Jumat, 05 Jun 2026 03:05 WIB

NasDem Tuding Ada Jual Beli Kertas Suara Tidak Sah di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Mar 2024 14:54 WIB
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Surabaya, Imam Syafi'i
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Surabaya, Imam Syafi'i

selalu.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem sebut ada dugaan kecurangan pada Pemilihan Caleg DPRD Kota Surabaya di Dapil tiga. Disebutkan kecurangan itu terjadi pada salah satu partai saat rekapitulasi perhitungan suara pada tingkat kecamatan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Surabaya, Imam Syafi'i menyebut kecurangan berupa ‘penggelembungan' suara Caleg dari partai lain.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kecurangan itu, kata dia, terjadi ketika rekapitulasi tingkat kecamatan yang molor, untuk memanipulasi suara.

"Kami menduga dan mencurigai ada ketidakberesan rekapitulasi di tingkat kecamatan itu kan belum selesai. Ini kami menduga ada deal yang belum selesai juga, kalau sudah ngomong deal, berarti kan sudah ada kecurangan. Maka kalau semuanya dilalui dengan tanpa kecurangan itu bisa lancar," kata Imam, kepada selalu.id, Minggu (3/3/2024).

Imam menilai adanya indikasi kecurangan ditingkat kecamatan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang berlarut-larut.

Bahkan dari beberapa saksi partainya di tingkat kecamatan, yang menemukan surat suara tidak sah, laku keras dibeli oleh oknum Caleg.

"Ada beberapa temuan surat suara tidak sah ternyata laku dibeli, dijadikan sah, oleh salah satu Parpol untuk menambah suaranya. Sehingga di konversi menjadi kursi (legislatif). Ini kan bahaya," ujarnya.

Karena itu, Imam yang juga anggota DPRD Surabaya ini berharap seluruh Parpol peserta Pemilu 2024 dapat mengawal Pemilu 2024 yang bermartabat.

Sebab, tambah Imam, temuan surat suara tidak sah itu berubah menjadi sah untuk oknum Caleg, hanya diberikan sisa tiga puluh persen.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Menurutnya ini untuk mengelabui saksi Parpol lain yang kemudian di sah kan dalam rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan. Dengan demikian, rakyat yang memilih Caleg yang seharusnya terpilih, menjadi tidak terpilih akibat kecurangan itu.

"Kalau kemudian si partai a dengan Caleg partai a b c dapat sekian tidak sah, jangan kemudian itu di akal-akali. Maka yang seharusnya berhak menjadi tidak berhak," jelasnya.

Lebih lanjut Imam menegaskan akan melaporkan pihak yang melakukan kecurangan Pemilu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan kepolisian untuk urusan pidana.

Pelaporan itu, lanjutnya, dapat menjadikan Pemilu yang jujur dan rakyat mendapatkan wakil yang berasal dari proses pemilihan bersih kecurangan.

"Karena merubah suara tidak sah menjadi sah. Karena itu, kalau kami menemukan, kami akan melaporkan ke DKPP sekaligus dengan kepolisian, ini sudah urusan pidana," tegasnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya, Isa Ansori. Ia mengaku juga menemukan kecurangan yang sama yaitu penggelembungan suara di seluruh kelurahan pada Kecamatan Wonocolo.

Hal itu diketahui saat PPK memberikan D Hasil rekapitulasi suara tingkat kecamatan berupa soft copy atau file, yang kemudian di kroscek lebih mendalam dengan menyandingkan C Hasil dari saksi partainya.

Bahkan ia mengaku telah mengambil sampling tiga puluh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Wonocolo.

"Ada indikasi penggelembungan suara yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. Ada penambahan suara di beberapa Caleg, dari partai tertentu, ndak usahlah kami sebutkan. Tapi kayaknya semua sudah tahu," terangnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.