Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Komisi VII DPR RI Minta Pertamina Siagakan SPBU selama Musim Mudik

Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris
Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris

selalu.id - Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris meminta Pertamina memperhatikan titik rawan kemacetan sepanjang jalur mudik. Sebab diketahui, Pertamina telah menyiapkan langkahnya dibentuknya satgas-satgas maupun SPBU mini mobile yang bisa melayani pada titik-titik kemacetan. 

"Memang yang perlu diantisipasi adalah daerah seperti Jawa dan kota-kota besar di luar Jawa. Termasuk Sulawesi Selatan dan Bali yang juga merupakan titik-titik rawan. Kelihatannya untuk di SPBU sendiri stok yang ada cukup untuk bertahan. Setiap hari memang terus dipantau oleh Pertamina agar mampu memenuhi kebutuhan, khususnya untuk daerah yang menjadi titik-titik mudik," kata Andi Yuliani Paris di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (21/3/2024).

Terkait LPG, ia juga mendapatkan informasi bahwa Pertamina telah menambah stok untuk LPG pada beberapa wilayah di Indonesia, baik Indonesia Barat, Tengah, maupun Timur. Termasuk di Sulawesi Selatan ada sekitar 200 ribu tambahan stok LPG 3kg. 

Soal listrik, Andi Yuliani Paris memperhatikan masalah pohon tumbang saat sedang musim hujan. Ia berpesan agar jangan sampai listrik mati di Ramadan ini. "Dengan matinya arus listrik tentu berpengaruh kepada operasional SPBU, rest area, dan juga rumah ibadah seperti masjid dan musholla akan terdampak dengan kejadian mati listrik ini. Hal ini harus diantisipasi," tegasnya.

Disamping itu ia pun berharap agar Pertamina juga bisa mengantisipasi kebutuhan BBM untuk transportasi laut. Karena banyak juga pemudik yang menggunakan transportasi laut. "Semua titik-titik tersebut harus juga diperhitungkan oleh Pertamina, bukan hanya di SPBU. Tampaknya sudah ada inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pertamina untuk mengantisipasi hal ini," urainya.

Tetapi yang paling penting, legislator ini pikir harusnya ada helikopter yang bisa memantau dari udara dimana terjadi kemacetan-kemacetan dan di titik-titik yang jarang atau susah ditemukan SPBU. "Ini penting juga untuk diperhatikan. Kalau dipantau menggunakan helikopter besar kemungkinan bisa diketahui di mana titik-titik yang membutuhkan BBM," imbuhnya.

Baca Juga: DPR, Wali Kota Eri Cahyadi, dan DPRD Surabaya All Out Tuntaskan Sengketa Eigendom

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.