Sabtu, 20 Jul 2024 20:44 WIB

Kreatif, Pengusaha di Surabaya Buka Usaha Warkop Gerobak Listrik Keliling

  • Reporter : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Mar 2024 15:57 WIB
Warkop gerobak listrik

Warkop gerobak listrik

selalu.id - Pengusaha di Surabaya membuat ide kreatif untuk usaha makanan dan minuman yakni membuat konsep Wara Wiri Kopi (Warkop) dengan sepeda gerobak listrik keliling.

Warkop gerobak listrik itu pun baru saja Pra-launching bersamaan dengan acara bakti sosial dan buka bersama penyandang disabilitas bertajuk Gemerlap Ramadhan by Paguyuban Cak & Ning Surabaya di Pendopo Kantor Kecamatan Karang Pilang, Sabtu (23/3/2024) kemarin.

Baca Juga: Ketum PSI Gelar Karpet Merah Pemilik Kebab Baba Rafi Maju Pilwali Surabaya

"Tujuan saya buat Wara Wiri Kopi ini salah satunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya sekaligus mengurangi angka pengangguran," kata Owner Warkop Gerobak listrik keliling, Firhando Gumelar.

Firhando mengatakan bahwa usaha tersebut diinisiasi ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga Surabaya, tak terkecuali para penyandang disabilitas.

"Juga memberikan kesempatan kepada teman-teman penyandang disabilitas. Jadi, mereka tidak putus asa tidak dapat pekerjaan," ujarnya.

Dirinya pun siap akan berjualan dengan Wara Wiri kopi berkeliling di Kota Surabaya. Firhando menyebut saat ini sudah ada 21 gerobak, diantaranya 10 gerobak sudah didukung dengan electric bike.

Rencananya, kata dia, soft launching Wara Wiri Kopi dilakukan pada awal April mendatang di Jalan Tunjungan.

"Target kami 51 gerobak. Sementara ini yang sudah siap ada sebanyak 21 gerobak, setengahnya sepeda ontel, lalu setengahnya lagi sepeda listrik," ungkap lulusan magister pengembangan sumber daya manusia UNAIR ini.

Baca Juga: Terima Kunjungan Dubes Swiss, Pemprov Jatim Jajaki Peningkatan Kerjasama Perdagangan dan Investasi

Dengan ide kreatifnya ini, Firhando pun optimis bisa memberikan warna baru bagi para pecinta kopi. Terlebih dia menggunakan biji kopi pilihan yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara.

Untuk menunya terdapat Kopi Tunjungan (kopi susu gula aren), Kopi Runcing (ice americano), dan Kenjeran Karamel (sea salt karamel). Lalu untuk yang nonkopi ada es coklat dan teh leci. Sedangkan harga setiap botolnya dibanderol Rp 7 ribu.

"Wara Wiri Kopi membuka pintu kepada teman-teman disabilitas yang ingin bekerja. Namun tentu akan kami lakukan seleksi yang memungkinkan sesuai dengan kondisi fisiknya. Kalau untuk mengayuh ternyata fisiknya tidak memungkinkan, maka akan kami tempatkan di dalam. Yang jelas kami berusaha untuk disabilitas," kata Mas Han, sapaan karib Firhando Gumelar.

Lebih lanjut dia juga mengajak kepada masyarakat Surabaya, terutama kalangan remaja yang sudah lulus sekolah untuk ikut ambil bagian dalam Wara Wiri Kopi.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, BI Gelar Java Coffee Culture 2022

"Saya ciptakan bisnis usaha ini untuk membantu anak-anak muda di Surabaya supaya tidak pengangguran. Seperti yang diketahui, saat ini marak balap liar, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya. Nah, saya ingin mengurangi itu dengan mengadakan Wara Wiri Kopi. Jadi semua pemuda termasuk penyandang disabilitas boleh bekerja di sini," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Paguyuban Cak & Ning Surabaya, Sereza Buana Febrian, menyampaikannya apresiasinya kepada Wara Wiri Kopi. Sebab telah memberikan support penuh dalam kegiatan baksos dan buka bersama pelajar SLB.

"Idenya menarik, tujuan utamanya kan memotivasi teman-teman, salah satunya adik-adik pelajar SLB ini, supaya mereka termotivasi begitu juga dengan kita. Adanya bisnis usaha tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru," ucap Sereza.

Editor : Arif Ardianto