Senin, 02 Feb 2026 04:32 WIB

Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Libur Lebaran, Berikut Data Wisatawan

Salah satu destinasi wisata di Bali
Salah satu destinasi wisata di Bali

selalu.id - Memasuki hari ketiga lebaran, wisatawan domestik yang datang berlibur ke Bali saat periode arus mudik 3-10 April 2024 tercatat sebanyak 125.087 orang.

"Khusus untuk domestik saja, selama periode tersebut kami mencatat ada sebanyak 219.669 penumpang, dimana 125.087 atau 57 persen-nya adalah penumpang domestik yang datang," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Menurut Handy, Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri, membuka posko angkutan Lebaran 2024 mulai dari tanggal 3 hingga 18 April, namun terbagi atas arus mudik dan arus balik.

Meski jumlah kedatangan penumpang domestik selama 8 hari terbilang cukup tinggi, nyatanya realisasi tersebut masih di bawah prediksi yang sebanyak 227.061 penumpang domestik dari kedatangan dan keberangkatan.

125 Ribu orang yang datang ini juga ternyata masih berada di bawah kondisi Lebaran 2023 yang berjumlah 131.781 penumpang dalam periode arus mudik.

"Secara umum kami melihat tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan jika dibanding jumlah penumpang di periode posko tahun sebelumnya, pada tahun lalu kami mencatat sejumlah 131.781 penumpang atau realisasi tahun ini berada 5 persen di bawah tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga: Surabaya Diserbu 500 Ribu Wisatawan Saat Libur Natal, Mal Jadi Magnet Utama

Kendati demikian, meski tak sebanyak tahun lalu, pihak Angkasa Pura masih ingin menghimpun data hingga akhir posko angkutan Lebaran 2024 lantaran jika dihitung keseluruhan pergerakan mereka meyakini ada kenaikan sebesar 1,36 persen jika dibanding periode posko tahun 2023.

Jika dilihat lebih jauh, pergerakan penumpang domestik keluar masuk Bali paling terasa pada Minggu (7/4) lalu atau H-3 Lebaran dengan 33.215 penumpang, namun untuk keseluruhan dengan penumpang internasional maka puncaknya pada Sabtu (6/4) dengan total 72.402 penumpang.

Untuk rutenya, kedatangan dan keberangkatan domestik tak jauh berbeda yaitu didominasi Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta, disusul dengan Surabaya, dan Makassar.

Baca Juga: Polres Mojokerto Dirikan Pos Pelayanan Ala Animasi Robocar Poli di Pacet

Selama arus mudik 8 hari pertama posko angkutan, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menerima permohonan penerbangan ekstra dari maskapai domestik.

"Dari total 299 pengajuan penerbangan ekstra yang kami terima, hingga kemarin telah terealisasi sebanyak 90 penerbangan atau mencapai 30 persen, rata-rata per harinya ada sekitar 12 penerbangan tambahan dengan rute yang ditambah Makassar, Surabaya, Solo, Jakarta, Banjarmasin, dan Lombok," terangnya.

Disebutkannya, jika tidak hanya kedatangan, maka selama pergerakan arus mudik bandara di Bali selatan tersebut total sudah melayani 512.794 penumpang. Jumlah tersebut didominasi oleh penumpang yang datang yaitu sebanyak 267.390 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 254.404 orang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.