Jumat, 04 Sep 2026 16:11 WIB

Mensos Risma Tinjau Korban Banjir-Longsor di Bandung Barat

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 26 Mar 2024 12:13 WIB
Foto: Mensos Risma kunjungi korban banjir dan longsor di Bandung Barat
Foto: Mensos Risma kunjungi korban banjir dan longsor di Bandung Barat

selalu.id –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelang tengah malam mengunjungi serta memberikan berbagai bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (25/3/2024).

Sebelumnya, bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras menimpa Desa Cibenda yang terletak sekitar 60  kilometer dari pusat Kota Bandung  pada Minggu (24/3) malam sekitar pukul 23.00. Bencana tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah, jembatan dan lahan pertanian.



Tak sampai 24 jam, Mensos Risma langsung datang ke lokasi untuk melihat kondisi para korban dan menyalurkan berbagai bantuan. Tercatat 436 jiwa dari 115 keluarga mengungsi ke GOR Betah dan SDN Padakati, Desa Cibenda serta sejumlah warga masih dalam pencarian.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini



Siti Nurjamila (30) penyintas yang kini tinggal di penampungan,  meminta bantuan kepada Mensos Risma agar mengerahkan petugas untuk mencari tetangganya yang hilang. Ia juga menyampaikan kesedihannya karena rumah serta harta bendanya hancur.
Menanggapi hal tersebut Mensos memberikan penguatan sambil memegang erat tangan Siti.

Baca Juga: Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara



"Yang penting sekarang Ibu sehat, Ibu semangat.  Kalau rumah pasti nanti ada gantinya" ujar Mensos Risma.

Penyintas lainnya, Arifin (40) menyatakan, kakak  beserta dua anggota keluarganya masih hilang. Arifin masih menunggu sambil berdoa agar tim bisa menemukan anggota keluarganya yang hilang terbawa banjir dan longsor.

Mensos Risma pada kesempatan tersebut menyatakan, sedang memikirkan penghidupan para penyintas ke depannya karena mereka kehilangan lahan pertanian sebagai sumber ekonomi keluarga. Mensos menawarkan kepada penyintas untuk menjadi peternak serta kepada ibu-ibu ditawarkan latihan menjahit.

Selain tawaran tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan berbagai bantuan dari empat  gudang yaitu Sentra Wyata Guna Bandung, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Sentra Abiyoso Cimahi, serta Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung.

Bantuan tersebut berupa kasur, selimut, family kit, kidsware kit, sandang dewasa, sandang anak, serta berbagai bantuan lainnya. Selain itu Kemensos juga mendirikan tenda serta dapur umum. “Kami menyediakan sebanyak 550 porsi makanan siap saji sekali produksi,”kata  Soleh, Ketua Tim Dapur Umum dari Tagana Bandung Barat.

Besarnya kepedulian Kemensos terhadap para korban, membuat Arifin merasa sangat diperhatikan. “Terima kasih kepada Bu Menteri Sosial yang jauh-jauh bersedia datang mengunjungi  dan memberikan berbagai bantuan kepada kami. "Terima kasih kasih Bu…” kata Arifin.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.