Senin, 02 Feb 2026 07:47 WIB

Asosiasi Pengusaha Ajukan Roadmap Perekonomian untuk Kepemimpinan Baru Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani

selalu.id - Indonesia baru saja menyelesaikan pesta demokrasi diajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sejumlah pengusaha pun menyampaikan harapan kepada calon pemimpin baru yang bakal memimpin negara kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani mengatakan, pihaknya telah bertemu dan memberi roadmap perekonomian kepada semua calon presiden. Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga telah menyampaikan saran kebijakan yang dibutuhkan oleh pengusaha.

"Kami sudah sampaikan kebijakan-kebijakan ke semua calon presiden melalui roadmap perekonomian. Semua masukan-masukan sektoral dan lintas sektoral berupa kebijakan kebijakan yang dibutuhkan oleh pengusaha," kata Shinta pada selalu.id, Kamis (15/2/2024).

Dengan begitu, dia berharap siapapun pemimpin yang terpilih nanti dapat mengadopsi kebijakan-kebijakan tersebut dalam program ekonominya. Sebab, pihaknya lah yang mengetahui persis kondisi di lapangan seperti apa.

"Sehingga mereka tidak perlu lagi mulai dari awal. Kami yang tahu apa yang di lapangan seperti apa kondisinya. Apindo sudah sampaikan aspirasinya ke semua calon pemimpin," jelasnya.

Sementara itu, disisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja juga menyebut, pihaknya saat ini telah menyampaikan kepada pemerintah terkait hal-hal yang dapat mengganggu iklim usaha sehingga berdampak pada pertumbuhan ritel.

Untuk itu, dia berharap pemerintah ke depannya dapat menjaga iklim usaha tetap kondusif. "Kalau pemerintah tetap menjaga kondisi (iklim usaha yang kondusif) ini terus menerus, saya yakin di 2024 jauh lebih baik," ungkapnya.

Dikatakannya, pada tahun dimana terjadi pemilu, tidak berdampak pada usaha ritel. Sebab, pemilu ini menjadi momen yang setiap lima tahun sekali selalu terjadi.

Justru, yang membuatnya resah adalah iklim usaha dan juga regulasi yang kemungkinan dapat mengancam usaha ritel. Sebab, sampai saat ini pemerintah belum menentukan aturan-aturan.

Untuk itu, dia bilang pentingnya menjaga iklim usaha agar tetap kondusif. Jangan sampai pemerintah membuat aturan-aturan yang mengganggu pertumbuhan usaha ritel.

"Ini kan bukan Pemilu pertama, semua berjalan baik, damai, biar ada riak-riak sedikit, tapi berjalan damai. Yang kami khawatirkan itu iklim usaha, regulasi, justru akan mengancam karena pemerintah belum memutuskan," pungkasnya.

Baca Juga: Rupiah Anjlok, Pengusaha Harus Tetap Waspada

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.