Rabu, 21 Okt 2026 13:29 WIB

RS UNAIR Kembalikan Pasien ke Kamar  Perawatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 23 Mar 2024 11:24 WIB
Foto: Pasien RSUA kembali masuk kamar perawatan
Foto: Pasien RSUA kembali masuk kamar perawatan

selalu.id - Rumah Sakit Univerisitas Airlangga (RSUA) mulai memasukkan ratusan pasien yang dievakuasi ke luar ruangan, pasca gempa susulan tuban 6.5 Magnitudo terasa di Surabaya, Jumat (22/3/2024). Mereka secara bertahap masuk ke kamar perawatan.

Hal itu disampikan Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) UNAIR Martha Kurnia. Ia mengatakan gempa susulan yang terasa di Surabaya dipastikan tidak ada korban jiwa saat evakuasi pasien ke luar ruangan.

“Pasien yang telah dievakuasi ke luar gedung, secara bertahap sejak sore tadi telah dimasukkan kembali ke dalam kamar perawatan rumah sakit dengan tetap mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi,” kata Martha, melalui keterangan rilisnya.

Martha juga menyampaikan ditemukan adanya kerusakan nonstruktur di gedung Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) bukan di RSUA.

“Kerusakan itu terjadi di sisi luar dan sambungan antarbagian. Gedung RSKI selama ini lebih banyak dipakai untuk aktivitas riset sehingga minim pasien,” ujarnya.

Tak hanya itu, RSUA juga memastikan keamanan dengan prosedur baku dan SOP apabila terjadi gempa bumi (code Green) adalah pasien dan semua pengunjung dievakuasi dari gedung rumah sakit.

“Ini juga  untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama pada pasien,” jelasnya.

“termasuk dengan mengamankan pasien serta pasien rentan (bayi). RSUA juga telah memastikan bahwa tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penculikan bayi dan anak (code Pink) serta pasien ICU,” lanjutnya.

Sebelumnya,Manajer Penunjang Medis RSUA,Nur Cahyo Wibisono mengatakan, data pasien yang dievakuasi sebanyai 190 pasien. Namun, 30 di antaranya sudah boleh pulang

“160an [pasien yang dievakuasi]. Dari pasien ICU 60 pasien, kemudian pasien dewasa 80 pasien. Sisanya anak-anak,” ucapnya.

Namun Nur Cahyo memastikan akan mengutamakan pasien ICU karena mereka membutuhkan alat bantu inkubator. Sedangkan pasien yang ringan berada di  tenda dan lobby rumah sakit.

“Untuk pasien di ICU kami siapkan di ruang IGD, untuk pasien-pasien menengah kami siapkan di lobby, tapi untuk pasien-pasien yang berat kami akan rawat di tenda sehingga apabila terjadi gempa susulan pasien bisa segra dievakuasi,” terangnya.

Baca Juga: Perayaan Kemerdekaan di Sidoarjo Diwarnai Aksi Peduli Korban Gempa NTT

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Aprindo menyoroti persoalan mendasar yang sering luput.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 WIB dalam keadaan menangis, terbalut sarung dan kain, serta tidak mengenakan pakaian.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.