Senin, 02 Feb 2026 17:39 WIB

Pemkot Surabaya Upayakan Semua UMKM Makanan Minuman Miliki Sertifikat Halal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Mar 2024 16:10 WIB
Foto: Pemkot Surabaya
Foto: Pemkot Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya mengupayakan untuk menambah jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sektor penjualan makanan dan minuman (mamin) memiliki sertifikat halal.

"Kami terus kejar dengan berkoordinasi dengan banyak pihak untuk sertifikat halal bagi para UMKM," kata Kepala Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya Dewi Soeriyawati, Jumat (15/3/2024).

Dewi mengatakan pihaknya terus menggencarkan koordinasi dengan berbagai pihak yang rutin melaksanakan sertifikasi halal, seperti dengan pihak universitas, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya, dan perhimpunan pengusaha.

Sebab, kuota penerbitan sertifikat halal gratis per tahunnya dibatasi hanya untuk 100 UMKM, karena harus menyesuaikan dengan anggaran pemerintah kota.

"Karena sertifikat halal ini berbayar semuanya Rp350 ribu dan Rp2,5 juta. Anggaran kami setiap tahunnya memang dibatasi," ucapnya.

Dinkopdag mencatat sejauh ini baru sekitar 40 persen pelaku UMKM mamin di wilayah setempat yang sudah memiliki sertifikat halal.

Lebih lanjut, kata dia jika melihat persentase yang ada, maka baru sekitar 980 UMKM mamin di Surabaya tersertifikasi halal.

Sedangkan jumlah keseluruhan UMKM mamin di Kota Surabaya hingga tahun 2024 berada di angka 55.509 pelaku usaha.

"Target kami semuanya, makanya kami terus berkoordinasi untuk percepatan, selain melalui anggaran kami sendiri," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.