Minggu, 25 Okt 2026 00:18 WIB

Vaksin 25 Ribu Anak di Surabaya Terancam Tidak Capai Target, Ini Kendalanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 10:18 WIB
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya,Febriadhitya Prajatara

Surabaya (selalu.id)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan 10 hari untuk memvaksin 25 ribu anak usia 6-14 tahun. Namun target tersebut dikhawatirkan tidak terealisasi lantaran terkendala 3 hal.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, kendala yang pertama, yakni jadwal imunisasi anak-anak yang telah dilakukan sebelum menerima vaksin Covid-19. Alhasil, vaksinasi Covid-19 harus tertunda.

Baca Juga: Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

"Kami sampaikan ke adik-adik yang mau vaksin. Kalau sudah imunisasi, belum bisa vaksin Covid-19," kata Febri, saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Jumat (17/12/2021).

Ia juga menambahkan, bahwa hingga kini, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi teknis vaksinasi terhadap anak-anak.

Kemudian kendala yang kedua, ternyata saat melakukan vaksin ada yang kondisi kesehatannya belum membaik. Maka hal itu belum boleh melaksanakan vaksin.

"Ketika dibawa (anak) ternyata ada yang demam ada yang batuk. Kan gak boleh, ketika di screening oleh rekan-rekan kesehatan ternyata ada gejala-gejala sakit sakit ringan,"jelasnya.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lalu kendala yang ketiga, Febri menyampaikan, bahwa pekerjaan orang tua yang menjadi kendala. Karena memang anak-anak harus diantar oleh orang tuanya.

"Ini kan karena anak-anak ya otomatis banyak diantar orangtua. Lah ketika jadwalnya itu kebenturan dengan orangtua yang bekerja. Sehingga belum bisa dilaksanakan vaksin karena ortunya gak bisa diantar,"ungkapnya.

Untuk jadwal yang berbenturan itu, ia mengaku, pihaknya akan membuat jadwal baru di mana para orang tua bisa mengantar anak-anak mereka.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Sementara itu, ia menyampaikan, sebenarnya, pihaknya menarget 18.668 anak-anak tervaksin kemarin, Kamis (16/12/2021).

Kemudian 13.728 anak-anak tervaksin Jumat (17/12/2021) hari ini. Namun karena masih banyak kendala, angka yang tervaksin masih kurang dari itu.

"Stok vaksinnya aman. Tinggal menyelesaikan 3 kenadla itu," pungkasnya (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.

Harga Gabah Tembus 8.000, Petani Untung di Tengah Panen Raya Nganjuk

Mereka berharap tren harga tinggi ini bertahan hingga akhir musim panen, agar bisa menutupi biaya produksi yang juga ikut naik.