Kamis, 03 Sep 2026 17:13 WIB

Kreatif, Pengusaha di Surabaya Buka Usaha Warkop Gerobak Listrik Keliling

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Mar 2024 15:57 WIB
Warkop gerobak listrik
Warkop gerobak listrik

selalu.id - Pengusaha di Surabaya membuat ide kreatif untuk usaha makanan dan minuman yakni membuat konsep Wara Wiri Kopi (Warkop) dengan sepeda gerobak listrik keliling.

Warkop gerobak listrik itu pun baru saja Pra-launching bersamaan dengan acara bakti sosial dan buka bersama penyandang disabilitas bertajuk Gemerlap Ramadhan by Paguyuban Cak & Ning Surabaya di Pendopo Kantor Kecamatan Karang Pilang, Sabtu (23/3/2024) kemarin.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Tujuan saya buat Wara Wiri Kopi ini salah satunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya sekaligus mengurangi angka pengangguran," kata Owner Warkop Gerobak listrik keliling, Firhando Gumelar.

Firhando mengatakan bahwa usaha tersebut diinisiasi ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga Surabaya, tak terkecuali para penyandang disabilitas.

"Juga memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas. Jadi, mereka tidak putus asa tidak dapat pekerjaan," ujarnya.

Dirinya pun siap akan berjualan dengan Wara Wiri kopi berkeliling di Kota Surabaya. Firhando menyebut saat ini sudah ada 21 gerobak, diantaranya 10 gerobak sudah didukung dengan electric bike.

Rencananya, kata dia, soft launching Wara Wiri Kopi dilakukan pada awal April mendatang di Jalan Tunjungan.

"Target kami 51 gerobak. Sementara ini yang sudah siap ada sebanyak 21 gerobak, setengahnya sepeda ontel, lalu setengahnya lagi sepeda listrik," ungkap lulusan magister pengembangan sumber daya manusia UNAIR ini.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Dengan ide kreatifnya ini, Firhando pun optimis bisa memberikan warna baru bagi para pecinta kopi. Terlebih dia menggunakan biji kopi pilihan yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara.

Untuk menunya terdapat Kopi Tunjungan (kopi susu gula aren), Kopi Runcing (ice americano), dan Kenjeran Karamel (sea salt karamel). Lalu untuk yang nonkopi ada es coklat dan teh leci. Sedangkan harga setiap botolnya dibanderol Rp 7 ribu.

"Wara Wiri Kopi membuka pintu kepada teman-teman disabilitas yang ingin bekerja. Namun tentu akan kami lakukan seleksi yang memungkinkan sesuai dengan kondisi fisiknya. Kalau untuk mengayuh ternyata fisiknya tidak memungkinkan, maka akan kami tempatkan di dalam. Yang jelas kami berusaha untuk disabilitas," kata Mas Han, sapaan karib Firhando Gumelar.

Lebih lanjut dia juga mengajak kepada masyarakat Surabaya, terutama kalangan remaja yang sudah lulus sekolah untuk ikut ambil bagian dalam Wara Wiri Kopi.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Saya ciptakan bisnis usaha ini untuk membantu anak-anak muda di Surabaya supaya tidak pengangguran. Seperti yang diketahui, saat ini marak balap liar, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya. Nah, saya ingin mengurangi itu dengan mengadakan Wara Wiri Kopi. Jadi semua pemuda termasuk penyandang disabilitas boleh bekerja di sini," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Paguyuban Cak & Ning Surabaya, Sereza Buana Febrian, menyampaikannya apresiasinya kepada Wara Wiri Kopi. Sebab telah memberikan support penuh dalam kegiatan baksos dan buka bersama pelajar SLB.

"Idenya menarik, tujuan utamanya kan memotivasi teman-teman, salah satunya adik-adik pelajar SLB ini, supaya mereka termotivasi begitu juga dengan kita. Adanya bisnis usaha tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru," ucap Sereza.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.