Kamis, 22 Okt 2026 14:03 WIB

Kemensos Bangun Dapur Umum dan Pasok Logistik Korban Banjir Semarang

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Mar 2024 11:08 WIB
Foto: Pasokan logistik dari Kemensos untuk korban banjir Semarang
Foto: Pasokan logistik dari Kemensos untuk korban banjir Semarang

selalu.id - Banjir melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah hujan deras yang disertai petir dan angin kencang mengguyur sejak Rabu (13/3).

Berdasarkan data BPBD Kota Semarang per 15 Maret 2024 pukul 11.00, Banjir ini menimbulkan dampak bagi 169.991 warga kota Semarang. Meluapnya air dari daerah Ungaran dan sekitarnya juga membuat Banjir Kanal Timur (BKT) tidak mampu menahan debit air dan meluap sehingga turut memperparah situasi.

Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Sosial bergerak cepat memberikan bantuan dan mendirikan dapur umum di beberapa titik guna menyediakan logistik. Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kota Semarang, TNI, Polri, Relawan, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, serta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kesehatan masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, didampingi Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), M. Delmi, dan Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Iyan Kusmadiana, turun langsung meninjau kondisi banjir di beberapa wilayah, posko pengungsian, dan posko bantuan Kemensos pada Jum'at (15/3). Kelurahan Kaligawe merupakan salah satu kawasan yang terendam banjir terparah.

“Kita membuat dapur umum di beberapa titik, sudah ada empat dapur umum yang kita dirikan namun juga ada beberapa dapur umum yang dibuat secara mandiri oleh warga juga akan kita bantu supply kebutuhan,” kata Robben Rico

Kemensos, melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) bersinergi dengan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sentra Antasena Magelang, Sentra Margolaras Pati dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta mengirimkan bantuan makanan siap saji, kebutuhan wanita dan anak, kasur, selimut, dan tenda kepada masyarakat terdampak banjir.

Kondisi banjir yang parah membuat beberapa masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman seperti Masjid, kantor kelurahan dan Gedung serbaguna Universitas Semarang. Robben Rico bersama tim juga berkeliling untuk mendistribusikan bantuan langsung kepada masyarakat yang berada dipengungsian salah satunya di Gedung Serbaguna Universitas Semarang.

"Tadi sampai jam 3 pagi kita keliling dibeberapa tempat alhamdulillah kita sudah supply berupa kasur dan selimut. harapannya warga bisa beristirahat dengan baik dan nyaman di pengungsian,” ucap Robben.

Salah satu pengungsi, Etty, mengucapkan rasa terima kasihnya karena mendapatkan kasur dan selimut. “Sebelumnya, tidur hanya dengan alas tikar, sehingga selimut dan kasur ini sangat dibutuhkan untuk membuat tidur lebih nyaman” Ucap Etty.

Bantuan Kemensos untuk bencana banjir di Kota Semarang total nilai sebesar Rp. 3,088 miliar yang dikirimkan dari beberapa Sentra Terpadu, Sentra, BBPPKS dan gudang pusat Bekasi. Hingga saat ini Kementerian Sosial dengan berbagai pihak terus melakukan pelayanan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen Kemensos untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir agar dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.