Selasa, 21 Jul 2026 05:41 WIB

Mensos Risma Tinjau Korban Banjir-Longsor di Bandung Barat

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 26 Mar 2024 12:13 WIB
Foto: Mensos Risma kunjungi korban banjir dan longsor di Bandung Barat
Foto: Mensos Risma kunjungi korban banjir dan longsor di Bandung Barat

selalu.id –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelang tengah malam mengunjungi serta memberikan berbagai bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (25/3/2024).

Sebelumnya, bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras menimpa Desa Cibenda yang terletak sekitar 60  kilometer dari pusat Kota Bandung  pada Minggu (24/3) malam sekitar pukul 23.00. Bencana tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah, jembatan dan lahan pertanian.



Tak sampai 24 jam, Mensos Risma langsung datang ke lokasi untuk melihat kondisi para korban dan menyalurkan berbagai bantuan. Tercatat 436 jiwa dari 115 keluarga mengungsi ke GOR Betah dan SDN Padakati, Desa Cibenda serta sejumlah warga masih dalam pencarian.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini



Siti Nurjamila (30) penyintas yang kini tinggal di penampungan,  meminta bantuan kepada Mensos Risma agar mengerahkan petugas untuk mencari tetangganya yang hilang. Ia juga menyampaikan kesedihannya karena rumah serta harta bendanya hancur.
Menanggapi hal tersebut Mensos memberikan penguatan sambil memegang erat tangan Siti.

Baca Juga: Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara



"Yang penting sekarang Ibu sehat, Ibu semangat.  Kalau rumah pasti nanti ada gantinya" ujar Mensos Risma.

Penyintas lainnya, Arifin (40) menyatakan, kakak  beserta dua anggota keluarganya masih hilang. Arifin masih menunggu sambil berdoa agar tim bisa menemukan anggota keluarganya yang hilang terbawa banjir dan longsor.

Mensos Risma pada kesempatan tersebut menyatakan, sedang memikirkan penghidupan para penyintas ke depannya karena mereka kehilangan lahan pertanian sebagai sumber ekonomi keluarga. Mensos menawarkan kepada penyintas untuk menjadi peternak serta kepada ibu-ibu ditawarkan latihan menjahit.

Selain tawaran tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan berbagai bantuan dari empat  gudang yaitu Sentra Wyata Guna Bandung, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Sentra Abiyoso Cimahi, serta Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung.

Bantuan tersebut berupa kasur, selimut, family kit, kidsware kit, sandang dewasa, sandang anak, serta berbagai bantuan lainnya. Selain itu Kemensos juga mendirikan tenda serta dapur umum. “Kami menyediakan sebanyak 550 porsi makanan siap saji sekali produksi,”kata  Soleh, Ketua Tim Dapur Umum dari Tagana Bandung Barat.

Besarnya kepedulian Kemensos terhadap para korban, membuat Arifin merasa sangat diperhatikan. “Terima kasih kepada Bu Menteri Sosial yang jauh-jauh bersedia datang mengunjungi  dan memberikan berbagai bantuan kepada kami. "Terima kasih kasih Bu…” kata Arifin.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.