Minggu, 18 Okt 2026 20:04 WIB

KPU dan Bawaslu Surabaya Diancam Demo Tiga Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Mar 2024 14:26 WIB
Ketua Umum AMI, Bahaiki Akbar
Ketua Umum AMI, Bahaiki Akbar

selalu.id - Kecewa dengan kinerja KPU dan Bawaslu Surabaya dalam menggelar Pemilu 2024, Aliansi Madura Indonesia (AMI) berencana menggelar aksi tiga hari berturut-turut di depak kantor penyelenggara pemilu tersebut.

Ketua Umum AMI, Bahaiki Akbar mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera menggelar aksi demo besar-besaran, selama tiga hari-hari berturut-turut, mulai Rabu tanggal 6 dan Jumat, 8 Maret 2024.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Ia menilai bahwa KPU dan Bawaslu tidak profesional dalam menangani laporan-laporan dugaan kecurangan.

"Kami akan menggelar aksi demo besar-besaran selama tiga hari berturut-turut, KPU dan Bawaslu tidak profesional terkesan lamban untuk menindaklanjuti laporan dari AMI," tegasnya, melalui keterangan rilisnya, Minggu (3/2/2024).

Terlebih lagi, Bahaiki menyampaikan laporan-laporannya tidak digubris, salah satunya terkait oknum Bacaleg berijazah SMP lolos dan mengikuti pemilu 2024 sebagai caleg DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

"Sangat mencolok KPU Kota Surabaya diduga membiarkan oknum Bacaleg berijazah SMP lolos dan mengikuti pemilu 2024," ujarnya.

Tak hanya itu, Bawaslu Surabaya juga lamban menangani kasus laporan seperti dugaan Money Polityc yang dilakukan oleh oknum caleg DPR RI Dapil 1 Jawa Timur, Caleg DPRD Prov Jatim Dapil 1 Jawa Timur, dan Caleg DPRD Kota Surabaya Dapil 2 Surabaya.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Dalam aksinya, AMI membawa sejumlah tuntutan, diantaranya meminta diskualifikasi oknum caleg yang menggunakan ijazah SMP, penjarakan oknum Caleg DPR RI, DPRD Provinsi Jatim, dan DPRD Surabaya yang melakukan Money Polityc. Kemudian, copot dan pecat KPU dan Bawaslu di Surabaya serta seluruh jajarannya,

"Kami laksanakan karna kami sebagai rakyat Indonesia tidak menginginkan para pemimpin yang lahir dari Money Polityc (Serangan Fajar)," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.