Jumat, 05 Jun 2026 12:45 WIB

Vaksin 25 Ribu Anak di Surabaya Terancam Tidak Capai Target, Ini Kendalanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 10:18 WIB
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara

Surabaya (selalu.id)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan 10 hari untuk memvaksin 25 ribu anak usia 6-14 tahun. Namun target tersebut dikhawatirkan tidak terealisasi lantaran terkendala 3 hal.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, kendala yang pertama, yakni jadwal imunisasi anak-anak yang telah dilakukan sebelum menerima vaksin Covid-19. Alhasil, vaksinasi Covid-19 harus tertunda.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Kami sampaikan ke adik-adik yang mau vaksin. Kalau sudah imunisasi, belum bisa vaksin Covid-19," kata Febri, saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/12/2021).

Ia juga menambahkan, bahwa hingga kini, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi teknis vaksinasi terhadap anak-anak.

Kemudian kendala yang kedua, ternyata saat melakukan vaksin ada yang kondisi kesehatannya belum membaik. Maka hal itu belum boleh melaksanakan vaksin.

"Ketika dibawa (anak) ternyata ada yang demam ada yang batuk. Kan gak boleh, ketika di screening oleh rekan-rekan kesehatan ternyata ada gejala-gejala sakit sakit ringan,"jelasnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Lalu kendala yang ketiga, Febri menyampaikan, bahwa pekerjaan orang tua yang menjadi kendala. Karena memang anak-anak harus diantar oleh orang tuanya.

"Ini kan karena anak-anak ya otomatis banyak diantar orangtua. Lah ketika jadwalnya itu kebenturan dengan orangtua yang bekerja. Sehingga belum bisa dilaksanakan vaksin karena ortunya gak bisa diantar,"ungkapnya.

Untuk jadwal yang berbenturan itu, ia mengaku, pihaknya akan membuat jadwal baru di mana para orang tua bisa mengantar anak-anak mereka.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sementara itu, ia menyampaikan, sebenarnya, pihaknya menarget 18.668 anak-anak tervaksin kemarin, Kamis (16/12/2021).

Kemudian 13.728 anak-anak tervaksin Jumat (17/12/2021) hari ini. Namun karena masih banyak kendala, angka yang tervaksin masih kurang dari itu.

"Stok vaksinnya aman. Tinggal menyelesaikan 3 kenadla itu," pungkasnya (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.