Senin, 02 Feb 2026 03:57 WIB

Kabur Setelah Tembak Anak Tiri, Pria Asal Pandaan Diringkus Petugas

Foto: Tersangkan penembakan anak
Foto: Tersangkan penembakan anak

selalu.id - Kabur usai menembak anak tirinya yang berinisial JF (15) dengan senapan angin, seorang ayah bernama Nalik Sugiono (41), warga Sumberrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Heri Aziz menerangkan jika Nalik melesakkan tembakan senapan angin itu awalnya karena tidak suka dengan seekor anjing yang mengikuti JF pulang ke rumah.

Dikatakannya, setelah sempat menembak anjing tersebut sebanyak tiga kali, anjing tersebut terus menggonggong tiada hentinya. Namun, tembakannya yang ke 4, peluru dari senapan angin itu pun mengenai paha kanan JF.

Akibat perbuatan Nalik Sugiono yang mengakibatkan anak tirinya terluka, penyidik pun menyangkakan Nalik dengan undang-undang perlindungan anak  terhadapnya. "Ancaman hukumannya 6 tahun penjara," cetus Kompol Heri, Kamis (29/2/2024).

Sekadar diketahui, Nalik Sugiono dibekuk polisi pada Senin (26/2) kemarin di lokasi tempat kerjanya. Ia pun mengaku tidak sengaja menembak anak tirinya. Sebab, karena gonggongan anjing membuatnya ketakutan dan senapan yang dipengnya tidak sengaja mengarah ke anak tirinya.

"Saya takut pada saat menenbak anjing masih menggonggong, senapan tak terkunci dan menembak pada anak," ucap Nalik.

Di satu sisi, JF didampingi saudara dan kuasa hukumnya yakni Eko Handoko, mengungkapkan jika peristiwa penembakan yang dilakukan Nalik Sugiono terhadap JF pada Kamis (1/2) pukul 04.00 WIB lalu, tidak seperti pengakuan Nalik Sugiono.

Seperti yang diceritakan JF, jika anjing yang kerap kali mengikutinya saat berjalan pulang ke rumah itu, ia ikat tidak jauh dari rumahnya, sebab Nalik Sugioni tidak suka dengan anjing. JF yang kemudian masuk ke dalam rumah untuk makan, tiba-tiba dipukul oleh Nalik karena mengetahui jika anjing tersebut kembali mengikuti JF.

Karena ketakutan, JF kemudian melarikan diri berlari ke arah lapangan. Di satu sisi, Nalik ternyata mengejar JF sambil mengisi peluru senapan angin dan mengokangnya.

"Saat lari itu ayah bawa senjata angin dan mengisi pelurunya. Jaraknya sekitar empat meter waktu ditembak di lapangan. Kena di kaki kanan bagian paha," jelas JF, saat didampingi saudaranya dan kuasa hukumnya.

Baca Juga: Dibuntuti, Pria Pasuruan Tewas Dilempar Bondet Saat Naik Motor

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.