Jumat, 06 Nov 2026 20:47 WIB

Komisi VII DPR RI Minta Pertamina Siagakan SPBU selama Musim Mudik

Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris
Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris

selalu.id - Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris meminta Pertamina memperhatikan titik rawan kemacetan sepanjang jalur mudik. Sebab diketahui, Pertamina telah menyiapkan langkahnya dibentuknya satgas-satgas maupun SPBU mini mobile yang bisa melayani pada titik-titik kemacetan. 

"Memang yang perlu diantisipasi adalah daerah seperti Jawa dan kota-kota besar di luar Jawa. Termasuk Sulawesi Selatan dan Bali yang juga merupakan titik-titik rawan. Kelihatannya untuk di SPBU sendiri stok yang ada cukup untuk bertahan. Setiap hari memang terus dipantau oleh Pertamina agar mampu memenuhi kebutuhan, khususnya untuk daerah yang menjadi titik-titik mudik," kata Andi Yuliani Paris di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (21/3/2024).

Terkait LPG, ia juga mendapatkan informasi bahwa Pertamina telah menambah stok untuk LPG pada beberapa wilayah di Indonesia, baik Indonesia Barat, Tengah, maupun Timur. Termasuk di Sulawesi Selatan ada sekitar 200 ribu tambahan stok LPG 3kg. 

Soal listrik, Andi Yuliani Paris memperhatikan masalah pohon tumbang saat sedang musim hujan. Ia berpesan agar jangan sampai listrik mati di Ramadan ini. "Dengan matinya arus listrik tentu berpengaruh kepada operasional SPBU, rest area, dan juga rumah ibadah seperti masjid dan musholla akan terdampak dengan kejadian mati listrik ini. Hal ini harus diantisipasi," tegasnya.

Disamping itu ia pun berharap agar Pertamina juga bisa mengantisipasi kebutuhan BBM untuk transportasi laut. Karena banyak juga pemudik yang menggunakan transportasi laut. "Semua titik-titik tersebut harus juga diperhitungkan oleh Pertamina, bukan hanya di SPBU. Tampaknya sudah ada inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pertamina untuk mengantisipasi hal ini," urainya.

Tetapi yang paling penting, legislator ini pikir harusnya ada helikopter yang bisa memantau dari udara dimana terjadi kemacetan-kemacetan dan di titik-titik yang jarang atau susah ditemukan SPBU. "Ini penting juga untuk diperhatikan. Kalau dipantau menggunakan helikopter besar kemungkinan bisa diketahui di mana titik-titik yang membutuhkan BBM," imbuhnya.

Baca Juga: Kinerja Pelindo Semester I 2026 Tumbuh Positif, DPR RI Beri Catatan Begini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.