Sabtu, 06 Jun 2026 07:57 WIB

Soal Rencana Mutasi di Pemkot Surabaya, Pengamat: Jangan Terlalu Frontal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 16:11 WIB
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto

Surabaya (selalu.id) - Melanjutkan statmen usulan tim yang akan membantu kinerja Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto mengimbau agar perubahan susunan di Pemerintah Kota Surabaya tidak terlalu frontal. Hal ini terkait informasi adanya mutasi atau rotasi di ligkungan Pemerintah Kota Surabaya dalam waktu dekat. Peleburan OPD yang rencananya dilakukan pada awal tahun secara otomatis akan merombak susunan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Menyikapi hal ini, Andri menilai adalah hal wajar untuk setiap pemimpin membangun timnya sendiri sesuai dengan visi, misi dan selera pemimpin tersebut.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Soal mutasi, promosi, itu kan rutin saja. Rutin tapi kemudian ada pemimpin baru itu emang biasanya akan membangun tim baru. Tim baru itu lah yang jadi kekuatan birokrasi utama yang akan bekerja dipimpinannya," ujar Andri saat dikonfirmasi selalu.id pada Jumat (17/12/2021).

Andri juga mengingatkan Wali Kota Eri agar tidak merombak secara frontal, hal ini mengingat banyak pekerjaan di Pemerintah Kota Surabaya yang tidak boleh tertunda. Dengan masuknya personel baru, secara otomatis akan ada penyesuaian dan memperlambat kinerja Pemkot itu sendiri meskipun hanya beberapa waktu.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Syukur-syukur tidak terlalu frontal, tidak terlalu merubah semua," pintanya.

Perubahan total dalam jabatan-jabatan strategis, lanjut Andri, akan membuat lambat roda pemerintahan lantaran harus memulai dari awal, baik terkait kinerja maupun hubungan antar personal. Seperti me-restart sebuah komputer.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Tidak terlalu merubah semua. Sehingga tidak akan lemah, ngulang dari awal," imbuhnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.