• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 18 Mei 2024 22:28 WIB

Dampak Trauma Gempa, Banyak Warga Bawean Jatuh Sakit

Foto: Tenda pengungsian warga Bawean

Foto: Tenda pengungsian warga Bawean

selalu.id - Ketua Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dr. Rini Suliatyoasih menyebut warga Bawean banyak yang sakit akibat tidur di luar rumah karena trauma akibat gempa beruntun.

dr Rini mengatakan saat tim medisnya melakukan pelayanan keliling di tempat pengungsian atau tenda darurat, banyak warga pengungsian yang tidur di luar tenda juga mulai mengeluh sakit demam, batuk, pusing hingga hipertensi.

"Keluhan masyarakat rata-rata demam batuk, hipertensi. Dipicu tidur di tenda dan tidur tidak cukup. Mungkin tidur mereka kurang lelap, akhirnya memicu tensinya naik, serta masih banyak warga yang trauma," kata Rini, kepada selalu.id, Rabu (27/3/2024).

Oleh karenanya, pihaknya serta Tim Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan dari Dinkes Pemkab Gresik ini juga memberikan obat bagi warga yang mengalami gejala sakit.

Tim medis, kata dia, juga upaya memberikan pendampingan terhadap warga yang mengalami trauma akibat gempa. Tak hanya itu, pihaknya juga memberi obat-obatan kepada pengunsi cegah gejala penyakit yang lebih berat.

"Jadi teman-teman ini turun (ke warga) sudah beserta dengan obatnya. Alhamdulillah meskipun obat sudah mulai terbatas, tapi obat-obatan masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut Rini menyampaikan sebanyak 12 tenaga kesehatan (nakes) yang memberi pelayanan terhadap para pengungsi warga yang terdampak gempa.

"Ada kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan, kesehatan reproduksi, gizi, dan juga kesehatan lingkungan. Jadi satu tim kesehatan itu mengkaji dan melayani kebutuhan apa saja masyarakat di sana," terangnya.

Selain itu, selama memberi pelayanan tim medis dari Puskesmas Sangkapura sudah menyasar lima titik lokasi di tiga pos pengungsian, yakni Dusun Tajumulia, Desa Dekatagung, kemudian di Desa Suwari ada dua titik.

Ia mengimbau kepada pengungsi gempa juga segera segera mengganti tenda sementara mereka dengan tenda yang lebih layak supaya tidak mudah terserang penyakit.

"Mereka butuh tenda yang layak pakai, agar bisa lebih nyaman saat tidur," pungkasnya.

Baca Juga: Truk Bantuan Tak Bisa Menyeberang, Logistik Warga Bawean Terhambat

Editor : Ading