sulawesi, dalam penanganan bencana di Sulawesi ini memang harus ada treatment khusus,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, seusai meninjau tanah longsor di Kabupaten Tana Toraja serta memberikan bantuan bagi keluarga korban di Kecamatan Makele, Rabu (17/4).

Longsor Kecamatan Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja pada Sabtu (13/4) sekitar pukul 23.00 akibat hujan deras dan disusul longsor di Desa Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan pada Minggu. Longsor tersebut menyebabkan 20 orang meninggal dan semuanya sudah ditemukan serta dimakamkan.

Menurut Mensos Risma, jalan di Sulawesi Umumnya melintasi perbukitan dan jalannya relatif sempit. Ketika terjadi longsor, jalan yang tersedia tersebut tertimbun longsor sehingga distribusi bantuan tidak bisa dilakukan. “Karena itu untuk Sulawesi perlu ada treatmen khusus,”kata Mensos Risma.

“Tidak bisa buffer stok hanya tersedia di Pemda. Mengambil contoh kasus saat longsor di Luwu, akses jalan tertutup longsor sehingga bantuan dari Pemda tidak bisa disalurkan,” kata Mensos Risma.

Karena itulah, lanjut Mensos Risma, Kementerian Sosial membangun lumbung sosial yang lokasinya tersebar. Tidak harus di pusat pemerintahan seperti ibukota kabupaten, tetapi di beberapa titik yang rawan bencana baik tingkat kecamatan atau desa, sehingga distribusi bisa cepat dilakukan.

Mensos Risma mengambil contoh, di Papua, untuk membangun lumbung sosial Kemensos bekerja sama dengan gereja dan mesjid untuk menitipkan buffer stock. Menurutnya, gereja atau mesjid adalah potensi sumber paling dekat dengan komunitas sehingga masyarakat bisa langsung mengakses lumbung sosial saat terjadi bencana.  Hingga saat ini Kemensos sudah membangun lebih dari 600 lumbung yang tersebar di daerah rawan bencana di seluruh Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja diminta Mensos Risma untuk menghitung kebutuhan buffer stock. Logistik yang disimpan lumbung dapat berupa solar cell, air bersih, tandon air, dan bantuan darurat lainnya. "Masyarakat tidak akan takut kelaparan, karena sudah ada lumbung. Mereka bisa mandiri," ungkapnya.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.