Kamis, 04 Jun 2026 12:44 WIB

Innofashion Fair 2021, Desain Baju dari Limbah Kain Karya Mahasiswa UK Petra

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Des 2021 19:36 WIB
sebagian karya  konsep  zero waste, dalam innofahion fair 2021  yang diperagarakan oleh model
sebagian karya konsep zero waste, dalam innofahion fair 2021 yang diperagarakan oleh model

Surabaya (selalu.id)- Universitas Kristen (UK) Petra mempertontonkan karya desainer mahasiswa program desainer fashion and tekstil (DFT) dalam acara Innofashion Fair 2021 yang dilaksanakan mulai 16-18 Desember 2021. Karya desainer para mahasiswa itu disulap dari limbah kain menjadi desain yang cantik dan indah.

Ketua acara Innofashiin Fair 2021, Poppy Firtatwentytyna Nilasari, menyampaikan bahwa acara ini hasil karya mahasiswa yang bertajuk Zero Waste.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Tema fashion ini terinspirasi dari banyaknya sampah sisa kain yang mengkhawatirkan di bumi. Sehingga mahasiswa juga bisa belajar apa itu sustainable fashion salah satunya zeeo waste.

"Oleh karena itu, kami meminta, bagaimana dapat memanfaatkan semua kain, menjadi satu baju. Sehingga jadilah model baju yang saya pakai ini," ujar Poppy, Kamis (16/12/2021).

Ia menjelaskan, sisa kain-kain itu tidak dibuang. Namun dibuat kreatif fabric, seperti mainan-mainan yang ditempel dibaju.

"Dari sini mereka juga mulai mengerti, bahwa zero waste itu sangat penting. Kalau tahun lalu tentang masa pandemi,"jelasnya.

Lebih lanjut, Poppy menyampaikan, sebanyak 24 karya pakaian yang dipamerkan tidak hanya di Surabaya, namun bayak dari luar kota maupun luar Jawa.

"Model baju sesuai dengan kurikulum desain fashion dan tekstil. Dari semester 1 mereka hanya dua dimensi, di semester 3 mereka sudah mulai membuat pola,"ujarnya.

Namun, lanjut ia, di semester 5 mereka wajib harus membuat, kreatif fabric, memotong dan menjahit sendiri.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Saya berharap para mahasiswa DFT UK Petra akan menimalkan penggunaan kain saat menghasilkan karya," harapnya.

Sementara itu, salah satun desainer mahasiswa UK Petra, Brigitta Halim semester 5, menjelaskan karya desain pakaiannya yakni waste kimono outer yang dipakai oleh model, berupa baju teknik zero waste.

"Untuk mendapatkan busana dengan nol limbah maka menggunakan teknik pola persegi panjang sesuai dimensi kain," jelasnya.

Dalam konsepnya sendiri, ia mengangkat lebih ke polanya, menggunakan creative fabric, yoyo, ruffle dan perpaduan warna lalu dijadikan dalam satu kesatuan.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Karena bentuknya masih kotak, bukan potongan yang tinggal pinggir-pinggir itu bukan. Meskipun ada kain yang tersisa, tersisanya itu bisa dipakai lebih fleksibel lagi untuk project selanjutnya,"ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, dari tingkat kesulitannya sendiri karena menggunakan pakai tangan. Harus dijahit satu-satu.

"Itu juga di setrika satu-satu, dilipet setrika, terus dijahit.Ini waktu cukup lama setiap creative fabricnya itu. Pengerjaannya sekitar dua minggu," tutupnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.