Senin, 28 Sep 2026 06:51 WIB

Kabur Setelah Tembak Anak Tiri, Pria Asal Pandaan Diringkus Petugas

Foto: Tersangkan penembakan anak
Foto: Tersangkan penembakan anak

selalu.id - Kabur usai menembak anak tirinya yang berinisial JF (15) dengan senapan angin, seorang ayah bernama Nalik Sugiono (41), warga Sumberrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Heri Aziz menerangkan jika Nalik melesakkan tembakan senapan angin itu awalnya karena tidak suka dengan seekor anjing yang mengikuti JF pulang ke rumah.

Dikatakannya, setelah sempat menembak anjing tersebut sebanyak tiga kali, anjing tersebut terus menggonggong tiada hentinya. Namun, tembakannya yang ke 4, peluru dari senapan angin itu pun mengenai paha kanan JF.

Akibat perbuatan Nalik Sugiono yang mengakibatkan anak tirinya terluka, penyidik pun menyangkakan Nalik dengan undang-undang perlindungan anak  terhadapnya. "Ancaman hukumannya 6 tahun penjara," cetus Kompol Heri, Kamis (29/2/2024).

Sekadar diketahui, Nalik Sugiono dibekuk polisi pada Senin (26/2) kemarin di lokasi tempat kerjanya. Ia pun mengaku tidak sengaja menembak anak tirinya. Sebab, karena gonggongan anjing membuatnya ketakutan dan senapan yang dipengnya tidak sengaja mengarah ke anak tirinya.

"Saya takut pada saat menenbak anjing masih menggonggong, senapan tak terkunci dan menembak pada anak," ucap Nalik.

Di satu sisi, JF didampingi saudara dan kuasa hukumnya yakni Eko Handoko, mengungkapkan jika peristiwa penembakan yang dilakukan Nalik Sugiono terhadap JF pada Kamis (1/2) pukul 04.00 WIB lalu, tidak seperti pengakuan Nalik Sugiono.

Seperti yang diceritakan JF, jika anjing yang kerap kali mengikutinya saat berjalan pulang ke rumah itu, ia ikat tidak jauh dari rumahnya, sebab Nalik Sugioni tidak suka dengan anjing. JF yang kemudian masuk ke dalam rumah untuk makan, tiba-tiba dipukul oleh Nalik karena mengetahui jika anjing tersebut kembali mengikuti JF.

Karena ketakutan, JF kemudian melarikan diri berlari ke arah lapangan. Di satu sisi, Nalik ternyata mengejar JF sambil mengisi peluru senapan angin dan mengokangnya.

"Saat lari itu ayah bawa senjata angin dan mengisi pelurunya. Jaraknya sekitar empat meter waktu ditembak di lapangan. Kena di kaki kanan bagian paha," jelas JF, saat didampingi saudaranya dan kuasa hukumnya.

Baca Juga: Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Atas kondisi ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya.

Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti

Tambahan tiga angka ini membuat Persela Lamongan kokoh di papan atas Grup B dengan mengemas 9 poin sempurna dari tiga laga.

Pesawat Militer Kongo Jatuh di Pemukiman: 17 Orang Tewas, Termasuk Dua Jenderal

Militer Republik Demokratik Kongo membenarkan dua petinggi hukum militer berada di dalam penerbangan naas tersebut saat menjalankan tugas resmi.

Jejak Kejam Ferdy Sambo dalam Film Skenario Sang Jenderal

Film ini merangkai kronologi tragedi pada 8 Juli 2022 ketika Brigadir J ditemukan tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta.

Foto: Perjuangan Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Setibanya di Banjarmasin, para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi serta penanganan medis oleh tim ahli.

Kisah Pilu ART Diperas hingga Disekap Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

Kisah ini bermula lewat linimasa TikTok, yang mengunggah penyaluran jasa ART di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. Para korban tergiur karena gaji Rp3 juta.