Selasa, 20 Okt 2026 03:47 WIB

Harga Beras Meroket, Bulog Jatim Pastikan Stok Aman

Ilustrasi beras
Ilustrasi beras

selalu.id - Harga beras di Jawa Timur selama 30 hari terakhir, kian terus alami peningkatan. Diantaranya   harga beras medium yang masih berada pada kisaran Rp10.900 hingga Rp14.500 per kilogram (kg), sedangkan untuk beras premium seharga Rp12.000 hingga Rp16.000 per kg.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata untuk komoditas beras medium Rp11.868. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Sumenep Rp14.650.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Pimpinan Wilayah Bulog Jatim Ermin Tora mengatakan, harga rata-rata terendah di Kabupaten Tulungagung Rp10.866. Kemudian untuk harga rata-rata beras premium Rp15.153, Harga rata-rata tertinggi di Kota Probolinggo Rp16.500. Sedangkan harga rata-rata terendah di Kabupaten Mojokerto Rp12.487.

Meski demikian, pihaknya mengklaim stok beras aman hingga beberapa bulan kedepan. "Stok beras di Bulog Jatim sebanyak 150.000 ton. Jumlah ini masih akan terus bertambah dalam waktu dekat sekitar 100.000 ton, dan akan nambah terus," ucapnya, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Dikatakannya, dengan jumlah stok yang cukup banyak tersebut, pihaknya memastikan kebutuhan beras masih bisa dipenuhi dan cukup, khususnya untuk bulan puasa dan lebaran. Bahkan Jatim juga masih mampu memenuhi kebutuhan Bulog yang ada di luar Jatim seperti yang ada di Kalimantan, Papua, Maluku termasuk juga NTT.

"Kita masih bisa bantu penuhi kebutuhan mereka dari stok yg ada. Stok saat ini masih cukup," ungkapnya.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP), Ermin mengaku, jika pihaknya sudah menyiapkan strategi jitu dengan memperbanyak titik-titik pelayanan untuk penyaluran beras. Langkah ini telah dilakukan Bulog dalam beberapa Minggu ini.

"Jadi kita distribusi ke pasar-pasar tradisional. Kita kerjasama juga dengan Pemerintah Daerah untuk di pasar tradisional kita buka kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Alhamdulillah hampir setiap kota/kabupaten membuka kios TPID," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).