Senin, 02 Feb 2026 05:06 WIB

Kreatif, Pengusaha di Surabaya Buka Usaha Warkop Gerobak Listrik Keliling

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Mar 2024 15:57 WIB
Warkop gerobak listrik
Warkop gerobak listrik

selalu.id - Pengusaha di Surabaya membuat ide kreatif untuk usaha makanan dan minuman yakni membuat konsep Wara Wiri Kopi (Warkop) dengan sepeda gerobak listrik keliling.

Warkop gerobak listrik itu pun baru saja Pra-launching bersamaan dengan acara bakti sosial dan buka bersama penyandang disabilitas bertajuk Gemerlap Ramadhan by Paguyuban Cak & Ning Surabaya di Pendopo Kantor Kecamatan Karang Pilang, Sabtu (23/3/2024) kemarin.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Tujuan saya buat Wara Wiri Kopi ini salah satunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya sekaligus mengurangi angka pengangguran," kata Owner Warkop Gerobak listrik keliling, Firhando Gumelar.

Firhando mengatakan bahwa usaha tersebut diinisiasi ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga Surabaya, tak terkecuali para penyandang disabilitas.

"Juga memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas. Jadi, mereka tidak putus asa tidak dapat pekerjaan," ujarnya.

Dirinya pun siap akan berjualan dengan Wara Wiri kopi berkeliling di Kota Surabaya. Firhando menyebut saat ini sudah ada 21 gerobak, diantaranya 10 gerobak sudah didukung dengan electric bike.

Rencananya, kata dia, soft launching Wara Wiri Kopi dilakukan pada awal April mendatang di Jalan Tunjungan.

"Target kami 51 gerobak. Sementara ini yang sudah siap ada sebanyak 21 gerobak, setengahnya sepeda ontel, lalu setengahnya lagi sepeda listrik," ungkap lulusan magister pengembangan sumber daya manusia UNAIR ini.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Dengan ide kreatifnya ini, Firhando pun optimis bisa memberikan warna baru bagi para pecinta kopi. Terlebih dia menggunakan biji kopi pilihan yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara.

Untuk menunya terdapat Kopi Tunjungan (kopi susu gula aren), Kopi Runcing (ice americano), dan Kenjeran Karamel (sea salt karamel). Lalu untuk yang nonkopi ada es coklat dan teh leci. Sedangkan harga setiap botolnya dibanderol Rp 7 ribu.

"Wara Wiri Kopi membuka pintu kepada teman-teman disabilitas yang ingin bekerja. Namun tentu akan kami lakukan seleksi yang memungkinkan sesuai dengan kondisi fisiknya. Kalau untuk mengayuh ternyata fisiknya tidak memungkinkan, maka akan kami tempatkan di dalam. Yang jelas kami berusaha untuk disabilitas," kata Mas Han, sapaan karib Firhando Gumelar.

Lebih lanjut dia juga mengajak kepada masyarakat Surabaya, terutama kalangan remaja yang sudah lulus sekolah untuk ikut ambil bagian dalam Wara Wiri Kopi.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Saya ciptakan bisnis usaha ini untuk membantu anak-anak muda di Surabaya supaya tidak pengangguran. Seperti yang diketahui, saat ini marak balap liar, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya. Nah, saya ingin mengurangi itu dengan mengadakan Wara Wiri Kopi. Jadi semua pemuda termasuk penyandang disabilitas boleh bekerja di sini," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Paguyuban Cak & Ning Surabaya, Sereza Buana Febrian, menyampaikannya apresiasinya kepada Wara Wiri Kopi. Sebab telah memberikan support penuh dalam kegiatan baksos dan buka bersama pelajar SLB.

"Idenya menarik, tujuan utamanya kan memotivasi teman-teman, salah satunya adik-adik pelajar SLB ini, supaya mereka termotivasi begitu juga dengan kita. Adanya bisnis usaha tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru," ucap Sereza.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.