Selasa, 21 Jul 2026 17:20 WIB

RS UNAIR Kembalikan Pasien ke Kamar  Perawatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 23 Mar 2024 11:24 WIB
Foto: Pasien RSUA kembali masuk kamar perawatan
Foto: Pasien RSUA kembali masuk kamar perawatan

selalu.id - Rumah Sakit Univerisitas Airlangga (RSUA) mulai memasukkan ratusan pasien yang dievakuasi ke luar ruangan, pasca gempa susulan tuban 6.5 Magnitudo terasa di Surabaya, Jumat (22/3/2024). Mereka secara bertahap masuk ke kamar perawatan.

Hal itu disampikan Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) UNAIR Martha Kurnia. Ia mengatakan gempa susulan yang terasa di Surabaya dipastikan tidak ada korban jiwa saat evakuasi pasien ke luar ruangan.

“Pasien yang telah dievakuasi ke luar gedung, secara bertahap sejak sore tadi telah dimasukkan kembali ke dalam kamar perawatan rumah sakit dengan tetap mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi,” kata Martha, melalui keterangan rilisnya.

Martha juga menyampaikan ditemukan adanya kerusakan nonstruktur di gedung Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) bukan di RSUA.

“Kerusakan itu terjadi di sisi luar dan sambungan antarbagian. Gedung RSKI selama ini lebih banyak dipakai untuk aktivitas riset sehingga minim pasien,” ujarnya.

Tak hanya itu, RSUA juga memastikan keamanan dengan prosedur baku dan SOP apabila terjadi gempa bumi (code Green) adalah pasien dan semua pengunjung dievakuasi dari gedung rumah sakit.

“Ini juga  untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama pada pasien,” jelasnya.

“termasuk dengan mengamankan pasien serta pasien rentan (bayi). RSUA juga telah memastikan bahwa tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penculikan bayi dan anak (code Pink) serta pasien ICU,” lanjutnya.

Sebelumnya,Manajer Penunjang Medis RSUA,Nur Cahyo Wibisono mengatakan, data pasien yang dievakuasi sebanyai 190 pasien. Namun, 30 di antaranya sudah boleh pulang

“160an [pasien yang dievakuasi]. Dari pasien ICU 60 pasien, kemudian pasien dewasa 80 pasien. Sisanya anak-anak,” ucapnya.

Namun Nur Cahyo memastikan akan mengutamakan pasien ICU karena mereka membutuhkan alat bantu inkubator. Sedangkan pasien yang ringan berada di  tenda dan lobby rumah sakit.

“Untuk pasien di ICU kami siapkan di ruang IGD, untuk pasien-pasien menengah kami siapkan di lobby, tapi untuk pasien-pasien yang berat kami akan rawat di tenda sehingga apabila terjadi gempa susulan pasien bisa segra dievakuasi,” terangnya.

Baca Juga: Gempa Susulan di Sulawesi Utara Capai 180 Kali

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.