Minggu, 25 Okt 2026 03:56 WIB

PLN Percepat Proses Transisi Energi Menuju Zero Carbon 2060

Foto: Panel Surya
Foto: Panel Surya

selalu.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengikuti diskusi publik yang diselenggarakan oleh Badan Keahlian DPR (BKD) RI yang membahas sistem kelistrikan dan peluang serta tantangan pemanfaatan energi baru terbarukan di Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekkuinbangkesra BKD RI, Arif Usman.

Guna mempercepat proses transisi energi menuju zero carbon pada 2060, General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyebut, jika PLN telah menciptakan RUPTL paling hijau, dekarbonisasi pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

"PLN juga menggandeng IPP untuk pengembangan EBT di Jawa Timur yang telah kita susun roadmap nya hingga 2040. Untuk Jawa Timur kami berfokus pada upgrade kapasitas pembangkit di 32 lokasi hingga tahun 2027, penggantian baterai menjadi lithium ion di 22 lokasi dan dedieselisasi Hybrid PLTS di 10 lokasi kepulauan," terang Agus kepada selalu.id di Surabaya, Jumat (8/3/2024).

Tahun 2024, lanjut Agus menjelaskan, komposisi pembangkit EBT di Jawa Timur didominiasi air sebesar 46,59 persen, gas 7,44 persen, dan tenaga surya maupun sampah serta lainnya sebesar 13,46 persen. Rencana akan dipercepat hingga pada tahun 2030 total kapasitas EBT Jawa Timur mencapai 13,7 GW.

Dalam kegiatan tersebut, PLN juga memaparkan rasio elektrifikasi di seluruh Jawa Timur sudah mencapai 99,94 persen. Hanya ada 4 desa di Kabupaten Sumenep yang belum teraliri listrik. Dan direncanakan 2025 nanti Jatim akan mencapai rasio elektrifikasi sejumlah 100 persen.

"Kami mengusulkan perlunya dibentuk aturan terkait dengan jaringan-jaringan yang melewati lokasi hutan lindung, cagar alam dan sejenisnya, yang dapat mempermudah daerah-daerah tertentu untuk mendapatkan aliran listrik, serta ketentuan yang jelas terkait dengan pemindahan tiang," ungkapnya.

Sementara itu, Ia juga menambahkan dengan kecukupan daya di sistem kelistrikan Jawa Timur sebesar 2.317 MW masih sangat mampu menampung pelanggan-pelanggan daya besar. Mulai dari pelanggan bisnis, industri bahkan rumah tangga yang membutuhkan listrik PLN.

Baca Juga: PLN NP UP Paiton Sabet 2 Penghargaan Apresiasi EBTKE 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.