Rabu, 22 Mei 2024 03:44 WIB

266 Gempa Susulan di Pulau Bawean, Pj Gubernur Buka Dapur Umum Sahur dan Buka Puasa

  • Reporter : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mar 2024 15:27 WIB
Foto: Pj. Adhy Karyono

Foto: Pj. Adhy Karyono

selalu.id - Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memastikan logistik kebutuhan terpenuhi untuk warga pulau Pulau Bawaen yang mengungsi pasca gempa beruntun hingga 6.5 Magnitudo.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga mengkerahkan relawan medis untuk kesehatan warga terutama memberikan trauma healing usai guncangan susulan yang menimpa daerah mereka.

“Kita pastikan logistik kebutuhan terpenuhi, personel terlatih, dan relawan medis  untuk bisa bantuan pertolongan trauma healing. Namanya  Hubungan layanan sosial, kemudian  kesehatan, 3-5 pasti adae penyakit, kedinginan, masuk angin demam kita antisipasi semua, memastikan bahwa kapal ini bisa memenuhi kebutuhan dasar,” kata Adhy Karyono, usai pelepasan pengiriman logistik bantuan, di Dermaga Distrik Navigasi, Senin (25/3/2024).

Adhy juga menyampaikan, pihaknya sudah membuat sejumlah dapur umum di lokasi pengungsi. Karena itu, selain pemberian bantuan permakanan ini juga memberikan kebutuhan peralatan dapur untuk membantu mereka memasak.

“Kita disini bawa peralatan dapur umumnya untuk masak nanti, supaya menjamkn mereka bisa sahur, buka kemudian keburu tidur karena mereka masih mengungsi. Ini sebanyak-sebanyak ini terkumpul dari OPD dan simpatisan, donatu yang mungkin membantu, ini kapal pertama, tapi kapal di Paciran ada lagi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto menyebut bahwa hingga hari ini gempa susulan terus terjadi di Pulau Bawean hingga capai 266  kali.

“Assesment terakhir hingga hari ini terjadi gempa susulan 266 kali. Sehingga  terus diantisipaos sehingga butuh terpal tenda dll. Rombongan ini membawa dapur umum untuk buka puasa sahur,” ujarnya.

Lebih lanjut Gator menyebut total keluruhan yang mengungsi sebanyak 33.539 jiwa. Kemudian, kerusakan rumah dan bangunan adat yang rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Dampak kerusakan di seluruh kab kota terdampak Surabaya, Gresik Tuban, lamongan, Bojonegoro, Sidoarjo dan pemerasan. Jumlah rumah rusak ringan 2573, rusak sedang 1.332 unit, berat 774 unit, sekolah 91 unit, rumah rusak 5 unit, gedung kantor rusak 24 unit, tempat ibadah rusak 183 unit, Sepeda motor rusak 3 unit,” pungkasnya.

Baca Juga: Truk Bantuan Tak Bisa Menyeberang, Logistik Warga Bawean Terhambat

Editor : Ading