Senin, 07 Sep 2026 01:06 WIB

Dampak Trauma Gempa, Banyak Warga Bawean Jatuh Sakit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Mar 2024 21:49 WIB
Foto: Tenda pengungsian warga Bawean
Foto: Tenda pengungsian warga Bawean

selalu.id - Ketua Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dr. Rini Suliatyoasih menyebut warga Bawean banyak yang sakit akibat tidur di luar rumah karena trauma akibat gempa beruntun.

dr Rini mengatakan saat tim medisnya melakukan pelayanan keliling di tempat pengungsian atau tenda darurat, banyak warga pengungsian yang tidur di luar tenda juga mulai mengeluh sakit demam, batuk, pusing hingga hipertensi.

"Keluhan masyarakat rata-rata demam batuk, hipertensi. Dipicu tidur di tenda dan tidur tidak cukup. Mungkin tidur mereka kurang lelap, akhirnya memicu tensinya naik, serta masih banyak warga yang trauma," kata Rini, kepada selalu.id, Rabu (27/3/2024).

Oleh karenanya, pihaknya serta Tim Pos Komando Tanggap Darurat bidang Kesehatan dari Dinkes Pemkab Gresik ini juga memberikan obat bagi warga yang mengalami gejala sakit.

Tim medis, kata dia, juga upaya memberikan pendampingan terhadap warga yang mengalami trauma akibat gempa. Tak hanya itu, pihaknya juga memberi obat-obatan kepada pengunsi cegah gejala penyakit yang lebih berat.

"Jadi teman-teman ini turun (ke warga) sudah beserta dengan obatnya. Alhamdulillah meskipun obat sudah mulai terbatas, tapi obat-obatan masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut Rini menyampaikan sebanyak 12 tenaga kesehatan (nakes) yang memberi pelayanan terhadap para pengungsi warga yang terdampak gempa.

"Ada kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan, kesehatan reproduksi, gizi, dan juga kesehatan lingkungan. Jadi satu tim kesehatan itu mengkaji dan melayani kebutuhan apa saja masyarakat di sana," terangnya.

Selain itu, selama memberi pelayanan tim medis dari Puskesmas Sangkapura sudah menyasar lima titik lokasi di tiga pos pengungsian, yakni Dusun Tajumulia, Desa Dekatagung, kemudian di Desa Suwari ada dua titik.

Ia mengimbau kepada pengungsi gempa juga segera segera mengganti tenda sementara mereka dengan tenda yang lebih layak supaya tidak mudah terserang penyakit.

"Mereka butuh tenda yang layak pakai, agar bisa lebih nyaman saat tidur," pungkasnya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.