Selasa, 23 Jul 2024 21:29 WIB

Kabur Setelah Tembak Anak Tiri, Pria Asal Pandaan Diringkus Petugas

Foto: Tersangkan penembakan anak

Foto: Tersangkan penembakan anak

selalu.id - Kabur usai menembak anak tirinya yang berinisial JF (15) dengan senapan angin, seorang ayah bernama Nalik Sugiono (41), warga Sumberrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Heri Aziz menerangkan jika Nalik melesakkan tembakan senapan angin itu awalnya karena tidak suka dengan seekor anjing yang mengikuti JF pulang ke rumah.

Dikatakannya, setelah sempat menembak anjing tersebut sebanyak tiga kali, anjing tersebut terus menggonggong tiada hentinya. Namun, tembakannya yang ke 4, peluru dari senapan angin itu pun mengenai paha kanan JF.

Akibat perbuatan Nalik Sugiono yang mengakibatkan anak tirinya terluka, penyidik pun menyangkakan Nalik dengan undang-undang perlindungan anak  terhadapnya. "Ancaman hukumannya 6 tahun penjara," cetus Kompol Heri, Kamis (29/2/2024).

Sekadar diketahui, Nalik Sugiono dibekuk polisi pada Senin (26/2) kemarin di lokasi tempat kerjanya. Ia pun mengaku tidak sengaja menembak anak tirinya. Sebab, karena gonggongan anjing membuatnya ketakutan dan senapan yang dipengnya tidak sengaja mengarah ke anak tirinya.

"Saya takut pada saat menenbak anjing masih menggonggong, senapan tak terkunci dan menembak pada anak," ucap Nalik.

Di satu sisi, JF didampingi saudara dan kuasa hukumnya yakni Eko Handoko, mengungkapkan jika peristiwa penembakan yang dilakukan Nalik Sugiono terhadap JF pada Kamis (1/2) pukul 04.00 WIB lalu, tidak seperti pengakuan Nalik Sugiono.

Seperti yang diceritakan JF, jika anjing yang kerap kali mengikutinya saat berjalan pulang ke rumah itu, ia ikat tidak jauh dari rumahnya, sebab Nalik Sugioni tidak suka dengan anjing. JF yang kemudian masuk ke dalam rumah untuk makan, tiba-tiba dipukul oleh Nalik karena mengetahui jika anjing tersebut kembali mengikuti JF.

Karena ketakutan, JF kemudian melarikan diri berlari ke arah lapangan. Di satu sisi, Nalik ternyata mengejar JF sambil mengisi peluru senapan angin dan mengokangnya.

"Saat lari itu ayah bawa senjata angin dan mengisi pelurunya. Jaraknya sekitar empat meter waktu ditembak di lapangan. Kena di kaki kanan bagian paha," jelas JF, saat didampingi saudaranya dan kuasa hukumnya.

Baca Juga: Fatayat NU Kolursari - UMKM Pasuruan Dukung Putusan MK Pemilu 2024

Editor : Ading