Senin, 20 Jul 2026 08:33 WIB

Dievakuasi Pascagempa, Ratusan Pasien RS UNAIR Dirawat di Tenda Darurat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Mar 2024 20:02 WIB
Foto: Tenda darurat RS UNAIR
Foto: Tenda darurat RS UNAIR

selalu.id - Puluhan pasien di Rumah Sakit Umum UNAIR (RSUA) terpaksa melakukan perawatan di tenda darurat pasca gempa susulan yang berpusat Tuban sebesar 6,5 Magnitudo, Jumat (22/3/2023).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pihaknya mendirikan sejumlah tenda darurat untuk  pasien guna antisipasi gempa susulan terjadi lagi.



“Untuk yang RSUA ini kami dibantu Mustika dan juga pihak kampus UNAIR  sendiri untuk peningkatan kewaspadaan maka didirikan tenda, ada tiga tenda, dari BPBD kota, provinsi juga dari Dinsos meluncur,” kata Hebi saat ditemui selalu.id.

Hebi mengatakan pemasangan tenda darurat dipastikan sudah selesai malam ini. Ia menyebut satu tenda bisa menampung 12-13 pasien di dalamnya.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam


“Apabila tenda nanti kurang akan kita tambahkan. UNAIR yang meminta kita fasilitasi. Kewaspadaan ini harus kita jaga, tidak perlu panik. Tidak perlu cemas. Mudah-mudahan menurut informasi tidak ada gempa susulan seperti tadi sore,” ujarnya.

Manajer Penunjang Medis RSUA, Nur Cahyo mengatakan, data pasien yang dievakuasi sebanyak 160 pasien. Diantaranya ada pasien sangat darurat yang ICU pasang inkubator.

“Memang ada tingkatan bermacam-macam ada darurat sekali, yang ICU dan pasang inkubator, dan juga ada kedaruratan menengah, dan juga ada pasien anak-anak,” jelasnya.

Namun Nur Cahyo memastikan akan mengutamakan pasien ICU disiapkan ruangan di ruang IGD, sedangkan yang ringan berada di lobby rumah sakit.

“Untuk pasien di ICU kami siapkan di ruang IGD untuk pasien-pasien menengah kami siapkan di loby, tapi untuk pasien-pasien yang berat kami akan rawat di tenda sehingga apabila terjadi gempa susulan pasien bisa segra dievakuasi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.