Sabtu, 22 Jun 2024 22:24 WIB

Kebut Vaksin Anak di Sidoarjo, Gus Muhdlor: Ini Ikhtiar Perlindungan

  • Reporter : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 20:09 WIB
Vaksinasi anak di Sidoarjo

Vaksinasi anak di Sidoarjo

Sidoarjo (selalu.id) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memaksimalkan vaksinasi Covid-19 khusus untuk anak usia 6-11 tahun. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, vaksinasi anak di Sidoarjo ini menyasar 182 ribu anak usia 6-11 tahun.

"Kita akan terus kebut vaksinasi anak. Ini penting untuk melindungi anak-anak kita. Vaksinasi adalah salah satu ikhtiar,” ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga: Capaian Vaksin di Jawa Timur Masih Kurang, Gubernur Khofifah: Segera Kejar

Muhdlor menambahkan, vaksinasi anak telah melalui kajian ilmiah oleh para ilmuwan. Vaksin Covid-19 untuk anak dinyatakan aman. "Kita sayang semua kepada anak-anak Sidoarjo. Maka saya berharap para orang tua mengizinkan anaknya untuk divaksin. Sekaligus ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka agar semakin terlindungi dari risiko penularan," papar Gus Muhdlor, sapaan akrab bupati muda tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman mengatakan, program vaksinasi anak menggunakan vaksin Sinovac sesuai anjuran ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Baca Juga: Ini Aturan Jika Ada Siswa yang Terpapar Omicron saat Sekolah Tatap Muka

"Vaksinasi anak ini akan dilakukan di semua Puskesmas di wilayah Sidoarjo. Total ada 27 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan yang juga melakukan vaksinasi dengan target setiap puskesmas 100 anak per hari. Nantinya setiap hari petugas vaksinasi dari dinas kesehatan akan turun ke sekolah dan puskesmas-puskesmas untuk memantau pelaksanaan vaksinasi sampai 60 hari kedepan," ujar Syaf.

Syaf menghimbau kepada para orang tua agar mengurus administrasi identitas anak sebagai salah satu proses untuk mendapatkan vaksin.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Beri Semangat Anak-anak agar Berani Divaksin

"Tentu saja anak juga harus dalam kondisi sehat tidak sedang sakit. Sedangkan bagi anak yang memiliki riwayat penyakit kronis harus mendapat surat rekomendasi dari dokter yang merawatnya," ujar Syaf. (Fik/SL1)

Editor : Redaksi