Kamis, 03 Sep 2026 13:58 WIB

Bali Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Libur Lebaran, Berikut Data Wisatawan

Salah satu destinasi wisata di Bali
Salah satu destinasi wisata di Bali

selalu.id - Memasuki hari ketiga lebaran, wisatawan domestik yang datang berlibur ke Bali saat periode arus mudik 3-10 April 2024 tercatat sebanyak 125.087 orang.

"Khusus untuk domestik saja, selama periode tersebut kami mencatat ada sebanyak 219.669 penumpang, dimana 125.087 atau 57 persen-nya adalah penumpang domestik yang datang," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga: Foto: Kemacetan Parah Menuju Akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Menurut Handy, Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri, membuka posko angkutan Lebaran 2024 mulai dari tanggal 3 hingga 18 April, namun terbagi atas arus mudik dan arus balik.

Meski jumlah kedatangan penumpang domestik selama 8 hari terbilang cukup tinggi, nyatanya realisasi tersebut masih di bawah prediksi yang sebanyak 227.061 penumpang domestik dari kedatangan dan keberangkatan.

125 Ribu orang yang datang ini juga ternyata masih berada di bawah kondisi Lebaran 2023 yang berjumlah 131.781 penumpang dalam periode arus mudik.

"Secara umum kami melihat tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan jika dibanding jumlah penumpang di periode posko tahun sebelumnya, pada tahun lalu kami mencatat sejumlah 131.781 penumpang atau realisasi tahun ini berada 5 persen di bawah tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga: Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

Kendati demikian, meski tak sebanyak tahun lalu, pihak Angkasa Pura masih ingin menghimpun data hingga akhir posko angkutan Lebaran 2024 lantaran jika dihitung keseluruhan pergerakan mereka meyakini ada kenaikan sebesar 1,36 persen jika dibanding periode posko tahun 2023.

Jika dilihat lebih jauh, pergerakan penumpang domestik keluar masuk Bali paling terasa pada Minggu (7/4) lalu atau H-3 Lebaran dengan 33.215 penumpang, namun untuk keseluruhan dengan penumpang internasional maka puncaknya pada Sabtu (6/4) dengan total 72.402 penumpang.

Untuk rutenya, kedatangan dan keberangkatan domestik tak jauh berbeda yaitu didominasi Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta, disusul dengan Surabaya, dan Makassar.

Baca Juga: Pulau Lusi, Jejak Lumpur yang Kini Menanti Kehidupan Baru

Selama arus mudik 8 hari pertama posko angkutan, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menerima permohonan penerbangan ekstra dari maskapai domestik.

"Dari total 299 pengajuan penerbangan ekstra yang kami terima, hingga kemarin telah terealisasi sebanyak 90 penerbangan atau mencapai 30 persen, rata-rata per harinya ada sekitar 12 penerbangan tambahan dengan rute yang ditambah Makassar, Surabaya, Solo, Jakarta, Banjarmasin, dan Lombok," terangnya.

Disebutkannya, jika tidak hanya kedatangan, maka selama pergerakan arus mudik bandara di Bali selatan tersebut total sudah melayani 512.794 penumpang. Jumlah tersebut didominasi oleh penumpang yang datang yaitu sebanyak 267.390 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 254.404 orang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.