Rabu, 22 Jul 2026 11:01 WIB

Padamkan Listrik, Hotel Morazen Ajak Anak-anak Rasakan Permainan Tradisional dengan Suasana Jadul

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Mar 2024 16:08 WIB
Beberapa jenis permainan anak tradisional
Beberapa jenis permainan anak tradisional

selalu.id - Hotel Morazen merayakan hari bumi atau Earth Hour 2023 dengan cara unik yakni memperkenalkan kesadaran generasi alfa akan budaya tradisional.

Mengusung tema ‘Disconnect to Reconnect’ hotel yang terletak di Jalan Kayoon ini menggandeng Kampoeng Dolanan yang merupakan komunitas pelestarian permainan tradisional.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Tampak Morazen juga mengubah suasana lobi yang semula mewah dengan dominasi interior modern menjadi sebuah arena bermain anak-anak.

Tersedia beragam jenis permainan tradisional seperti engklek, kelereng, bola bekel, congklak, lompat tali, egrang, hulahop, gasing bambu, serta tenda wayang.

Marketing Communications dan Public Relations MORAZEN Surabaya, Litania Utami mengatakan, Earth Hour tahun ini pihaknya berusaha untuk tidak hanya menekankan pentingnya pelestarian lingkungan, tetapi juga untuk membawa kembali nilai-nilai tradisional yang mungkin terlupakan.

Selain itu, pihaknya juga berkontribusi mematikan lampu serta alat elektronik yang tidak diperlukan pukul 20.30 sampai 21.30 di area lobby dan outdoor hotel.

"Dalam suasana tersebut kami mengajak sedikitnya 25 anak-anak kisaran usia 3 – 11 tahun yang malam ini berpartisipasi dalam acara ‘Disconnect to Reconnect’ untuk mengenal suasana pada jaman dahulu serta aktifitas yang dilakukan ketika terjadi pemadaman listrik," kata Litania, Sabtu (23/3/2023) malam.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Tak hanya itu, pihaknya juga menyalakan lilin dengan simbol 60+, ada makna dan pesan mendalam untuk sampaikan kepada generasi penerus tentang kesadaran krisis iklim yang juga dimulai dari diri kita masing-masing.

Mustofa atau yang akrab disapa Cak Mus yang merupakan salah satu penggagas komunitas Kampoeng Dolanan menuturkan dalam permainan tradisional, ada dua generasi yang berperan. Anak-anak dilibatkan dalam permainan. Orang tua dilibatkan untuk mengetahui filosofi dari permainan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Agar orang tua tau bahwa permainan yang dilalui anak-anaknya punya pesan moral yang dekat dengan budaya kita, budaya Indonesia. Sehingga harapannya ketika sampai di rumah, orang tua bisa memaknai pesan dari permainan dan mampu membangun pondasi mengenai komunikasi dalam keluarga," tutur Cak Mus.

Acara yang melibatkan para orang tua dan anak-anak ini mendapat respon positif salah satu nya adalah Rahmawati, seorang pengikut di akun Instagram Kampoeng Dolanan.

"Begitu saya tau Kampoeng Dolanan akan ada di hotel MORAZEN, saya jadi penasaran seperti apa kemasan acaranya terlebih ini acaranya malam hari. Ternyata keren banget soalnya pihak hotel juga menyediakan music akustik dan biola yang memainkan lagu anak-anak. Saya jadi bisa punya quality time dan bermain bersama putri saya yang saat ini usia nya 7 tahun" tutur Rahmawati.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.