• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 18 Mei 2024 23:00 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Sumo, Bayi 7 Bulan Dilarikan ke Rumah Sakit

Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun

Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun

selalu.id - Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh mobil terjadi di Jalan Tol Sumo atau Surabaya-Mojokerto KM 713+000 Jalur A, pada Sabtu (13/4/2024) malam. Akibatnya, kecelakaan tersebut sejumlah orang mengalami luka-luka hingga ada satu bayi berusia 7 bulan menjadi korban.

Kanit PJR Polda Jatim III, AKP Yudiyono mengatakan kecelakaan beruntun itu terjadi pada tujuh mobil. Awalnya, salah satu kendaraan
yang tidak diketahui identitasnya melaju dari Mojokerto ke Surabaya berada dilajur tengah.

Baca Juga: Dispendik Minta Sekolah di Jawa Timur Buat SOP Study Tour

"Setibanya di KM 713+000 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto, (mobil paling depan) diduga melakukan pengereman mendadak dan kendaraan tersebut ditabrak dari belakang kendaran Suzuki XL 7 nopol," kata AKP Yudiyono saat Minggu (14/5/2024).

Kemudian, di lokasi yang sama mobil yang menghentikan kendaraan mendadak itu langsung ditabrak mobil yang ada dibelakangnya yakni Suzuki XL 7, yakni Toyota Fortuner, Mitsubishi Expander, dua Toyota Innova dan satu Suzuki XL 7 lainnya, dan satu Daihatsu Xenia.

Baca Juga: Tiga Ribu Pekerja Migran Indonesia Tercatat Mudik di Momen Lebaran 2024

"Dengan posisi terakhir kedua Kendaraan berada jalur cepat menghadap ketimur," ujarnya.

AKP Yudiyono mengatakan bayi yang masih berusia tujuh bulan berisinial R Warga Medokan Ayu, Surabaya juga menjadi korban mengalami benjol di kepala. Dia dilarikan ke rumah sakit setempat untuk penanganan.

Baca Juga: DPRD Nilai WFH ASN 16-17 April Tidak Relevan di Surabaya

Lebih lanjut AKP Yudiyono mengatakan, situasi dan arus lalu lintas pada saat kejadian ramai lancar, cuaca juga cerah. Sedang penyebab kecelakaan disebut karena pengemudi tak konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman.

"Patut diduga pengemudi kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman kendaraan sehingga terjadi laka lantas," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto