Rabu, 22 Jul 2026 11:37 WIB

Vaksin 25 Ribu Anak di Surabaya Terancam Tidak Capai Target, Ini Kendalanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 10:18 WIB
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara

Surabaya (selalu.id)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan 10 hari untuk memvaksin 25 ribu anak usia 6-14 tahun. Namun target tersebut dikhawatirkan tidak terealisasi lantaran terkendala 3 hal.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, kendala yang pertama, yakni jadwal imunisasi anak-anak yang telah dilakukan sebelum menerima vaksin Covid-19. Alhasil, vaksinasi Covid-19 harus tertunda.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Kami sampaikan ke adik-adik yang mau vaksin. Kalau sudah imunisasi, belum bisa vaksin Covid-19," kata Febri, saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/12/2021).

Ia juga menambahkan, bahwa hingga kini, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi teknis vaksinasi terhadap anak-anak.

Kemudian kendala yang kedua, ternyata saat melakukan vaksin ada yang kondisi kesehatannya belum membaik. Maka hal itu belum boleh melaksanakan vaksin.

"Ketika dibawa (anak) ternyata ada yang demam ada yang batuk. Kan gak boleh, ketika di screening oleh rekan-rekan kesehatan ternyata ada gejala-gejala sakit sakit ringan,"jelasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Lalu kendala yang ketiga, Febri menyampaikan, bahwa pekerjaan orang tua yang menjadi kendala. Karena memang anak-anak harus diantar oleh orang tuanya.

"Ini kan karena anak-anak ya otomatis banyak diantar orangtua. Lah ketika jadwalnya itu kebenturan dengan orangtua yang bekerja. Sehingga belum bisa dilaksanakan vaksin karena ortunya gak bisa diantar,"ungkapnya.

Untuk jadwal yang berbenturan itu, ia mengaku, pihaknya akan membuat jadwal baru di mana para orang tua bisa mengantar anak-anak mereka.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara itu, ia menyampaikan, sebenarnya, pihaknya menarget 18.668 anak-anak tervaksin kemarin, Kamis (16/12/2021).

Kemudian 13.728 anak-anak tervaksin Jumat (17/12/2021) hari ini. Namun karena masih banyak kendala, angka yang tervaksin masih kurang dari itu.

"Stok vaksinnya aman. Tinggal menyelesaikan 3 kenadla itu," pungkasnya (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.