Selasa, 21 Jul 2026 22:31 WIB

Dampak Trauma Gempa, Banyak Warga Bawean Jatuh Sakit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Mar 2024 21:49 WIB
Foto: Tenda pengungsian warga Bawean
Foto: Tenda pengungsian warga Bawean

selalu.id - Ketua Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dr. Rini Suliatyoasih menyebut warga Bawean banyak yang sakit akibat tidur di luar rumah karena trauma akibat gempa beruntun.

dr Rini mengatakan saat tim medisnya melakukan pelayanan keliling di tempat pengungsian atau tenda darurat, banyak warga pengungsian yang tidur di luar tenda juga mulai mengeluh sakit demam, batuk, pusing hingga hipertensi.

"Keluhan masyarakat rata-rata demam batuk, hipertensi. Dipicu tidur di tenda dan tidur tidak cukup. Mungkin tidur mereka kurang lelap, akhirnya memicu tensinya naik, serta masih banyak warga yang trauma," kata Rini, kepada selalu.id, Rabu (27/3/2024).

Oleh karenanya, pihaknya serta Tim Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan dari Dinkes Pemkab Gresik ini juga memberikan obat bagi warga yang mengalami gejala sakit.

Tim medis, kata dia, juga upaya memberikan pendampingan terhadap warga yang mengalami trauma akibat gempa. Tak hanya itu, pihaknya juga memberi obat-obatan kepada pengunsi cegah gejala penyakit yang lebih berat.

"Jadi teman-teman ini turun (ke warga) sudah beserta dengan obatnya. Alhamdulillah meskipun obat sudah mulai terbatas, tapi obat-obatan masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut Rini menyampaikan sebanyak 12 tenaga kesehatan (nakes) yang memberi pelayanan terhadap para pengungsi warga yang terdampak gempa.

"Ada kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan, kesehatan reproduksi, gizi, dan juga kesehatan lingkungan. Jadi satu tim kesehatan itu mengkaji dan melayani kebutuhan apa saja masyarakat di sana," terangnya.

Selain itu, selama memberi pelayanan tim medis dari Puskesmas Sangkapura sudah menyasar lima titik lokasi di tiga pos pengungsian, yakni Dusun Tajumulia, Desa Dekatagung, kemudian di Desa Suwari ada dua titik.

Ia mengimbau kepada pengungsi gempa juga segera segera mengganti tenda sementara mereka dengan tenda yang lebih layak supaya tidak mudah terserang penyakit.

"Mereka butuh tenda yang layak pakai, agar bisa lebih nyaman saat tidur," pungkasnya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.