Rabu, 22 Jul 2026 21:40 WIB

Soal Rencana Mutasi di Pemkot Surabaya, Pengamat: Jangan Terlalu Frontal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 16:11 WIB
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto

Surabaya (selalu.id) - Melanjutkan statmen usulan tim yang akan membantu kinerja Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Andri Arianto mengimbau agar perubahan susunan di Pemerintah Kota Surabaya tidak terlalu frontal. Hal ini terkait informasi adanya mutasi atau rotasi di ligkungan Pemerintah Kota Surabaya dalam waktu dekat. Peleburan OPD yang rencananya dilakukan pada awal tahun secara otomatis akan merombak susunan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Menyikapi hal ini, Andri menilai adalah hal wajar untuk setiap pemimpin membangun timnya sendiri sesuai dengan visi, misi dan selera pemimpin tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Soal mutasi, promosi, itu kan rutin saja. Rutin tapi kemudian ada pemimpin baru itu emang biasanya akan membangun tim baru. Tim baru itu lah yang jadi kekuatan birokrasi utama yang akan bekerja dipimpinannya," ujar Andri saat dikonfirmasi selalu.id pada Jumat (17/12/2021).

Andri juga mengingatkan Wali Kota Eri agar tidak merombak secara frontal, hal ini mengingat banyak pekerjaan di Pemerintah Kota Surabaya yang tidak boleh tertunda. Dengan masuknya personel baru, secara otomatis akan ada penyesuaian dan memperlambat kinerja Pemkot itu sendiri meskipun hanya beberapa waktu.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Syukur-syukur tidak terlalu frontal, tidak terlalu merubah semua," pintanya.

Perubahan total dalam jabatan-jabatan strategis, lanjut Andri, akan membuat lambat roda pemerintahan lantaran harus memulai dari awal, baik terkait kinerja maupun hubungan antar personal. Seperti me-restart sebuah komputer.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Tidak terlalu merubah semua. Sehingga tidak akan lemah, ngulang dari awal," imbuhnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.