Senin, 02 Feb 2026 06:04 WIB

Kemensos Bangun Dapur Umum dan Pasok Logistik Korban Banjir Semarang

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Mar 2024 11:08 WIB
Foto: Pasokan logistik dari Kemensos untuk korban banjir Semarang
Foto: Pasokan logistik dari Kemensos untuk korban banjir Semarang

selalu.id - Banjir melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah hujan deras yang disertai petir dan angin kencang mengguyur sejak Rabu (13/3).

Berdasarkan data BPBD Kota Semarang per 15 Maret 2024 pukul 11.00, Banjir ini menimbulkan dampak bagi 169.991 warga kota Semarang. Meluapnya air dari daerah Ungaran dan sekitarnya juga membuat Banjir Kanal Timur (BKT) tidak mampu menahan debit air dan meluap sehingga turut memperparah situasi.

Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Sosial bergerak cepat memberikan bantuan dan mendirikan dapur umum di beberapa titik guna menyediakan logistik. Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kota Semarang, TNI, Polri, Relawan, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, serta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kesehatan masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, didampingi Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), M. Delmi, dan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Iyan Kusmadiana, turun langsung meninjau kondisi banjir di beberapa wilayah, posko pengungsian, dan posko bantuan Kemensos pada Jum'at (15/3). Kelurahan Kaligawe merupakan salah satu kawasan yang terendam banjir terparah.

“Kita membuat dapur umum di beberapa titik, sudah ada empat dapur umum yang kita dirikan namun juga ada beberapa dapur umum yang dibuat secara mandiri oleh warga juga akan kita bantu supply kebutuhan,” kata Robben Rico

Kemensos, melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) bersinergi dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sentra Antasena Magelang, Sentra Margolaras Pati dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta mengirimkan bantuan makanan siap saji, kebutuhan wanita dan anak, kasur, selimut, dan tenda kepada masyarakat terdampak banjir.

Kondisi banjir yang parah membuat beberapa masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman seperti Masjid, kantor kelurahan dan Gedung serbaguna Universitas Semarang. Robben Rico bersama tim juga berkeliling untuk mendistribusikan bantuan langsung kepada masyarakat yang berada dipengungsian salah satunya di Gedung Serbaguna Universitas Semarang.

"Tadi sampai jam 3 pagi kita keliling dibeberapa tempat alhamdulillah kita sudah supply berupa kasur dan selimut. harapannya warga bisa beristirahat dengan baik dan nyaman di pengungsian,” ucap Robben.

Salah satu pengungsi, Etty, mengucapkan rasa terima kasihnya karena mendapatkan kasur dan selimut. “Sebelumnya, tidur hanya dengan alas tikar, sehingga selimut dan kasur ini sangat dibutuhkan untuk membuat tidur lebih nyaman” Ucap Etty.

Bantuan Kemensos untuk bencana banjir di Kota Semarang total nilai sebesar Rp. 3,088 miliar yang dikirimkan dari beberapa Sentra Terpadu, Sentra, BBPPKS dan gudang pusat Bekasi. Hingga saat ini Kementerian Sosial dengan berbagai pihak terus melakukan pelayanan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen Kemensos untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir agar dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik.

Baca Juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.