Senin, 02 Feb 2026 21:09 WIB

Dinsos Jatim Sebut Trauma Gempa Lebih Banyak Dialami Orang Tua di Bawean

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Mar 2024 15:34 WIB
Foto: Sesi Trauma Healing di Bawean
Foto: Sesi Trauma Healing di Bawean

selalu.id - Tim relawan psikologi Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur memberikan sesi trauma healing terhadap masyarakat Kepulau Bawean, Gresik, yang dilanda gempa beruntun sejak Jumat (25/3/2024 lalu.

Ketua Tim Bencana Sosial dan Layanan Dukungan Psikososial Bidang Penanganan Bencana Dinsos Jatim Liawati Suntiana mengatakan bahwa orang tua paling banyak mengalami trauma.

“Orang tua yang paling ketakutan karena lebih percaya berita hoaks daripda BMKG,” kata Liawati, usai memberi healing di halaman SMPN 19 Tambak, Bawean, Gresik, Rabu (26/3/2023).

Liawati menjelaskan salah satunya mereka mengalami ketakutan hingga trauma karena percayai berita hoaks sehingga memilih tidur di luar rumah.

“BMKG menyampaikan gempa pertama itu adalah gempa terbesar yang susulannya kecil-kecil. Kenyataannya, beda dan ada gempa susulan yang lebih besar jadi mereka lebih mempercayai berita hoax. Makanya tidur di luar tidak mau masuk di rumah,” ujarnya.

Ia menyebut awalnya trauma healing ini sasaran ke anak-anak. Tetapi ternyata antusias justru ke orang tua, hingga lansia. Bahkan paling banyak bapak-bapak yang menyampaikan rasa traumanya.

“Kita lihat masih banyak warga di luar karena masih trauma. Mereka yang ikut sesi konseling terang terang menyampaikan bahwa takut saat sujud salat, apalagi masuk ke rumah. Ini trauma healing justru ke bapak-bapaknya," ungkap Liawati.

Lebih lanjut Liawati menyampaikan upaya mereka memberikan trauma healing khusus untuk anak-anak dengan memberi materi soal gempa agar tidak panik ataupun nangis.

“Kita sisipin edukatif tentang harus sama orang tua pokoknya. Dan tidak menjadi kesempatan gempa ini karena tidak sekolah mereka main hape sepuasnya, tapi harus diisi dengan kegiatan. Belajar, tadarus, ngaji seperti itu,” terangnya.

Sementara untuk orang tua, pihaknya memberikan tahap perkenalan dengan cara harus mempercayai Tim relawan Psikologis.

“Orang tua tahap perkenalan harus percaya dulu kita ini siapa. Karena pertama kali datang Dinsos pasti bawa bantuan padahal kita gak bawa apa-apa. Paling tidak mereka percaya sama kita untuk menghilangkan trauma,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa trauma healing terhadap warga Bawean terus berlanjut selama tiga hari ini. Pihaknya, akan terus mendatangi sejumlah tempat pengungsian untuk memberi edukasi.

“Trauma healing jadwal masih tiga hari, dirasa kami dibutuhkan disini kita lanjut seminggu selesaikan dapur rumah. Jumlah titik yang ada di depan mata dulu kita selesaikan sampai nanti kita evaluasi Mungkin besok kita lakukan lagi,” pungkasnya.

Baca Juga: Lari Menyelamatkan Diri, Dua Orang Terbakar saat Erupsi Semeru

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.